10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Gelontorkan dana hingga Rp114 triliun, Foxconn akan kembangkan dan produksi mobil listrik di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Hon Hai Precision Industry Co.Ltd (Foxconn), Gogoro Inc, PT Industri Baterai Indonesia (IBC) dan PT Indika Energy Tbk resmi melakukan kerjasama. Dalam kerjasama tersebut mereka berkomitmen untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air dengan nilai investasi USD 8 miliar atau sekitar Rp114 triliun.
Dalam nota kesepahaman yang ditandatangani, mereka bekerja sama terkait investasi ekosistem kendaraan listrik. Dengan demikian perusahaan melakukan pengembangan mulai dari pembuatan baterai listrik (termasuk sel baterai, modul baterai serta baterai) hingga ke pengembangan mobil, motor dan bus listrik.
Lingkup kerjanya pun terbilang sangat luas karena mencakup pengembangan penumpang kendaraan listrik. Dengan ini maka bukan tidak mungkin dalam waktu beberapa tahun ke depan, Foxconn akan kembangkan dan produksi mobil listrik di Indonesia.
“Pemerintah Indonesia secara sungguh-sungguh akan mengawal rencana investasi ini, dengan mitra BUMN maupun pengusaha nasional. Indonesia sangat fokus mendorong investasi berkelanjutan terutama mengedepankan green energy dan green industry,” terang Bahlil Lahadalia, Meteri Investasi/Kepada BKPM.
Lebih lanjut, Ia memastikan bahwa seluruh investasi yang akan digelontorkan akan berjalan lancar. Ia bahkan menegaskan bahwa seluruh perizinan dan sebagainya akan menjadi tanggung jawab pihaknya.
“Pemerintah Indonesia akan menangani seluruh perizinan atau urusan-urusan dalam negeri, termasuk insentif investasi menjadi tanggung jawab kami. Foxconn dan Gogoro hanya perlu membawa teknologi, modal serta sebagian pasarnya,” tegas Bahlil.
Sementara itu Liu Young -Way, Chairman Foxconn menegaskan bahwa pihaknya mengapresiasi Pemerintah Indonesia akan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Ia pun menambahkan bahwa saat ini adalah waktu terbaik untuk mengucurkan investasi ke Tanah Air.
“Kami ingin berkontribusi terhadap visi Indonesia dalam mengembangkan ekosistem energi baru untuk kendaraan listrik lokasi dan pasar energi terkait. Kami berharap dapat berbagi platform terbuka untuk kendaraan serta bisnis Build-Operate-Localize kami dengan perusahaan lokal,” tambahnya.
Kerjasama ini juga menunjukkan keseriusan Gogoro Inc dalam menggarap pasar otomotif Indonesia. Pasalnya sebelumnya mereka juga sudah bekerjasama dengan Electrum, perusahaan patungan dengan Gojek sejak Desember 2021.
“Kolaborasi antara Gogoro, Foxconn, IBC serta Indika akan menciptakan ekosustem kendaraan listrik. Dengan demikian akan terwujud kendaraan listrik yang sehat, termasuk sel energi, industri baterai, kendaraan listrik hinggga infrastruktur penukar baterai,” ungkap Horace Luke, CEO Gogoro Inc.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia