Konsumen Daihatsu di Lombok Beli LCGC Bonus Gran Max Taft Guy
25 Desember 2025, 09:00 WIB
Daihatsu memanipulasi tes keselamatan pada puluhan ribu model yang telah mereka produksi sejak Agustus 2022
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Daihatsu memanipulasi tes keselamatan sejumlah kendaraan. Pelanggaran tersebut mereka lakukan pada empat model yang akan dikirim pada beberapa negara seperti Thailand, Meksiko, Ekuador dan Timur Tengah.
Keempat model tersebut adalah Toyota Vios, Perodua Axia, Toyota Agya dan satu mobil baru yang belum diluncurkan. Total ada 88.123 unit kendaraan diketahui telah terlibat.
Namun menariknya, Toyota Agya yang seharusnya terimbas baru akan diproduksi pada Juni 2023. Dengan demikian mobil hasil produksi Daihatsu di Indonesia dinilai belum melakukan pelanggaran tersebut.
Meski demikian Akio Toyoda, Chairman Toyota mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan investigasi terkait masalah ini. Pasalnya pelanggaran bisa mengurangi kepercayaan pelanggan terhadap produk Toyota serta Daihatsu.
“Daihatsu Motor Co.,Ltd telah melakukan pelanggaran menyangkut keselamatan, aspek terpenting pada kendaraan. Kami menganggap bahwa ini merupakan tindakan yang tidak bisa diterima dan menghianati kepercayaan pelanggan,” tegasnya.
Oleh karena itu ia pun meminta maaf kepada seluruh pelanggan di dunia dan menunjuk Koji Sato, CEO Toyota untuk melakukan tindakan yang diperlukan. Khususnya terkait pengembangan kualitas kendaraan Daihatsu serta Perodua.
“Kami ingin meminta maaf dengan tulus kepada pelanggan di seluruh dunia. Sebagai pemimpin tertinggi, Koji Sato bertanggung jawab dalam mengembangkan manufaktur Toyota serta grup sementara saya sebagai Chairman akan mengambil beberapa tindakan lain,” tegas Toyoda.
Dalam rilis yang disampaikan bahwa di April 2023 ditemukan sebuah ada lapisan pintu telah dimodifikasi secara tidak benar untuk uji tabrak pada kendaraan tertentu. Hal ini dilakukan guna mencegah bagian tersebut pecah dengan ujung tajam sehingga berisiko melukai penumpang khususnya saat airbag samping terkembang.
Kasus tersebut pun berdampak pada 76.289 Toyota Yaris Ativ yang diproduksi Agustus 2022 hasil produksi Daihatsu Thailand dan Malaysia. Model lain adalah Perodua Axia dengan jumlah unit mencapai 11.834 unit hasil produksi Malaysia.
Daihatsu menegaskan telah melakukan penyelidikan internal terkait hal ini serta berkonsultasi dengan sejumlah otoritas. Mereka juga telah menghentikan sementara pengiriman kendaraan yang terdampak serta berencana menguji ulang menggunakan suku cadang sebenarnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Desember 2025, 09:00 WIB
16 Desember 2025, 11:00 WIB
14 Desember 2025, 17:00 WIB
13 Desember 2025, 17:41 WIB
08 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV