Daihatsu Gelar Program Drive-thru Servis 1.000 Km Pertama

Daihatsu gelar program Servis 1.000 Km pertama yang dilakukan secara drive-thru dan konsumen tidak perlu turun dari mobil

Daihatsu Gelar Program Drive-thru Servis 1.000 Km Pertama
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:50 WIB

TRENOTO – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menggelar program program servis Drive-Thru Checking 1.000 KM #FirstDateWithDaihatsu. Program ini digelar untuk mengedukasi pelanggan sadar betapa pentingnya servis 1.000 km pertama atau 1 bulan pertama.

Servis pertama kendaraan merupakan hal yang sangat penting karena tujuannya untuk mendeteksi potensi gangguan pada kendaraan. Selain itu, kunjungan servis pertama juga merupakan salah satu syarat agar garansi mobil berlaku.

Bandung pun menjadi kota pertama yang menggelar program tersebut dan telah sukses diselenggarakan pada pada hari Sabtu, 27 November 2021 tepatnya di Astra Daihatsu Astra Biz Center, Bandung. Acara tersebut diikuti oleh 75 konsumen dan melibatkan model kendaraan penumpang dan komersial Daihatsu.

Photo : Daihatsu

Keunikan pada program ini adalah menggunakan sistem Drive Thru (tanpa turun mobil) dan pemeriksaan pun hanya butuh waktu 15 menit, sesuai buku servis. Selain itu, konsumen juga mendapat edukasi akan pentingnya servis pertama dan servis berkala setiap 6 bulan atau 10.000 KM, mana yang lebih dulu tercapai.

“Harapan kami, customer menyadari pentingnya perawatan rutin diawali dengan checking 1.000 KM agar kendaraannya selalu prima”, ujar Mukhtar Aziz, Facility & Process Development Department Head PT ADM beberapa waktu lalu.

Meski hanya dilakukan dalam 15 menit, perawatan yang dikerjakan sebenarnya cukup detail karena hampir seluruh komponen bergerak di mobil akan diperiksa. Bagian-bagian tersebut meliputi fungsi dari seluruh komponen interior seperti sistem kemudi, sistem keamanan, fungsi kelistrikan, AC dan head unit.

Photo : Daihatsu

Pemeriksaan juga dilakukan pada bagian eksterior, meliputi bodi, pintu, dan fungsi penunjang seperti lampu mobil dan wiper. Selanjutnya adalah pemeriksaan pada bagian mesin. Pada bagian ini, pemeriksaan meliputi oli mesin, tegangan fan belt, volume air radiator, minyak rem, fluida-fluida lainnya dan pengecekan fungsi mesin secara umum. Transmisi, kopling, shock absorber dan rem mobil juga mendapat pemeriksaan.

Selain cepat, pada servis 1.000 Km biasanya tidak ada komponen kendaraan yang diganti maupun ditambahkan. Biaya servis ini juga masih gratis sehingga diharapkan bisa memudahkan pelanggan untuk melakukan pemeriksaan.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E