GWM Ungkap Daya Tarik Mobil Diesel yang Kalahkan Penjualan Hybrid
07 April 2026, 15:00 WIB
Mobil hybrid perdana GAC di Indonesia diyakini E9 PHEV yang sempat dipamerkan melalui ajang GIIAS 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – GAC, merek Tiongkok yang berada di bawah naungan Indomobil Group berencana memboyong mobil hybrid buat konsumen Indonesia.
GAC masih berfokus pada lini mobil listrik saja. Terbarunya ada Aion UT, Electric Vehicle (EV) berukuran kompak pesaing BYD Dolphin.
Namun bukan jadi rahasia bahwa merek mobil Cina juga dikenal karena teknologi hybrid-nya yang mumpuni.
Di negeri tirai bambu, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) serta Extended Range Electric Vehicle (EREV) merupakan jenis kendaraan yang populer.
GAC pun berminat ikut meramaikan lini PHEV yang mulai diramaikan lagi oleh brand Tiongkok di dalam negeri.
“Di masa depan kami mempertimbangkan PHEV dan bahkan mungkin EREV, 7-seater untuk konsumen Indonesia,” kata Major Qin, Chief Operating Officer GAC Indonesia di Jakarta belum lama ini.
Model yang diyakini hadir adalah Multi Purpose Vehicle (MPV) mewah GAC E9 PHEV. MPV tersebut sempat dihadirkan ke masyarakat melalui ajang GIIAS 2025.
Jika ditelusuri di negara asalnya harga GAC E9 PHEV adalah 329.800 yuan, setara Rp 760,7 jutaan dalam kurs rupiah.
GAC E9 PHEV di dalam negeri akan menjadi pesaing baru MPV mewah lain seperti Denza D9 dan Toyota Alphard HEV.
Dimensinya terbilang besar dengan ukuran panjang 5.193 mm, lebar 1.893 mm, tinggi 1.823 mm dan jarak sumbu roda 3.070 mm.
Masuk ke kabin, interiornya serba minimalis khas mobil Cina. Menariknya interior GAC E9 PHEV tersedia dalam opsi paduan warna hitam dan merah sampai ke area dasbor.
GAC E9 PHEV dibekali mesin turbo 2.000 cc dipadukan baterai material NMC 25,57 kWh.
Kombinasi keduanya diklaim dapat menghasilkan tenaga 373 hp dan 630 Nm. Daya jelajah listrik murninya 106 kilometer, sementara jarak tempuh komprehensif diklaim tembus 1.032 kilometer.
GAC E9 PHEV dijadwalkan debut di Indonesia akhir 2025 atau awal 2026. Namun mengingat insentif mobil listrik impor berakhir tahun ini, besar kemungkinan GAC E9 PHEV dirakit lokal.
Perlu diketahui saat ini dua pabrik Nissan tengah disiapkan untuk mendukung produksi lokal lini kendaraan di bawah naungan Indomobil Group, sehingga dapat mengakomodir pendatang baru lini mobil GAC.
“Ini sangat menguntungkan GAC Aion (berakhirnya insentif mobil listrik impor), karena kami siap CKD (rakit lokal),” kata Andry Ciu, CEO GAC Indonesia dalam kesempatan sama.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 April 2026, 15:00 WIB
07 April 2026, 15:00 WIB
06 April 2026, 08:37 WIB
01 April 2026, 15:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
14 April 2026, 13:00 WIB
Setelah proses road test selesai, Mitsubishi Fuso akan melihat dampak penggunaan B50 untuk kendaraan mereka
14 April 2026, 11:00 WIB
Jaecoo J5 EV berhasil menjadi mobil terlaris Maret 2026 dengan mencatatkan angka wholesales sebesar 2.959 unit
14 April 2026, 09:00 WIB
Menurut Chery, kerja sama antar merek untuk ekspansi global akan menjadi tren baru di kalangan manufaktur
14 April 2026, 07:00 WIB
BYD diketahui sedang melakukan uji jalan sebuah double cabin baru versi terjangkau untuk pasar di dalam negeri
14 April 2026, 06:01 WIB
Pemilik mobil dan motor bisa memanfaatkan SIM keliling Bandung hari ini untuk mengurus dokumen berkendara
14 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta diterapkan di puluhan ruas jalan utama yang kerap terjadi kemacetan tiap harinya
14 April 2026, 05:58 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, biayanya bervariasi tergantung dari jenis SIM
13 April 2026, 19:00 WIB
Kehadiran mobil listrik Mazda EZ-6 cukup dinanti-nanti, sebab sempat tertangkap kamera melakukan uji jalan