10 Merek Mobil Cina Terlaris Agustus 2026, iCar Moncer
14 September 2026, 18:01 WIB
Menurut laporan terbaru, kapal-kapal anyar BYD akan mulai dikirim dari galangan mulai 2027 sampai 2029
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – BYD terus berusaha untuk mengekspansi bisnis mereka. Termasuk dalam hal ekspor mobil listrik ke sejumlah negara.
Terkini jenama asal Cina tersebut memesan 10 kapal pengangkut Electric Vehicle (EV) baru untuk menggenjot ekspor mereka.
Apalagi masing-masing kapal pengangkut BYD tersebut memiliki kapasitas sekitar 9.200 unit kendaraan roda empat atau Car Equivalent Units (CEU).
Melansir Carnewschina pada Senin (14/09), China Merchants Industry akan membuat kapal pesanan BYD di galangan Jinling serta Haimen.
“Pesanan tersebut akan menambah kapasitas angkut (mobil listrik BYD) sebesar 92 ribu unit,” tulis laporan Carnewschina.
Nantinya kapal-kapal baru BYD tersebut akan mulai dikirim secara bertahap mulai 2027 hingga 2029.
Dengan begitu BYD mampu mengirimkan lebih banyak mobil listrik lagi ke sejumlah negara tujuan.
Sebagai informasi, kapal pengangkut mobil listrik BYD berbeda dengan kapal kargo pada umumnya.
Sebab menggunakan sistem roll-on/roll-off atau Ro-Ro. Jadi kendaraan roda empat bisa dikemudikan masuk ke kapal melalui ramp.
Lalu produk-produk BYD yang akan diekspor dapat dikeluarkan secara dikendarai saat tiba di pelabuhan tujuan.
Melalui keputusan tersebut, BYD berharap bisa melebarkan sayap dan meningkatkan penjualan mereka di luar pasar Tiongkok di masa mendatang.
Sekadar mengingatkan, sebelumnya BYD sudah memiliki delapan kapal pengangkut untuk mengirimkan Atto 1 hingga M6 sejumlah negara tujuan.
Bila digabungkan, maka nantinya jenama asal Cina tersebut akan memiliki 18 kapal dengan kapasitas maksimal 130 ribu mobil.
Patut diketahui, armada laut produsen satu ini terdiri dari BYD Hefei, BYD Changzhou, BYD Shenzhen, BYD Changsha, BYD Xian sampai BYD Explorer No. 1.
Dengan kekuatan armada laut tersebut, BYD dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan kapal pengangkut khusus mobil listrik.
Jadi distribusi seluruh produk mereka bisa berjalan lancar. Sehingga mampu menjawab kebutuhan akan EV di seluruh dunia.
Mulai dari konsumen di kawasan Asia hingga daratan Eropa. Semua dapat dijangkau dengan mudah oleh BYD.
Kondisi ini dapat membantu BYD menaikkan penjualan EV, saat pasar domestik Cina tengah mengalami kelesuan dalam beberapa waktu terakhir.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 September 2026, 18:01 WIB
10 September 2026, 07:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
03 September 2026, 16:02 WIB
Terkini
15 September 2026, 07:00 WIB
Harga mulai Rp 1,1 miliar, GWM Wey G9 bisa dipesan oleh konsumen dan akan dikirim bertahap pada November
15 September 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta masih menajdi andalan untuk memecah kebuntuan terutama di jam-jam relatif padat
15 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha untuk mempermudah urusan para pengendara, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
15 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan dan biaya yang dibutuhkan
14 September 2026, 18:02 WIB
Berbekal kemenangan di Misano pada Minggu (13/09), Marquez sukses memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026
14 September 2026, 18:01 WIB
BYD kembali berada di puncak daftar merek mobil Cina terlaris periode Agustus 2026 disusul Jaecoo dan Geely
14 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa mengurai kemacetan panjang di sejumlah jalan protokol Ibu Kota, Ganjil Genap Jakarta masih berlaku
14 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik untuk Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini