Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Berkat berbagai fitur kekinian, Denza Z9 GT diklaim tetap bisa stabil saat pecah ban dalam kecepatan tinggi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Mobil listrik Denza Z9 GT terus mencuri perhatian. Apalagi setelah produk tersebut dilengkapi dengan platform e3.
Diklaim menawarkan berbagai keunggulan buat konsumen di Indonesia. Seperti intelligent driving dan D-Sus.
“Kalau misal terjadi kasus ban pecah, biasanya (pengemudi) akan banting setir. Nah kita lihat dengan beberapa kumpulan komponen dan teknologi, Denza Z9 GT ini aman,” kata Narendro Bawono Cahyonolaksono, Product Planning Assistant Manager BYD Motor Indonesia di IIMS 2025, Rabu (19/20).
Dia menjelaskan kalau saat melakukan pengujian, EV (Electric Vehicle) satu ini dipacu dalam kecepatan 140 km/jam.
Kemudian ban depan bagian kanan dibuat sengaja pecah, hingga tekanan angin di dalam habis sama sekali.
“Untungnya ada D-Sus intelligent driving, dia (Denza Z9 GT) bisa menyesuaikan kondisi, kira-kira harus melakukan apa,” lanjut dia.
Narendro mencontohkan untuk D-Sus dapat lebih tinggi. Hal itu agar mobil tidak terlalu menukik ke bagian depan.
“Sampai nantinya ke tempat yang aman. Jadi ini untuk worry free (bebas khawatir bagi konsumen),” tambah Narendro.
Berbekal berbagai fitur tersebut, maka para pemilik mobil listrik Denza Z9 GT bisa merasa aman juga nyaman selama perjalanan.
Ia menjabarkan kalau produknya turut dilengkapi ADAS (Advanced Driver Assistance System). Memungkin sistem menganalisis situasi serta jalur aman.
Selain itu mengarahkan kendaraan roda empat setrum tersebut menuju lokasi pemberhentian ketika mengalami pecah ban.
Dengan begitu mampu mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas akibat kehilangan kendali di perjalanan.
Apalagi Denza Z9 GT sudah dibekali VMC (Vehicle Motion Control), berfungsi buat mengontrol motor listrik secara real time.
Lalu menyesuaikan distribusi tenaga ke roda serta mengatur sudut kemudi agar tetap optimal. Jadi memungkinkan kendaraan untuk mempertahankan traksi.
Selanjutnya mengoreksi arah kemudi dengan presisi. Kemudian mencegah oversteer atau understeer.
Sebagai informasi, mobil listrik Denza satu ini belum dijual bagi konsumen di dalam negeri. Sebab BYD masih melakukan berbagai studi.
Meski begitu mereka tidak menutup kemungkinan untuk meniagakan Denza Z9 GT di masa mendatang.
“Tentunya itu bukan tidak mungkin jika ada permintaannya. Setelah ada (studi) komprehensif di market,” kata Luther T. Panjaitan, Head of Public & Government Relation BYD Motor Indonesia dalam kesempatan berbeda.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 18:48 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan