iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Merek mobil listrik Nio tertarik investasi di Indonesia, Dubes RI untuk Cina tawarkan Astra ambil peluang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Selain BYD (Build Your Dreams), merek mobil listrik Tiongkok yang cukup populer di negara asalnya itu adalah Nio.
Brand terbesar kedua di Cina tersebut dikabarkan tengah dalam tahap pembicaraan buat berinvestasi di Tanah Air. Sama seperti BYD, mereka disebut berniat mendirikan fasilitas perakitan.
“Nio adalah merek EV (Electric Vehicle) kedua terbesar (di Cina). Sedang dalam proses bisnis masuk Indonesia,” kata Djauhari Oratmangun, Duta Besar RI untuk Cina dan Mongolia dalam acara diskusi Kagama Leader Forum 2025, Rabu (14/05).
Lebih lanjut dia mengungkapkan, Nio juga digadang sebagai salah satu pesaing terkuat manufaktur mobil listrik lain seperti BYD dan Tesla.
“Mungkin Astra berminat (gandeng Nio). Kendaraannya bagus-bagus,” kata dia.
Menurutnya peluang investasi di dalam negeri terbilang cukup signifikan. Apalagi saat ini sudah ada sejumlah merek Cina yang menawarkan kendaraannya kepada masyarakat dan mendapatkan respon positif.
Astra saat ini belum ada menaungi merek kendaraan Cina. Beberapa merek yang termasuk di antaranya adalah Toyota, Daihatsu, Isuzu serta BMW.
Namun brand-brand baru asal Cina seperti BYD terus mendominasi 10 besar raihan wholesales (penyaluran kendaraan dari pabrik ke diler) maupun ritel (diler ke konsumen).
Dilihat secara ritel, BYD menempati urutan pertama penjualan untuk merek mobil Cina sepanjang April 2025 sebanyak 3.531 unit. Sub mereknya, Denza menempati posisi keempat sebanyak 847 unit.
Melihat peluang besar tersebut harapannya calon investor otomotif tidak ragu buat menanamkan modal di sini.
“Tentu setiap peluang kerja sama tetap ada dan coba kita eksplor,” tegas Djauhari.
Sekadar informasi, Nio di negara asalnya berhasil mengantar 23.900 unit kendaraan ke konsumen sepanjang April 2025. Angka itu diklaim naik 53 persen year-on-year.
Penjualan tersebut merupakan kombinasi antara model EV yang menyasar keluarga yakni Onvo dan sub merek premiumnya Firefly.
Model yang ditawarkan Nio juga cukup beragam, mulai dari sedan, SUV (Sport Utility Vehicle) sampai wagon.
Apabila masuk Indonesia, nampaknya Nio bakal terlebih dulu menyasar segmen yang ramai seperti SUV.
Mengingat SUV memiliki kapasitas penumpang lima sampai tujuh orang, ruang kabin lapang serta ground clearance tinggi yang jadi incaran banyak calon konsumen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda