Harga Mobil Listrik Desember 2025 Mulai Rp 100 Jutaan
10 Desember 2025, 14:00 WIB
Fokus kembangkan mobil listrik, Hyundai Motor Group menghapus Engine Development Center terbesar miliknya
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Terus mengembangkan energi terbaru untuk kendarannya, Hyundai Motor Group secara resmi menghapus Engine Development Center atau pusat pengembangan mesin bensin di markas R&D terbesarnya.
Sejalan dengan hal ini, pabrikan mobil asal Korea Selatan tersebut juga menegaskan, pihaknya tidak akan merilis model baru yang didukung oleh mesin pembakaran konvensional.
Seperti dilansir Business Korea, pabrikan telah melakukan reorganisasi besar di kantor pusat R&D miliknya, 17 Desember 2021 lalu. Melalui keterangan resminya, Namyang Research Institute yang selama ini merupakan organisasi kunci Hyundai Motor Group juga akan mengalami pengalihan fungsi.
Memiliki 12.000 personel, tim Powertrain Hyundai akan diubah menjadi Pengembang Elektrifikasi. Pengalihan ini dilakukan untuk menciptakan kendaraan masa depan yang lebih ramah lingkungan, salah satunya mobil listrik.
Perusahaan juga menjelaskan, pusat pengembangan mesin ditutup sepenuhnya dan semua pekerja di bagian tersebut akan menjadi unit pengembang elektrifikasi.
Selain itu, pabrikan juga fokus mengembangkan teknologi baterai yang akan digunakan pada mobilnya di masa depan, terbukti saat ini Hyundai tengah mendirikan Battery Development Center.
Hyundai Motor juga melebur seluruh departemen R&D yang selama ini memiliki divisi. Hal ini diharapkan mampu mempersingkat jadwal pengembangan kendaraan listriknya sebanyak mungkin.
Sebelumnya, perusahaan memiliki tim Project Management (PM) serta tim Integrated Product Development untuk setiap tingkat kendaraan yang akan diluncurkan. Namun perbedaan tersebut dihapus, sehingga keduanya menjadi organisasi pengembangan kendaraan secara menyeluruh.
Tugas tim mencakup desain (arsitektur) hingga produksi massal sebelum dijual secara global ke beberapa negara di dunia.
Seperti diketahui, Hyundai Motor menjadi salah satu pabrikan otomotif yang gencar mengembangkan kendaraan ramah lingkungan, khususnya mobil listrik.
Untuk pasar Indonesia, Hyundai telah menjual dua kendaraan ramah lingkungan yakni Kona Electric dan IONIQ Electric.
Hyundai Kona Electric merupakan crossover yang disematkan motor dengan tenaga sebesar 133 hp dan torsi 395 Nm.
Terbenam baterai lithium ion berkapasitas 39,2 kWh. Saat kondisi baterai penuh, mobil ini bisa menempuh jarak 289-345 kilometer. Sementara pengisian baterai hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 54 menit.
Sedangkan Hyundai IONIQ Electric merupakan sebuah sedan listrik yang menghasilkan tenaga hingga 134 hp dan torsi mencapai 295 Nm.
Kapasitas baterai kendaraan berada di angka 38,3 kWh, dengan pengisian daya hingga penuh hanya dalam 54 menit untuk metode pengisian cepat. Untuk sekali pengisian baterai secara penuh, IONIQ Electric mampu menempuh jarak 373 km.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Desember 2025, 14:00 WIB
10 Desember 2025, 09:00 WIB
09 Desember 2025, 15:00 WIB
08 Desember 2025, 17:00 WIB
08 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
10 Desember 2025, 21:00 WIB
Mitsubishi Fuso menyalurkan bantuan ke korban banjir Sumatera, seperti bahan makanan siap santap dan service
10 Desember 2025, 20:00 WIB
BYD harus merakit lokal setidaknya 60 ribu unit kendaraan di 2026 setelah insentif EV impor berakhir
10 Desember 2025, 19:00 WIB
Diler BMW Mini Bekasi berada di bawah naungan Tunas Group, turut sediakan area untuk perbaikan kendaraan
10 Desember 2025, 18:00 WIB
Piaggio Liberty S mendapat sentuhan baru jelang akhir 2025, motor ini mendapat banyak pembaruan selain desain
10 Desember 2025, 17:00 WIB
Max Verstappen berhasil memenangkan balapan di GP Abu Dhabi meskipun harus rela kehilangan gelar juara dunia
10 Desember 2025, 16:00 WIB
Isuzu Indonesia mengalami kenaikan pangsa pasar mereka sudah mencapai 28.6 persen hingga Oktober 2025
10 Desember 2025, 15:00 WIB
Seorang konsumen loyal Mitsubishi Fuso di Surabaya resmi menerima 10 unit Fighter X FM65F TH 4x2 hari ini
10 Desember 2025, 14:00 WIB
Di penghujung tahun harga mobil listrik masih terbilang stabil, ada Changan Lumin mulai Rp 100 jutaan