LG Batal Investasi, Buka Peluang Indonesia Gandeng Negara Lain
22 April 2025, 23:00 WIB
Erick Thohir sodorkan mobil listrik untuk kendaraan dinas pejabat eselon I dan II di Kementerian BUMN
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penggunaan mobil listrik kini semakin masih dari waktu ke waktu. Seperti dilakukan oleh Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara) pada Rabu (3/1).
Sebab Erick Thohir selaku Menteri BUMN menjadikan kendaraan roda empat setrum sebagai mobil dinas para pejabat Eselon I serta II di lingkungan tempat kerjanya.
Erick Thohor sodorkan mobil listrik dalam rangka mengakselerasi transisi energi. Kemudian dinilai lebih hemat ketimbang dengan kendaraan konvensional.
Hal itu setelah ditinjau dari pagu fasilitas Standar Biaya Masukan (SBM) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Ini sebenarnya menghebat sebanyak 60 persen,” ujar Erick Thohir di Antara.
Lebih jauh Erick menjelaskan kalau mobil listrik jadi kendaraan dinas Kementerian BUMN bakal lebih dimasifkan. Sebab tidak hanya diperuntukan buat pejabat Eselon I juga II saja.
Melainkan sebagai mobil operasional di seluruh perusahaan BUMN. Dengan begitu bisa sesuai dengan amanat Instruksi Presiden RI Nomor 7 Tahun 2022.
Di dalamnya dijelaskan mengenai Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Kampanye penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan operasional, menurut Erick Thohir,tidak terlepas dari kebijakan besar Indonesia guna memimpin di sektor EBT atau Energi Baru Terbarukan.
Salah satu programnya adalah diwujudkan lewat sistem kelistrikan di IKN Ibu Kota Nusantara tengah dibangun Presiden Jokowi beberapa waktu belakangan.
Di IKN pemerintah berencana membangun solar panel berkapasitas 50 MW serta akan dikembangkan menjadi 80 MW.
Kendati demikian mobil listrik yang dijadikan sebagai kendaraan operasional Kementerian BUMN tidak dimiliki dengan cara membeli.
“Terobosannya adalah seluruh EV (Electric Vehicle) itu tidak dibeli, melainkan memakai sistem sewa,” tegas pembantu Jokowi satu ini.
Tentu rencana tersebut mencontoh program sudah ada. Sebab sebelumnya Kemenko Marves (Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi) sudah lebih dulu.
Kementerian yang dikepalai Luhut Binsar Pandjaitan mengandalkan mobil listrik Toyota BZ4X eks KTT G20 sebagai kendaraan dinas. Bahkan jumlahnya pun mencapai tujuh unit,
Seluruhnya disewa dari TAM (Toyota Astra Motor) melalui program Kinto. Dengan begitu Luhut bisa lebih hemat anggaran.
Sebab pihaknya terbebas dari beragam biaya. Seperti kepemilikan, surat-surat, asuransi, pajak, perawatan sampai perbaikan.
Kemudian Kemenko Marves turut menyewa enam unit mobil listrik Wuling Air EV sebagai kendaraan dinas.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 April 2025, 23:00 WIB
22 Februari 2025, 17:00 WIB
07 Agustus 2024, 19:00 WIB
12 Juli 2023, 15:25 WIB
20 April 2023, 07:11 WIB
Terkini
10 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 10 Februari 2926 masih diawasi ketat oleh poetugas untuk jaga kelancaran arus kendaraan
10 Februari 2026, 06:00 WIB
Kepolisian terus memaksimalkan pelayanan pada SIM keliling Bandung demi memudahkan pengendara motor dan mobil
10 Februari 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta dibuka seperti biasa hari ini, ada persyaratan yang wajib dipenuhi pemohon
09 Februari 2026, 22:00 WIB
Dua tahun setelah Xpander HEV debut Thailand, Mitsubishi umumkan rencana peluncuran mobil hybrid di RI tahun ini
09 Februari 2026, 21:00 WIB
Sebelumnya direncanakan hadir di IIMS 2026, BAIC umumkan peluncuran Arcfox T1 dilakukan di GIIAS 2026
09 Februari 2026, 20:00 WIB
Jeep merayakan hari jadinya yang ke-85 di IIMS 2026, mereka pun memasarkan unit khusus edisi kali ini
09 Februari 2026, 19:20 WIB
Suzuki e Vitara menyasar konsumen yang mengincar eksklusivitas akan sebuah produk mobil listrik inovatif
09 Februari 2026, 17:29 WIB
Ford mengklaim berhasil meraih hasil positif dalam hal penjualan mobil baru di 2025, disebut alami pertumbuhan