Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Posisi Makoto Uchida selaku CEO Nissan terancam digulingkan karena dinilai gagal melakukan merger dengan Honda
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Setelah merumahkan ribuan karyawannya dan gagal merger dengan Honda, Nissan dikabarkan bakal melakukan perombakan pada jajaran pimpinan. Salah satunya adalah Makoto Uchida, CEO Nissan saat ini.
Informasi itu disampaikan oleh narasumber yang tidak mau disebutkan identitasnya pada Reuters. Adapun pengumuman perampingan manajemen akan dilaksanakan pada 12 Maret.
Langkah itu diklaim bakal menjadi salah satu bagian dari rencana pemulihan yang sudah dijanjikan Nissan setelah menghadapi kinerja buruk di dua kuartal berturut-turut.
Dewan direksi Nissan pun dikabarkan bakal terus memantau rencana tersebut serta menilai kemampuan tim untuk menjalankannya. Kemudian skenario lain adalah jika Uchida mengundurkan diri maka perusahaan akan lebih memilih merekrut CEO sementara ketimbang permanen.
Meski demikian, sejumlah pengamat menilai bahwa langkah tersebut tidaklah memberi dampak banyak.
“Wajar saja bagi Uchida untuk meneruskan tongkat estafet. Tapi saya rasa itu tidak akan memberi banyak perubahan pada perusahaan,” ungkap Seiji Sugiura, analis senior di Tokai Tokyo Intelligence Laboratory
Sebelumnya diberitakan bahwa Nissan dan Honda batal melakukan merger hingga kehilangan potensi menjadi pabrikan kendaraan terbesar ketiga di dunia.
Pembatalan tersebut dikarenakan adanya perbedaan cara pandang antara para memahami Nota Kesepahaman yang ditandatangani pada 23 Desember 2024. Padahal di dalamnya mereka telah mempersiapkan integrasi bisnis, strategi hingga struktur manajemen pasca integrasi.
Agar bisa berjalan baik maka kedua perusahaan pun berkonsultasi ke berbagai pemangku kepentingan.
Selama diskusi berbagai opsi dipertimbangkan terkait struktur integrasi bisnis. Honda mengusulkan perubahan struktur dari pembentukan perusahaan induk bersama dan menunjuk mayoritas direktur serta CEO berdasarkan pengalihan saham.
Dalam keterangan resmi Honda, uraiannya sudah disampaikan dalam Nota Kesepahaman. Sehingga dalam strukturnya mereka akan menjadi perusahaan induk dan Nissan sebagai anak perusahaan.
Namun pernyataan berbeda disampaikan oleh Nissan. Dilansir dari Carscoops, perusahaan menyebut mereka serta Honda bakal membentuk perusahaan induk bersama dan masing-masing pihak memiliki hak bicara yang sama.
Perubahan tersebut tentu tidak menguntungkan buat Nissan meski situasi mereka saat ini sedang dalam tekanan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
07 Agustus 2026, 18:11 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika