GIIAS Bandung 2026 Digelar Pekan Ini, Siap Beri Banyak Kejutan
08 September 2026, 07:00 WIB
Posisi Makoto Uchida selaku CEO Nissan terancam digulingkan karena dinilai gagal melakukan merger dengan Honda
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Setelah merumahkan ribuan karyawannya dan gagal merger dengan Honda, Nissan dikabarkan bakal melakukan perombakan pada jajaran pimpinan. Salah satunya adalah Makoto Uchida, CEO Nissan saat ini.
Informasi itu disampaikan oleh narasumber yang tidak mau disebutkan identitasnya pada Reuters. Adapun pengumuman perampingan manajemen akan dilaksanakan pada 12 Maret.
Langkah itu diklaim bakal menjadi salah satu bagian dari rencana pemulihan yang sudah dijanjikan Nissan setelah menghadapi kinerja buruk di dua kuartal berturut-turut.
Dewan direksi Nissan pun dikabarkan bakal terus memantau rencana tersebut serta menilai kemampuan tim untuk menjalankannya. Kemudian skenario lain adalah jika Uchida mengundurkan diri maka perusahaan akan lebih memilih merekrut CEO sementara ketimbang permanen.
Meski demikian, sejumlah pengamat menilai bahwa langkah tersebut tidaklah memberi dampak banyak.
“Wajar saja bagi Uchida untuk meneruskan tongkat estafet. Tapi saya rasa itu tidak akan memberi banyak perubahan pada perusahaan,” ungkap Seiji Sugiura, analis senior di Tokai Tokyo Intelligence Laboratory
Sebelumnya diberitakan bahwa Nissan dan Honda batal melakukan merger hingga kehilangan potensi menjadi pabrikan kendaraan terbesar ketiga di dunia.
Pembatalan tersebut dikarenakan adanya perbedaan cara pandang antara para memahami Nota Kesepahaman yang ditandatangani pada 23 Desember 2024. Padahal di dalamnya mereka telah mempersiapkan integrasi bisnis, strategi hingga struktur manajemen pasca integrasi.
Agar bisa berjalan baik maka kedua perusahaan pun berkonsultasi ke berbagai pemangku kepentingan.
Selama diskusi berbagai opsi dipertimbangkan terkait struktur integrasi bisnis. Honda mengusulkan perubahan struktur dari pembentukan perusahaan induk bersama dan menunjuk mayoritas direktur serta CEO berdasarkan pengalihan saham.
Dalam keterangan resmi Honda, uraiannya sudah disampaikan dalam Nota Kesepahaman. Sehingga dalam strukturnya mereka akan menjadi perusahaan induk dan Nissan sebagai anak perusahaan.
Namun pernyataan berbeda disampaikan oleh Nissan. Dilansir dari Carscoops, perusahaan menyebut mereka serta Honda bakal membentuk perusahaan induk bersama dan masing-masing pihak memiliki hak bicara yang sama.
Perubahan tersebut tentu tidak menguntungkan buat Nissan meski situasi mereka saat ini sedang dalam tekanan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 September 2026, 07:00 WIB
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
20 Agustus 2026, 10:28 WIB
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
Terkini
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan
09 September 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi berbeda, SIM keliling Jakarta hanya melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
08 September 2026, 19:00 WIB
Robot humanoid AiMOGA yang dikembangkan oleh Chery Group sudah masuk ke pasar internasional hingga 60 negara
08 September 2026, 16:50 WIB
SUV masih jadi salah satu favorit konsumen, Xpeng GX tuai respons positif sejak debut di RI beberapa waktu lalu
08 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi menyuguhkan banyak kegiatan menarik yang mencuri perhatian masyarakat
08 September 2026, 07:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS Bandung 2026 akan menampilkan sekitar 42 kendaraan yang bisa dicoba langsung pengunjung
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima tempat berbeda hari ini, simak lokasi dan biayanya
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara motor dan mobil