Fitur Unggulan Daihatsu Rocky Hybrid, Bikin Nyaman di Perkotaan
24 Juli 2026, 22:00 WIB
Daihatsu berharap Penjualan mobil baru bisa membaik pada sisa tahun ini dan pada 2026 terus melonjak
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Pasar mobil baru di Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Sepanjang 2025, penjualan bisa dibilang sepi peminat.
Hingga Oktober 2025, total penjualan mobil baru secara ritel baru mencapai 660.659 unit saja. Sedangkan target dari Gaikindo sendiri berada di angka 850 ribu unit.
Pemasaran kendaraan anyar di Indonesia mencetak hasil cukup baik pada Oktober 2025. Total retail sales mobil baru mencapai 74.720 unit.
Angka Oktober meningkat tajam dari satu bulan sebelumnya berada di 63.752 unit. Namun tidak lebih tinggi dari pencapaian Maret 2025 yakni 76.765 unit.
“Harapan kami semoga marketnya bisa naik di sisa 2 bulan ini. Kurang lebih market bisa sekitar 810 – 815, maksimum mungkin di 820 kalau market total,” ucap Sri Agung Handayani, Marketing and Corporate Communication Director PT ADM (Astra Daihatsu Motor) di Jakarta (27/11).
Nominal yang disebutkan di atas dengan asumsi penjualan mobil baru terus berada di 70 ribuan setiap bulan.
Banyak orang menaruh harapan pada ajang GJAW 2025. Dikarenakan pada pameran tersebut, sejumlah merek menebar program penjualan yang menarik.
Meskipun berdasarkan pandangan mata tim KatadataOTO yang berada di ICE, BSD City, Tangerang, pameran tersebut tidak lebih baik dari GIIAS 2025.
Meskipun pencapaian pameran terasa kurang maksimal, namun secara umum penjualan akhir tahun mengalami peningkatan.
“Biasanya seasional indeks bagus di Desember. Harapannya bisa mendukung,” jelas Agung di sela sesi konferensi pers Daihatsu Indonesia Masters 2026 (27/11).
Bicara penjualan tahun depan, Daihatsu berharap makroekonomi Indonesia membaik. Sehingga muncul lapangan kerja baru.
Sebagai mobil murah LCGC (Low Cost Green Car) sejak awal memang mengincar konsumen first buyer. Kendaraan ini mampu menyerap banyak masyarakat bawah.
Namun belakangan pasar LCGC terus tergerus. Bahkan pada tahun ini penurunannya semakin besar.
“Paling besar itu LCGC karena tinggal 16.3 persen. Padahal dulunya bermain di 21.4 persen,” tutur Agung.
Lebih jauh disebutkan selain LCGC, pasar LMPV dan SUV Medium juga mengalami penurunan penjualan.
Hanya SUV Premium dan kendaraan niaga atau pikap yang mengalami kenaikan penjualan. Secara tidak langsung tersirat bahwa mobil-mobil baru hanya menjangkau kalangan atas saja.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juli 2026, 22:00 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
23 Juli 2026, 09:00 WIB
18 Juli 2026, 21:06 WIB
13 Juli 2026, 18:43 WIB
Terkini
27 Juli 2026, 14:14 WIB
GIIAS 2026 bakal jadi panggung perdana BAIC T1 debut di pasar Indonesia, simak deretan keunggulannya
27 Juli 2026, 06:39 WIB
SIM keliling Bandung bisa memudahkan Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara untuk golongan A dan C
27 Juli 2026, 06:38 WIB
Tersebar di lima lokasi berbeda, berikut informasi tempat, persyaratan dan biaya SIM keliling Jakarta
27 Juli 2026, 06:00 WIB
KadatadataOTO merangkum jadwal dan lokasi ganjil genap Jakarta hari ini lengkap hingga gerbang tolnya
26 Juli 2026, 22:05 WIB
IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air
26 Juli 2026, 16:28 WIB
Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia
25 Juli 2026, 22:44 WIB
Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil
25 Juli 2026, 22:43 WIB
Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026