Penjualan Daihatsu 2025 Kuasai Posisi Kedua Meski Pasar Tertekan
09 Januari 2026, 11:00 WIB
Daihatsu memanipulasi tes keselamatan pada puluhan ribu model yang telah mereka produksi sejak Agustus 2022
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Daihatsu memanipulasi tes keselamatan sejumlah kendaraan. Pelanggaran tersebut mereka lakukan pada empat model yang akan dikirim pada beberapa negara seperti Thailand, Meksiko, Ekuador dan Timur Tengah.
Keempat model tersebut adalah Toyota Vios, Perodua Axia, Toyota Agya dan satu mobil baru yang belum diluncurkan. Total ada 88.123 unit kendaraan diketahui telah terlibat.
Namun menariknya, Toyota Agya yang seharusnya terimbas baru akan diproduksi pada Juni 2023. Dengan demikian mobil hasil produksi Daihatsu di Indonesia dinilai belum melakukan pelanggaran tersebut.
Meski demikian Akio Toyoda, Chairman Toyota mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi terkait masalah ini. Pasalnya pelanggaran bisa mengurangi kepercayaan pelanggan terhadap produk Toyota serta Daihatsu.
“Daihatsu Motor Co.,Ltd telah melakukan pelanggaran menyangkut keselamatan, aspek terpenting pada kendaraan. Kami menganggap bahwa ini merupakan tindakan yang tidak bisa diterima dan menghianati kepercayaan pelanggan,” tegasnya.
Oleh karena itu ia pun meminta maaf kepada seluruh pelanggan di dunia dan menunjuk Koji Sato, CEO Toyota untuk melakukan tindakan yang diperlukan. Khususnya terkait pengembangan kualitas kendaraan Daihatsu serta Perodua.
“Kami ingin meminta maaf dengan tulus kepada pelanggan di seluruh dunia. Sebagai pemimpin tertinggi, Koji Sato bertanggung jawab dalam mengembangkan manufaktur Toyota serta grup sementara saya sebagai Chairman akan mengambil beberapa tindakan lain,” tegas Toyoda.
Dalam rilis yang disampaikan bahwa di April 2023 ditemukan sebuah ada lapisan pintu telah dimodifikasi secara tidak benar untuk uji tabrak pada kendaraan tertentu. Hal ini dilakukan guna mencegah bagian tersebut pecah dengan ujung tajam sehingga berisiko melukai penumpang khususnya saat airbag samping terkembang.
Kasus tersebut pun berdampak pada 76.289 Toyota Yaris Ativ yang diproduksi Agustus 2022 hasil produksi Daihatsu Thailand dan Malaysia. Model lain adalah Perodua Axia dengan jumlah unit mencapai 11.834 unit hasil produksi Malaysia.
Daihatsu menegaskan telah melakukan penyelidikan internal terkait hal ini serta berkonsultasi dengan sejumlah otoritas. Mereka juga telah menghentikan sementara pengiriman kendaraan yang terdampak serta berencana menguji ulang menggunakan suku cadang sebenarnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Januari 2026, 11:00 WIB
08 Januari 2026, 10:00 WIB
07 Januari 2026, 08:00 WIB
05 Januari 2026, 10:00 WIB
25 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
15 Januari 2026, 12:00 WIB
Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan
15 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Avanza jadi mobil terlaris di 2025 namun BYD mulai merangsek naik dengan memasukkan dua model ke 20 besar
15 Januari 2026, 10:00 WIB
Sepanjang periode tahun lalu pasar motor baru menunjukan kinerja cukup positif, termasuk dirasakan oleh Yamaha
15 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut data Gaikindo, segmen mobil LCGC hanya membukukan wholesales di anga 122.686 unit sepanjang 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Menghadapi tantangan berat dan persaingan sengit, penjualan retail Neta mengalami penurunan tajam di 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Libur akhir pekan datang lebih awal namun pemerintah tetap menggelar ganjil genap Jakarta secara ketat
15 Januari 2026, 07:00 WIB
Pertamina Enduro VR46 kembali ke warna khas mereka di MotoGP 2026, memadukan kuning fluo dengan aksen hitam
15 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada di lima tempat, SIM keliling Jakarta dapat melayani proses perpanjangan masa berlaku SIM A dan C