Changan Hadapi Persaingan Elektrifikasi di RI Lewat Sub Merek
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memperlihatkan rangkaian fasilitas tes tabrak mereka di Chongqing yang mengabiskan investasi jumbo
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Changan sebagai manufaktur kendaraan terus meningkatkan fasilitas pengembangan kendaraan. Tidak hanya fokus pada kenyamanan, mereka juga peduli dengan keselamatan.
Terbukti dari fasilitas tes tabrak atau crash test yang dimilikinya. Pada Changan Automobile Collision Safety Laboratory, investasi tersebut dikatakan mencapai ratusan miliar.
Lebih jauh dikatakan bahwa pengetesan kendaraan dilakukan sepanjang tahun. Bahkan dalam satu tahun dikatakan ribuan tes sudah dilakukan.
Terlihat dari lokasi pengetesan terdapat banyak kendaraan yang tersimpan dan tampak mengalami kerusakan.
Disebutkan bahwa dalam pembangunan fasilitas ini, Changan harus merogoh kocek sebesar 300 juta yuan Cina. Jika dalam rupiah senilai Rp 753 miliar.
Angka yang cukup fantastis sebagai upaya dalam mengembangkan unsur keselamatan pada kendaraan.
Lebih jauh Changan juga mengembangkan dummy atau boneka untuk pengetesan. Aset tersebut dibuat mirip dengan manusia.
Tujuannya jelas untuk mengetahui hasil pengembangan tingkat keselamatan produk-produk mereka.
Karena boneka ini memiliki sejumlah sensor dan dirancang secara akurat. Guna mendapatkan hasil analisa pada saat kecelakaan.
“Salah satu dummy yang dimiliki bernilai 12 juta yuan Cina atau setara Rp 30 miliaran. Adapula seharga 8 juta yuan Cina atau sekira Rp 20 miliaran,” ucap Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia di Chongqing, Cina (21/04).
Ketika disambangi, fasilitas tes tabrak Changan tengah mempersiapkan satu unit mobil untuk diuji. Adalah Changan Deepal S07 yang juga sudah dipasarkan di Indonesia.
Pengujian kali ini menyasar pada fitur airbag pengendara. Mereka melakukan penelitian dengan cara menabrakkan mobil dari depan agak serong 30 derajat.
Kecepatan kendaraan sendiri dibatasi 30 km/jam. Meskipun tampak pelan namun dampaknya cukup mengerikan.
Suara kendaraan saat membentur tembok juga cukup keras. Beruntung kami tidak diperkenankan berada di dekat unit.
“Skenario pengetesan adalah tabrak depan tapi tidak frontal. Karena jarang terjadi tabrakan frontal, jadi agak miring ke kiri 30 derajat,” tutur Setiawan.
Lebih jauh dikatakan bahwa pengetesan unit dilakukan untuk memenuhi standar Eropa. Dikarenakan mobil ini juga dipasarkan untuk negara-negara di benua Biru.
Pasca tabrakan, bagian fascia mobil mobil memang terlihat rusak. Namun yang patut menjadi catatan adalah dummy di dalam unit tidak mengalami kerusakan serius.
Airbag mengembang sempurna, hanya saja tangan kanan dummy terlepas meskipun telah direkatkan ke setir.
Benturan keras dan efek dari ledakan airbag bisa menjadi penyebab terlepasnya.
Changan membuktikan komitmen mereka dalam mengembangkan kendaraan. Karena keselamatan adalah hal penting yang patut diperhitungkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
24 Agustus 2026, 18:22 WIB
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
04 Agustus 2026, 14:37 WIB
Terkini
01 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid akan menjadi salah satu daya tarik dalam acara Kumpul Sahabat yang digelar di Batam
01 September 2026, 07:00 WIB
Robot Mobo buatan AiMoga berbabis Embodied Intelligence dan diperkenalkan dalam ajang atau pameran WRC 2026
01 September 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta berada di lima lokasi berbeda setiap hari, simak informasi biaya dan syaratnya
01 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik ketika Anda ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
01 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta tetap diandalkan pemerintah Ibu Kota untuk setidaknya mencegah kebuntuan di jam sibuk
31 Agustus 2026, 21:00 WIB
Indonesia Autovaganza 2026 tempat berkumpulnya komunitas para pencinta otomotif sekaligus bersilaturahmi
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X mendapatkan penyesuaian harga, beri dampak positif ke penjualan
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
Pertamina Enduro menggelar nonton bareng komunitas otomotif serta ojol dalam gelaran MotoGP Aragon 2026