Amerika Kian Lantang Tolak Mobil Listrik Cina, Tutup Semua Akses
04 April 2026, 09:00 WIB
Gelontorkan dana hingga Rp114 triliun, Foxconn akan kembangkan dan produksi mobil listrik di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Hon Hai Precision Industry Co.Ltd (Foxconn), Gogoro Inc, PT Industri Baterai Indonesia (IBC) dan PT Indika Energy Tbk resmi melakukan kerjasama. Dalam kerjasama tersebut mereka berkomitmen untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air dengan nilai investasi USD 8 miliar atau sekitar Rp114 triliun.
Dalam nota kesepahaman yang ditandatangani, mereka bekerja sama terkait investasi ekosistem kendaraan listrik. Dengan demikian perusahaan melakukan pengembangan mulai dari pembuatan baterai listrik (termasuk sel baterai, modul baterai serta baterai) hingga ke pengembangan mobil, motor dan bus listrik.
Lingkup kerjanya pun terbilang sangat luas karena mencakup pengembangan penumpang kendaraan listrik. Dengan ini maka bukan tidak mungkin dalam waktu beberapa tahun ke depan, Foxconn akan kembangkan dan produksi mobil listrik di Indonesia.
“Pemerintah Indonesia secara sungguh-sungguh akan mengawal rencana investasi ini, dengan mitra BUMN maupun pengusaha nasional. Indonesia sangat fokus mendorong investasi berkelanjutan terutama mengedepankan green energy dan green industry,” terang Bahlil Lahadalia, Meteri Investasi/Kepada BKPM.
Lebih lanjut, Ia memastikan bahwa seluruh investasi yang akan digelontorkan akan berjalan lancar. Ia bahkan menegaskan bahwa seluruh perizinan dan sebagainya akan menjadi tanggung jawab pihaknya.
“Pemerintah Indonesia akan menangani seluruh perizinan atau urusan-urusan dalam negeri, termasuk insentif investasi menjadi tanggung jawab kami. Foxconn dan Gogoro hanya perlu membawa teknologi, modal serta sebagian pasarnya,” tegas Bahlil.
Sementara itu Liu Young -Way, Chairman Foxconn menegaskan bahwa pihaknya mengapresiasi Pemerintah Indonesia akan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Ia pun menambahkan bahwa saat ini adalah waktu terbaik untuk mengucurkan investasi ke Tanah Air.
“Kami ingin berkontribusi terhadap visi Indonesia dalam mengembangkan ekosistem energi baru untuk kendaraan listrik lokasi dan pasar energi terkait. Kami berharap dapat berbagi platform terbuka untuk kendaraan serta bisnis Build-Operate-Localize kami dengan perusahaan lokal,” tambahnya.
Kerjasama ini juga menunjukkan keseriusan Gogoro Inc dalam menggarap pasar otomotif Indonesia. Pasalnya sebelumnya mereka juga sudah bekerjasama dengan Electrum, perusahaan patungan dengan Gojek sejak Desember 2021.
“Kolaborasi antara Gogoro, Foxconn, IBC serta Indika akan menciptakan ekosustem kendaraan listrik. Dengan demikian akan terwujud kendaraan listrik yang sehat, termasuk sel energi, industri baterai, kendaraan listrik hinggga infrastruktur penukar baterai,” ungkap Horace Luke, CEO Gogoro Inc.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 April 2026, 09:00 WIB
02 April 2026, 13:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
Terkini
04 April 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
04 April 2026, 07:38 WIB
Warna baru Honda Stylo 160 yakni Burgundy tampil mewah, ada sejumlah pembaruan pada bagian desain bodi
03 April 2026, 18:43 WIB
Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh