BYD Gerah Desain Mobil Mereka Selalu Ditiru Kompetitor
02 Januari 2026, 16:00 WIB
Gelontorkan dana hingga Rp114 triliun, Foxconn akan kembangkan dan produksi mobil listrik di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Hon Hai Precision Industry Co.Ltd (Foxconn), Gogoro Inc, PT Industri Baterai Indonesia (IBC) dan PT Indika Energy Tbk resmi melakukan kerjasama. Dalam kerjasama tersebut mereka berkomitmen untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air dengan nilai investasi USD 8 miliar atau sekitar Rp114 triliun.
Dalam nota kesepahaman yang ditandatangani, mereka bekerja sama terkait investasi ekosistem kendaraan listrik. Dengan demikian perusahaan melakukan pengembangan mulai dari pembuatan baterai listrik (termasuk sel baterai, modul baterai serta baterai) hingga ke pengembangan mobil, motor dan bus listrik.
Lingkup kerjanya pun terbilang sangat luas karena mencakup pengembangan penumpang kendaraan listrik. Dengan ini maka bukan tidak mungkin dalam waktu beberapa tahun ke depan, Foxconn akan kembangkan dan produksi mobil listrik di Indonesia.
“Pemerintah Indonesia secara sungguh-sungguh akan mengawal rencana investasi ini, dengan mitra BUMN maupun pengusaha nasional. Indonesia sangat fokus mendorong investasi berkelanjutan terutama mengedepankan green energy dan green industry,” terang Bahlil Lahadalia, Meteri Investasi/Kepada BKPM.
Lebih lanjut, Ia memastikan bahwa seluruh investasi yang akan digelontorkan akan berjalan lancar. Ia bahkan menegaskan bahwa seluruh perizinan dan sebagainya akan menjadi tanggung jawab pihaknya.
“Pemerintah Indonesia akan menangani seluruh perizinan atau urusan-urusan dalam negeri, termasuk insentif investasi menjadi tanggung jawab kami. Foxconn dan Gogoro hanya perlu membawa teknologi, modal serta sebagian pasarnya,” tegas Bahlil.
Sementara itu Liu Young -Way, Chairman Foxconn menegaskan bahwa pihaknya mengapresiasi Pemerintah Indonesia akan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Ia pun menambahkan bahwa saat ini adalah waktu terbaik untuk mengucurkan investasi ke Tanah Air.
“Kami ingin berkontribusi terhadap visi Indonesia dalam mengembangkan ekosistem energi baru untuk kendaraan listrik lokasi dan pasar energi terkait. Kami berharap dapat berbagi platform terbuka untuk kendaraan serta bisnis Build-Operate-Localize kami dengan perusahaan lokal,” tambahnya.
Kerjasama ini juga menunjukkan keseriusan Gogoro Inc dalam menggarap pasar otomotif Indonesia. Pasalnya sebelumnya mereka juga sudah bekerjasama dengan Electrum, perusahaan patungan dengan Gojek sejak Desember 2021.
“Kolaborasi antara Gogoro, Foxconn, IBC serta Indika akan menciptakan ekosustem kendaraan listrik. Dengan demikian akan terwujud kendaraan listrik yang sehat, termasuk sel energi, industri baterai, kendaraan listrik hinggga infrastruktur penukar baterai,” ungkap Horace Luke, CEO Gogoro Inc.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 16:00 WIB
02 Januari 2026, 15:00 WIB
02 Januari 2026, 12:00 WIB
01 Januari 2026, 17:00 WIB
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko
02 Januari 2026, 18:46 WIB
Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi
02 Januari 2026, 17:00 WIB
Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini
02 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri
02 Januari 2026, 15:00 WIB
Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group
02 Januari 2026, 14:16 WIB
Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026