Penjualan Daihatsu Agustus 2026 Tembus 12 Ribu, Gran Max Andalan
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu memanipulasi tes keselamatan pada puluhan ribu model yang telah mereka produksi sejak Agustus 2022
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Daihatsu memanipulasi tes keselamatan sejumlah kendaraan. Pelanggaran tersebut mereka lakukan pada empat model yang akan dikirim pada beberapa negara seperti Thailand, Meksiko, Ekuador dan Timur Tengah.
Keempat model tersebut adalah Toyota Vios, Perodua Axia, Toyota Agya dan satu mobil baru yang belum diluncurkan. Total ada 88.123 unit kendaraan diketahui telah terlibat.
Namun menariknya, Toyota Agya yang seharusnya terimbas baru akan diproduksi pada Juni 2023. Dengan demikian mobil hasil produksi Daihatsu di Indonesia dinilai belum melakukan pelanggaran tersebut.
Meski demikian Akio Toyoda, Chairman Toyota mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi terkait masalah ini. Pasalnya pelanggaran bisa mengurangi kepercayaan pelanggan terhadap produk Toyota serta Daihatsu.
“Daihatsu Motor Co.,Ltd telah melakukan pelanggaran menyangkut keselamatan, aspek terpenting pada kendaraan. Kami menganggap bahwa ini merupakan tindakan yang tidak bisa diterima dan menghianati kepercayaan pelanggan,” tegasnya.
Oleh karena itu ia pun meminta maaf kepada seluruh pelanggan di dunia dan menunjuk Koji Sato, CEO Toyota untuk melakukan tindakan yang diperlukan. Khususnya terkait pengembangan kualitas kendaraan Daihatsu serta Perodua.
“Kami ingin meminta maaf dengan tulus kepada pelanggan di seluruh dunia. Sebagai pemimpin tertinggi, Koji Sato bertanggung jawab dalam mengembangkan manufaktur Toyota serta grup sementara saya sebagai Chairman akan mengambil beberapa tindakan lain,” tegas Toyoda.
Dalam rilis yang disampaikan bahwa di April 2023 ditemukan sebuah ada lapisan pintu telah dimodifikasi secara tidak benar untuk uji tabrak pada kendaraan tertentu. Hal ini dilakukan guna mencegah bagian tersebut pecah dengan ujung tajam sehingga berisiko melukai penumpang khususnya saat airbag samping terkembang.
Kasus tersebut pun berdampak pada 76.289 Toyota Yaris Ativ yang diproduksi Agustus 2022 hasil produksi Daihatsu Thailand dan Malaysia. Model lain adalah Perodua Axia dengan jumlah unit mencapai 11.834 unit hasil produksi Malaysia.
Daihatsu menegaskan telah melakukan penyelidikan internal terkait hal ini serta berkonsultasi dengan sejumlah otoritas. Mereka juga telah menghentikan sementara pengiriman kendaraan yang terdampak serta berencana menguji ulang menggunakan suku cadang sebenarnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 September 2026, 20:17 WIB
08 September 2026, 09:00 WIB
07 September 2026, 12:34 WIB
06 September 2026, 12:15 WIB
05 September 2026, 19:21 WIB
Terkini
15 September 2026, 15:00 WIB
Chery Group terus memperluas potensi pengembangan robot humanoid menggunakan berbagai skenario menarik
15 September 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik menyumbangkan wholesales tertingginya tahun ini di Agustus, PHEV naik sementara hybrid turun
15 September 2026, 09:00 WIB
Menurut laporan terbaru, kapal-kapal anyar BYD akan mulai dikirim dari galangan mulai 2027 sampai 2029
15 September 2026, 07:00 WIB
Harga mulai Rp 1,1 miliar, GWM Wey G9 bisa dipesan oleh konsumen dan akan dikirim bertahap pada November
15 September 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta masih menajdi andalan untuk memecah kebuntuan terutama di jam-jam relatif padat
15 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha untuk mempermudah urusan para pengendara, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
15 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan dan biaya yang dibutuhkan
14 September 2026, 18:02 WIB
Berbekal kemenangan di Misano pada Minggu (13/09), Marquez sukses memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026