Mobil Listrik Chery J6T CSH, SUV Boxy Beridentitas Adventure
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
Mobil listrik murah Hyundai yakni Inster EV mulai rambah pasar global, debut di Jepang seharga Rp 200 jutaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur asal Korea Selatan, Hyundai nampaknya punya strategi baru buat bersaing dengan pabrikan asal China. Belum lama ini, mobil listrik termurah Hyundai yakni Inster EV resmi meluncur di Jepang.
Sebagai informasi, mobil ini pertama kali debut di Busan Mobility Show dan baru ditawarkan di Korea Selatan serta Eropa.
Di segmennya mobil listrik ini disebut akan bersaing dengan BYD Dolphin. Bahkan di Jepang, banderolnya yakni 2,8 jutaan yen (sekitar Rp 294,4 jutaan), lebih murah dari Dolphin di kisaran 3,63 jutaan yen atau Rp 374,2 jutaan.
Dimensi P x L x T Inster EV adalah 3.830 mm x 1.610 mm x 1.615 mm dengan wheelbase 2.580 mm. Ukuran BYD Dolphin sedikit lebih panjang yakni 4.290 mm x 1.770 mm x 1.570 mm dan wheelbase 1.570 mm.
Hyundai Inster EV memiliki ukuran kompak sehingga cocok buat penggunaan di area kota. Bicara soal jantung pacu, Inster EV disematkan baterai berkapasitas 49 kWh.
Dalam satu kali pengisian daya mobil listrik tersebut diklaim dapat menunjang perjalanan sampai 315 km. Sebagai perbandingan, daya jelajah BYD Dolphin masih lebih jauh yakni 410 km sampai 490 km berdasarkan metode pengetesan NEDC.
Kehadiran Inster EV sendiri bermaksud untuk mendongkrak penjualan Hyundai di Jepang. Belum diketahui pasti jika merek asal Korea Selatan ini berminat memboyongnya ke pasar Indonesia.
Dalam kesempatan terpisah, pihak PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) pernah mengungkapkan bahwa Inster EV dalam tahap studi sebelum masuk Indonesia.
“Inster kita lagi studi, tidak bisa bilang tidak atau iya. Kalau memang itu memungkinkan untuk pasar kenapa tidak,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID saat ditemui di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Dia menegaskan bahwa seluruh lini produk Hyundai yang meluncur secara global memiliki peluang mengaspal di dalam negeri. Apalagi jika berkonfigurasi RHD alias right hand drive atau setir kanan.
“Belum tentu Inster masuk (Indonesia) tetapi kita juga tertarik. Tergantung nanti dari pasarnya,” tegas Frans.
Dengan spesifikasi yang tidak beda jauh dari BYD Dolphin, tantangan utama Inster EV di tanah air nampaknya adalah harga. Jika mobil listrik murah Hyundai itu masuk dengan skema CBU (Completely Built Up) ada peluang banderolnya justru melambung di atas produk China lain.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan
24 Agustus 2026, 18:54 WIB
FIFGroup rayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara melakukan perjalanan panjang dan bermakna