Daimler Kenalkan Mercedes-Benz Axor M-Cab Euro 4 di Indonesia

Daimler baru saja mengenalkan Mercedes-Benz Axor M-Cab Euro 4 untuk pasar Indonesia dengan sejumlah kelebihan.

Daimler Kenalkan Mercedes-Benz Axor M-Cab Euro 4 di Indonesia

TRENOTOPT DCVI (Daimler Commercial Vehicles Indonesia) terus memberikan yang terbaik bagi konsumennya. Terbaru mereka memperkenalkan Mercedes-Benz Axor M-Cab Euro 4 untuk pasar Indonesia pada Senin (10/4).

Truk anyar ini dihadirkan guna mendukung industri logistik di Tanah Air. Sebab menawarkan sejumlah kelebihan bagi penggunanya.

Produk baru tersebut sebenarnya model dikembangkan dari Mercedes-Benz Axor Euro 4 dan dirilis pada pertengahan tahun lalu. Kendaraan komersial dari jenama asal Jerman hadir dengan fitur yang sama seperti pendahulunya.

Photo : TrenOto

Namun mendapatkan sejumlah penyegaraan dari Daimler. Salah satunya bisa dilihat dari dimensi kabin pengemudi yang lebih lebar.

Selanjutnya ada fasilitas-fasilitas untuk mendukung kenyamanan sang empunya. Satu diantaranya memberikan tempat tidur di belakang jok agar dapat digunakan sebagai tempat beristirahat.

“Mercedes-Benz Axor M-Cab Euro 4 hadir dengan bentuk kabin cukup besar dan dilengkapi tempat tidur yang lebih luas bagi sopir. Diharapkan mendukung serta turut memajukan industri logistik Tanah Air,” ujar Faustina, Head of Product Management and Marketing DCVI.

Kemudian biar semakin nyaman dikendarai terdapat tempat penyimpanan di bawah ranjang maupun kursi penumpang. Membuat pengemudi bisa meletakan banyak barang di kabin.

Baca Juga: Daimler Dorong Pemerintah Tambah Kuota Subsidi Bus Listrik

Lalu pada bagian interior sebenarnya tidak jauh berbeda dengan produk dari Mercedes-Benz sebelumnya. Akan tetapi tampilannya terkesan modern setelah disematkan lampu LED di depan serta belakang.

Beralih ke dapur pacu, Mercedes-Benz Axor M-Cab Euro4 dibekali mesin sama, yakni OM 906 LA. Tak ketinggalan dilengkapi SCR (Selective Catalytic Reduction) dan ZPD Pump (Zero Pressure Drain Unit Pump).

Kombinasi keduanya diklaim mampu memberikan waktu operasi (uptime) yang tinggi dengan interval perawatan lebih panjang hingga 50 ribu kilometer. Tak hanya itu, efisien bahan bakar Axor M-Cab juga ditingkatkan membuat emisi gas buang cukup bersih.

Rancangannya bisa memuntahkan tenaga hingga 281 hp pada 2.000 rpm. Sementara torsi puncaknya 1.120 Nm di rpm 1.200 – 1.600 rpm

Faustina juga mengklaim kalau kapasitas tangki bahan bakar dari produknya lebih besar di kelasnya. Sehingga dapat mengakomodir kebutuhan BBM saat melakukan perjalanan jauh karena mampu menampung BBM hingga 380 liter.

Photo : TrenOto

“Jadi jika dihitung cukup memadai ketika Mercedes-Benz Axor M-Cab Euro 4 digunakan di tol trans Jawa,” pungkasnya.

Kendati demikian Daimler belum mau membocorkan harga dari Axor versi terbaru ini.


Terkini

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026

mobil
Mobil Listrik

Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat

Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang

mobil
BYD

BYD Mulai Tes SUV 7-Seater Baru, Atto 3 Naik Kelas

SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini

mobil
Wholesales Model Mobil Baru 2025

Rapor Wholesales Model Mobil Baru di RI 2025, BYD Atto 1 Terlaris

BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit

news
Malam tahun baru

Ada Perayaan Tahun Baru 2026, Jakarta Steril dari Mobil Pribadi

Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026

motor
Motor listrik

Kata Aismoli Soal Pasar Motor Listrik yang Lesu pada 2025

Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat

motor
Motor Baru

Wholesales Motor Baru di 2025 Berpeluang Lampaui 6,4 Juta Unit

Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang

mobil
Aturan TKDN EV

GIAMM Berharap Aturan TKDN EV Diperketat, Serap Komponen Lokal

Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor