Bali Jadi Pasar Potensial untuk Menjual Mobil Listrik Cina
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Gelontorkan dana hingga Rp114 triliun, Foxconn akan kembangkan dan produksi mobil listrik di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Hon Hai Precision Industry Co.Ltd (Foxconn), Gogoro Inc, PT Industri Baterai Indonesia (IBC) dan PT Indika Energy Tbk resmi melakukan kerjasama. Dalam kerjasama tersebut mereka berkomitmen untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air dengan nilai investasi USD 8 miliar atau sekitar Rp114 triliun.
Dalam nota kesepahaman yang ditandatangani, mereka bekerja sama terkait investasi ekosistem kendaraan listrik. Dengan demikian perusahaan melakukan pengembangan mulai dari pembuatan baterai listrik (termasuk sel baterai, modul baterai serta baterai) hingga ke pengembangan mobil, motor dan bus listrik.
Lingkup kerjanya pun terbilang sangat luas karena mencakup pengembangan penumpang kendaraan listrik. Dengan ini maka bukan tidak mungkin dalam waktu beberapa tahun ke depan, Foxconn akan kembangkan dan produksi mobil listrik di Indonesia.
“Pemerintah Indonesia secara sungguh-sungguh akan mengawal rencana investasi ini, dengan mitra BUMN maupun pengusaha nasional. Indonesia sangat fokus mendorong investasi berkelanjutan terutama mengedepankan green energy dan green industry,” terang Bahlil Lahadalia, Meteri Investasi/Kepada BKPM.
Lebih lanjut, Ia memastikan bahwa seluruh investasi yang akan digelontorkan akan berjalan lancar. Ia bahkan menegaskan bahwa seluruh perizinan dan sebagainya akan menjadi tanggung jawab pihaknya.
“Pemerintah Indonesia akan menangani seluruh perizinan atau urusan-urusan dalam negeri, termasuk insentif investasi menjadi tanggung jawab kami. Foxconn dan Gogoro hanya perlu membawa teknologi, modal serta sebagian pasarnya,” tegas Bahlil.
Sementara itu Liu Young -Way, Chairman Foxconn menegaskan bahwa pihaknya mengapresiasi Pemerintah Indonesia akan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Ia pun menambahkan bahwa saat ini adalah waktu terbaik untuk mengucurkan investasi ke Tanah Air.
“Kami ingin berkontribusi terhadap visi Indonesia dalam mengembangkan ekosistem energi baru untuk kendaraan listrik lokasi dan pasar energi terkait. Kami berharap dapat berbagi platform terbuka untuk kendaraan serta bisnis Build-Operate-Localize kami dengan perusahaan lokal,” tambahnya.
Kerjasama ini juga menunjukkan keseriusan Gogoro Inc dalam menggarap pasar otomotif Indonesia. Pasalnya sebelumnya mereka juga sudah bekerjasama dengan Electrum, perusahaan patungan dengan Gojek sejak Desember 2021.
“Kolaborasi antara Gogoro, Foxconn, IBC serta Indika akan menciptakan ekosustem kendaraan listrik. Dengan demikian akan terwujud kendaraan listrik yang sehat, termasuk sel energi, industri baterai, kendaraan listrik hinggga infrastruktur penukar baterai,” ungkap Horace Luke, CEO Gogoro Inc.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
08 Mei 2026, 07:00 WIB
07 Mei 2026, 21:00 WIB
Terkini
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri
11 Mei 2026, 07:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
11 Mei 2026, 06:59 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasinya
10 Mei 2026, 21:33 WIB
Penta Prima Paint incar konsumen modifikator di ajang The Elite Showcase 2026, lima produk baru diluncurkan
10 Mei 2026, 20:18 WIB
MotoGP Prancis 2026 jadi momentum bersejarah untuk Aprilia, Martin hingga Ogura mampu menyabet podium
10 Mei 2026, 18:48 WIB
Wuling Eksion mendapatkan respons yang positif dari para konsumen di Tanah Air, ribuan unit terpesan
10 Mei 2026, 09:00 WIB
Ducati Indonesia menggelar ajang riding We Ride As One 2026 di Bali, libatkan lebih dari 100 peserta