Honda Tolak Kemungkinan Untuk Kembangkan Prelude Type R
25 Mei 2026, 18:54 WIB
Mobil hybrid perdana GAC di Indonesia diyakini E9 PHEV yang sempat dipamerkan melalui ajang GIIAS 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – GAC, merek Tiongkok yang berada di bawah naungan Indomobil Group berencana memboyong mobil hybrid buat konsumen Indonesia.
GAC masih berfokus pada lini mobil listrik saja. Terbarunya ada Aion UT, Electric Vehicle (EV) berukuran kompak pesaing BYD Dolphin.
Namun bukan jadi rahasia bahwa merek mobil Cina juga dikenal karena teknologi hybrid-nya yang mumpuni.
Di negeri tirai bambu, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) serta Extended Range Electric Vehicle (EREV) merupakan jenis kendaraan yang populer.
GAC pun berminat ikut meramaikan lini PHEV yang mulai diramaikan lagi oleh brand Tiongkok di dalam negeri.
“Di masa depan kami mempertimbangkan PHEV dan bahkan mungkin EREV, 7-seater untuk konsumen Indonesia,” kata Major Qin, Chief Operating Officer GAC Indonesia di Jakarta belum lama ini.
Model yang diyakini hadir adalah Multi Purpose Vehicle (MPV) mewah GAC E9 PHEV. MPV tersebut sempat dihadirkan ke masyarakat melalui ajang GIIAS 2025.
Jika ditelusuri di negara asalnya harga GAC E9 PHEV adalah 329.800 yuan, setara Rp 760,7 jutaan dalam kurs rupiah.
GAC E9 PHEV di dalam negeri akan menjadi pesaing baru MPV mewah lain seperti Denza D9 dan Toyota Alphard HEV.
Dimensinya terbilang besar dengan ukuran panjang 5.193 mm, lebar 1.893 mm, tinggi 1.823 mm dan jarak sumbu roda 3.070 mm.
Masuk ke kabin, interiornya serba minimalis khas mobil Cina. Menariknya interior GAC E9 PHEV tersedia dalam opsi paduan warna hitam dan merah sampai ke area dasbor.
GAC E9 PHEV dibekali mesin turbo 2.000 cc dipadukan baterai material NMC 25,57 kWh.
Kombinasi keduanya diklaim dapat menghasilkan tenaga 373 hp dan 630 Nm. Daya jelajah listrik murninya 106 kilometer, sementara jarak tempuh komprehensif diklaim tembus 1.032 kilometer.
GAC E9 PHEV dijadwalkan debut di Indonesia akhir 2025 atau awal 2026. Namun mengingat insentif mobil listrik impor berakhir tahun ini, besar kemungkinan GAC E9 PHEV dirakit lokal.
Perlu diketahui saat ini dua pabrik Nissan tengah disiapkan untuk mendukung produksi lokal lini kendaraan di bawah naungan Indomobil Group, sehingga dapat mengakomodir pendatang baru lini mobil GAC.
“Ini sangat menguntungkan GAC Aion (berakhirnya insentif mobil listrik impor), karena kami siap CKD (rakit lokal),” kata Andry Ciu, CEO GAC Indonesia dalam kesempatan sama.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Mei 2026, 18:54 WIB
24 Mei 2026, 17:10 WIB
19 Mei 2026, 13:29 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
Terkini
31 Mei 2026, 19:57 WIB
Chery Q merupakan mobil listrik kompak yang memiliki setidaknya tiga kelebihan dibandingkan kompetitor
31 Mei 2026, 19:55 WIB
Marco Bezzecchi amankan kemenangan buat Aprilia di MotoGP Italia 2026, Francesco Bagnaia tampil memuaskan
31 Mei 2026, 15:49 WIB
Pemutihan pajak kendaraan bermotor diberikan kepada masyarakat guna memeriahkan hari jadi DKI Jakarta ke-499
31 Mei 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik kompak Changan Nevo Q05 baru-baru ini debut lebih dulu di Thailand dengan harga kompetitif
30 Mei 2026, 20:44 WIB
Raul Fernandez berhasil menjadi pemenang sesi sprint race MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello hari ini
30 Mei 2026, 13:03 WIB
Honda Racing Indonesia kedatangan satu pembalap baru untuk menyambut musim balap 2026 agar kompetitif
29 Mei 2026, 21:16 WIB
Teaser Mitsubishi Pajero generasi terbaru dibagikan, pakai bahasa desain serupa Xforce dan Destinator
29 Mei 2026, 21:12 WIB
iCAR V23 merupakan SUV listrik yang berkarakter dan memiliki berbagai kelebihan untuk menggoda konsumen