Cerita Konsumen Daihatsu Beli Terios Bonus Ayla Modern Vintage
27 Oktober 2026, 13:00 WIB
Daihatsu memanipulasi tes keselamatan pada puluhan ribu model yang telah mereka produksi sejak Agustus 2022
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Daihatsu memanipulasi tes keselamatan sejumlah kendaraan. Pelanggaran tersebut mereka lakukan pada empat model yang akan dikirim pada beberapa negara seperti Thailand, Meksiko, Ekuador dan Timur Tengah.
Keempat model tersebut adalah Toyota Vios, Perodua Axia, Toyota Agya dan satu mobil baru yang belum diluncurkan. Total ada 88.123 unit kendaraan diketahui telah terlibat.
Namun menariknya, Toyota Agya yang seharusnya terimbas baru akan diproduksi pada Juni 2023. Dengan demikian mobil hasil produksi Daihatsu di Indonesia dinilai belum melakukan pelanggaran tersebut.
Meski demikian Akio Toyoda, Chairman Toyota mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi terkait masalah ini. Pasalnya pelanggaran bisa mengurangi kepercayaan pelanggan terhadap produk Toyota serta Daihatsu.
“Daihatsu Motor Co.,Ltd telah melakukan pelanggaran menyangkut keselamatan, aspek terpenting pada kendaraan. Kami menganggap bahwa ini merupakan tindakan yang tidak bisa diterima dan menghianati kepercayaan pelanggan,” tegasnya.
Oleh karena itu ia pun meminta maaf kepada seluruh pelanggan di dunia dan menunjuk Koji Sato, CEO Toyota untuk melakukan tindakan yang diperlukan. Khususnya terkait pengembangan kualitas kendaraan Daihatsu serta Perodua.
“Kami ingin meminta maaf dengan tulus kepada pelanggan di seluruh dunia. Sebagai pemimpin tertinggi, Koji Sato bertanggung jawab dalam mengembangkan manufaktur Toyota serta grup sementara saya sebagai Chairman akan mengambil beberapa tindakan lain,” tegas Toyoda.
Dalam rilis yang disampaikan bahwa di April 2023 ditemukan sebuah ada lapisan pintu telah dimodifikasi secara tidak benar untuk uji tabrak pada kendaraan tertentu. Hal ini dilakukan guna mencegah bagian tersebut pecah dengan ujung tajam sehingga berisiko melukai penumpang khususnya saat airbag samping terkembang.
Kasus tersebut pun berdampak pada 76.289 Toyota Yaris Ativ yang diproduksi Agustus 2022 hasil produksi Daihatsu Thailand dan Malaysia. Model lain adalah Perodua Axia dengan jumlah unit mencapai 11.834 unit hasil produksi Malaysia.
Daihatsu menegaskan telah melakukan penyelidikan internal terkait hal ini serta berkonsultasi dengan sejumlah otoritas. Mereka juga telah menghentikan sementara pengiriman kendaraan yang terdampak serta berencana menguji ulang menggunakan suku cadang sebenarnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Oktober 2026, 13:00 WIB
05 Oktober 2026, 21:00 WIB
05 Oktober 2026, 20:43 WIB
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
30 September 2026, 20:53 WIB
Terkini
27 Oktober 2026, 13:00 WIB
Try Mandala Putra menjadi konsumen yang berhasil memenangkan hadiah utama Daihatsu Mid Year Surprise Deals
27 Oktober 2026, 11:00 WIB
Piaggio Indonesia menawarkan banyak model Vespa matic, sesuai dengan kebutuhan dan minat para konsumen
27 Oktober 2026, 09:00 WIB
Setelah Phillip Island MotoGP Australia akan beralih ke Adelaide Circuit, trek jalan raya alias street circuit
27 Oktober 2026, 07:00 WIB
Kia Carens EV dibuka keran pemesanannya dan prediksi harganya mulai dari Rp 300 jutaan hingga Rp 400 jutaan
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
PT CSI mulai melakukan distribusi mobil listrik Chery Q, tuai respons positif sejak debutnya di GIIAS 2026
26 Oktober 2026, 15:00 WIB
Robot Humanoid AiMOGA teranyar yang dikembangkan anak perusahaan Chery Group ini memiliki banyak kemampuan
26 Oktober 2026, 14:15 WIB
Final Battle Honda Modif Contest 2026 menjadi acara yang paling mencuri perhatian di HBD Ambarawa, Jawa Tengah
26 Oktober 2026, 11:00 WIB
Periklindo berharap pemerintah turut memberikan perhatian untuk kendaraan niaga listrik agar semakin diminati