Daihatsu Memanipulasi Tes Keselamatan Sejumlah Model

Daihatsu memanipulasi tes keselamatan pada puluhan ribu model yang telah mereka produksi sejak Agustus 2022

Daihatsu Memanipulasi Tes Keselamatan Sejumlah Model
Adi Hidayat

TRENOTO – Daihatsu memanipulasi tes keselamatan sejumlah kendaraan. Pelanggaran tersebut mereka lakukan pada empat model yang akan dikirim pada beberapa negara seperti Thailand, Meksiko, Ekuador dan Timur Tengah.

Keempat model tersebut adalah Toyota Vios, Perodua Axia, Toyota Agya dan satu mobil baru yang belum diluncurkan. Total ada 88.123 unit kendaraan diketahui telah terlibat.

Namun menariknya, Toyota Agya yang seharusnya terimbas baru akan diproduksi pada Juni 2023. Dengan demikian mobil hasil produksi Daihatsu di Indonesia dinilai belum melakukan pelanggaran tersebut.

Photo : Paultan

Meski demikian Akio Toyoda, Chairman Toyota mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi terkait masalah ini. Pasalnya pelanggaran bisa mengurangi kepercayaan pelanggan terhadap produk Toyota serta Daihatsu.

“Daihatsu Motor Co.,Ltd telah melakukan pelanggaran menyangkut keselamatan, aspek terpenting pada kendaraan. Kami menganggap bahwa ini merupakan tindakan yang tidak bisa diterima dan menghianati kepercayaan pelanggan,” tegasnya.

Baca juga : Toyota Kembangkan Transmisi Manual Mobil Hybrid

Oleh karena itu ia pun meminta maaf kepada seluruh pelanggan di dunia dan menunjuk Koji Sato, CEO Toyota untuk melakukan tindakan yang diperlukan. Khususnya terkait pengembangan kualitas kendaraan Daihatsu serta Perodua.

“Kami ingin meminta maaf dengan tulus kepada pelanggan di seluruh dunia. Sebagai pemimpin tertinggi, Koji Sato bertanggung jawab dalam mengembangkan manufaktur Toyota serta grup sementara saya sebagai Chairman akan mengambil beberapa tindakan lain,” tegas Toyoda.

Dalam rilis yang disampaikan bahwa di April 2023 ditemukan sebuah ada lapisan pintu telah dimodifikasi secara tidak benar untuk uji tabrak pada kendaraan tertentu. Hal ini dilakukan guna mencegah bagian tersebut pecah dengan ujung tajam sehingga berisiko melukai penumpang khususnya saat airbag samping terkembang.

Photo : Istimewa

Kasus tersebut pun berdampak pada 76.289 Toyota Yaris Ativ yang diproduksi Agustus 2022 hasil produksi Daihatsu Thailand dan Malaysia. Model lain adalah Perodua Axia dengan jumlah unit mencapai 11.834 unit hasil produksi Malaysia.

Daihatsu menegaskan telah melakukan penyelidikan internal terkait hal ini serta berkonsultasi dengan sejumlah otoritas. Mereka juga telah menghentikan sementara pengiriman kendaraan yang terdampak serta berencana menguji ulang menggunakan suku cadang sebenarnya.


Terkini

mobil
Penjualan Denza D9 Agustus 2025 Naik 28 Persen, Tembus 500 Unit

D9 Buktikan EV Premium Cocok Untuk Perjalanan Jauh

Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan

otosport
Marc Marquez

Michelin Buka Suara Usai Pelek Marc Marquez Pecah di Thailand

Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah

motor
Yamaha Tmax

Yamaha Tmax Ludes Terjual, Pemesanan Batch Kedua Segera Dibuka

Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 3 Maret 2026, Diawasi Ketat Oleh Kepolisian

Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung 3 Maret 2026, Ada di MCD

SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 3 Maret 2026

Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku

mobil
Lamborghini

Lamborghini Batal Bikin Mobil Listrik: Hampir Tak Ada Peminat

Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat

mobil
Rental Mobil

Ekonomi Lesu, Rental Mobil Ikut Kena Imbasnya

Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran