Permintaan Mobil Listrik Diprediksi Meningkat Dampak Perang Iran
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Berkat berbagai fitur kekinian, Denza Z9 GT diklaim tetap bisa stabil saat pecah ban dalam kecepatan tinggi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Mobil listrik Denza Z9 GT terus mencuri perhatian. Apalagi setelah produk tersebut dilengkapi dengan platform e3.
Diklaim menawarkan berbagai keunggulan buat konsumen di Indonesia. Seperti intelligent driving dan D-Sus.
“Kalau misal terjadi kasus ban pecah, biasanya (pengemudi) akan banting setir. Nah kita lihat dengan beberapa kumpulan komponen dan teknologi, Denza Z9 GT ini aman,” kata Narendro Bawono Cahyonolaksono, Product Planning Assistant Manager BYD Motor Indonesia di IIMS 2025, Rabu (19/20).
Dia menjelaskan kalau saat melakukan pengujian, EV (Electric Vehicle) satu ini dipacu dalam kecepatan 140 km/jam.
Kemudian ban depan bagian kanan dibuat sengaja pecah, hingga tekanan angin di dalam habis sama sekali.
“Untungnya ada D-Sus intelligent driving, dia (Denza Z9 GT) bisa menyesuaikan kondisi, kira-kira harus melakukan apa,” lanjut dia.
Narendro mencontohkan untuk D-Sus dapat lebih tinggi. Hal itu agar mobil tidak terlalu menukik ke bagian depan.
“Sampai nantinya ke tempat yang aman. Jadi ini untuk worry free (bebas khawatir bagi konsumen),” tambah Narendro.
Berbekal berbagai fitur tersebut, maka para pemilik mobil listrik Denza Z9 GT bisa merasa aman juga nyaman selama perjalanan.
Ia menjabarkan kalau produknya turut dilengkapi ADAS (Advanced Driver Assistance System). Memungkin sistem menganalisis situasi serta jalur aman.
Selain itu mengarahkan kendaraan roda empat setrum tersebut menuju lokasi pemberhentian ketika mengalami pecah ban.
Dengan begitu mampu mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas akibat kehilangan kendali di perjalanan.
Apalagi Denza Z9 GT sudah dibekali VMC (Vehicle Motion Control), berfungsi buat mengontrol motor listrik secara real time.
Lalu menyesuaikan distribusi tenaga ke roda serta mengatur sudut kemudi agar tetap optimal. Jadi memungkinkan kendaraan untuk mempertahankan traksi.
Selanjutnya mengoreksi arah kemudi dengan presisi. Kemudian mencegah oversteer atau understeer.
Sebagai informasi, mobil listrik Denza satu ini belum dijual bagi konsumen di dalam negeri. Sebab BYD masih melakukan berbagai studi.
Meski begitu mereka tidak menutup kemungkinan untuk meniagakan Denza Z9 GT di masa mendatang.
“Tentunya itu bukan tidak mungkin jika ada permintaannya. Setelah ada (studi) komprehensif di market,” kata Luther T. Panjaitan, Head of Public & Government Relation BYD Motor Indonesia dalam kesempatan berbeda.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Maret 2026, 20:07 WIB
20 Maret 2026, 13:31 WIB
16 Maret 2026, 11:00 WIB
16 Maret 2026, 09:00 WIB
14 Maret 2026, 21:00 WIB
Terkini
27 Maret 2026, 17:53 WIB
Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan
27 Maret 2026, 15:00 WIB
2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan
27 Maret 2026, 11:00 WIB
One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Permintaan fleet untuk kendaraan niaga jadi salah satu faktor pendorong penjualan mobil di Februari 2026
27 Maret 2026, 07:31 WIB
Salah satu yang dilakukan Veda Ega Pratama adalah dengan bermain game MotoGP demi mengenali karakteristik COTA
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih melayani permohonan perpanjangan masa berlaku SIM
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan saat akhir pekan untuk atasi kemacetan lalu lintas
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dioperasikan demi melayani masyarakat di Kota Kembang