Penjualan Mobil Hybrid Naik, Menko Airlangga Kasih Isyarat
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Mobil hybrid perdana GAC di Indonesia diyakini E9 PHEV yang sempat dipamerkan melalui ajang GIIAS 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – GAC, merek Tiongkok yang berada di bawah naungan Indomobil Group berencana memboyong mobil hybrid buat konsumen Indonesia.
GAC masih berfokus pada lini mobil listrik saja. Terbarunya ada Aion UT, Electric Vehicle (EV) berukuran kompak pesaing BYD Dolphin.
Namun bukan jadi rahasia bahwa merek mobil Cina juga dikenal karena teknologi hybrid-nya yang mumpuni.
Di negeri tirai bambu, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) serta Extended Range Electric Vehicle (EREV) merupakan jenis kendaraan yang populer.
GAC pun berminat ikut meramaikan lini PHEV yang mulai diramaikan lagi oleh brand Tiongkok di dalam negeri.
“Di masa depan kami mempertimbangkan PHEV dan bahkan mungkin EREV, 7-seater untuk konsumen Indonesia,” kata Major Qin, Chief Operating Officer GAC Indonesia di Jakarta belum lama ini.
Model yang diyakini hadir adalah Multi Purpose Vehicle (MPV) mewah GAC E9 PHEV. MPV tersebut sempat dihadirkan ke masyarakat melalui ajang GIIAS 2025.
Jika ditelusuri di negara asalnya harga GAC E9 PHEV adalah 329.800 yuan, setara Rp 760,7 jutaan dalam kurs rupiah.
GAC E9 PHEV di dalam negeri akan menjadi pesaing baru MPV mewah lain seperti Denza D9 dan Toyota Alphard HEV.
Dimensinya terbilang besar dengan ukuran panjang 5.193 mm, lebar 1.893 mm, tinggi 1.823 mm dan jarak sumbu roda 3.070 mm.
Masuk ke kabin, interiornya serba minimalis khas mobil Cina. Menariknya interior GAC E9 PHEV tersedia dalam opsi paduan warna hitam dan merah sampai ke area dasbor.
GAC E9 PHEV dibekali mesin turbo 2.000 cc dipadukan baterai material NMC 25,57 kWh.
Kombinasi keduanya diklaim dapat menghasilkan tenaga 373 hp dan 630 Nm. Daya jelajah listrik murninya 106 kilometer, sementara jarak tempuh komprehensif diklaim tembus 1.032 kilometer.
GAC E9 PHEV dijadwalkan debut di Indonesia akhir 2025 atau awal 2026. Namun mengingat insentif mobil listrik impor berakhir tahun ini, besar kemungkinan GAC E9 PHEV dirakit lokal.
Perlu diketahui saat ini dua pabrik Nissan tengah disiapkan untuk mendukung produksi lokal lini kendaraan di bawah naungan Indomobil Group, sehingga dapat mengakomodir pendatang baru lini mobil GAC.
“Ini sangat menguntungkan GAC Aion (berakhirnya insentif mobil listrik impor), karena kami siap CKD (rakit lokal),” kata Andry Ciu, CEO GAC Indonesia dalam kesempatan sama.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
01 Agustus 2026, 06:00 WIB
Terkini
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan
04 September 2026, 09:00 WIB
Pameran IEE Series 2026 memasuki Energy Week, ikut dukung ekosistem kendaraan energi terbarukan di Indonesia
04 September 2026, 07:00 WIB
AUKSI memanfaatkan momentum hari pelanggan nasional untuk memberikan persembahan istimewa bagi peserta lelang
04 September 2026, 06:00 WIB
Masih ada lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia hari ini, melayani prosedur perpanjangan masa berlaku