Gaikindo Ingin Insentif Menyasar Mobil Hybrid, PHEV dan REEV
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Citroen resmi dapat insentif impor mobil listrik guna menekan harga jual kendaraan jadi lebih kompetitif
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Citroen resmi dapat insentif impor mobil listrik setelah Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM) memberi persetujuan atas permohonan perusahaan ikut dalam Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.
Diterbitkannya Surat Persetujuan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia no 1/KBLBB-CBU/1/OSS/PMDN 2024 kepada PT National Assemblers maka Citroen Indonesia akan memanfaatkan fasilitas impor Citroën Ë-C3 All Electric secara utuh (CBU) dengan bea masuk 0 persen dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) ditanggung permerintah.
Citroen Indonesia mengklaim bahwa mereka merupakan pabrikan pertama yang memperoleh keikutsertaan program ini. Perusahaan akan memanfaatkannya selama masa transisi sampai dimulainya kegiatan produksi E-C3 All Electric dalam negeri maksimal tahun 2026.
“Langkah ini membuktikan komitmen jangka panjang Citroen dalam menggarap pasar kendaraan bermotor di Indonesia termasuk kontribusi kami dalam menciptakan mobilitas bebas emisi,” ungkap Tan Kim Piauw, Chief Executive Officer, PT Indomobil National Distributor.
Perlu diketahui bahwa Citroen E-C3 All Electric telah diluncurkan pada GIIAS 2023 dan dibanderol Rp 377 juta. Mobil ini rencananya akan dikirimkan ke pelanggan pada semester I 2024.
Beragam keunggulan diklaim telah disematkan, termasuk dimensinya yang mungil sehingga cocok untuk memenuhi kebutuhan berkendara di kawasan perkotaan. Tercatat bahwa dimensi Citroen E-C3 ini memiliki panjang 3.981 mm, lebar 1.733 mm, tinggi 1.604 mm dan jarak sumbu roda 2.540 mm.
Citroen E-C3 dibekali baterai berkapasitas 29,2 kWh jenis Lithium Ion. Besarnya daya tersebut cukup untuk membuatnya menjelajah 320 km (pengetesan MIDC) dalam satu kali pengisian.
Guna memudahkan masyarakat menambah daya maka sudah tersedia fitur fast charging sehingga untuk membuatnya terisi hingga 80 persen dari 10 persen cuma memerlukan waktu 57 menit. Sedangkan bila melakukan dengan cara normal, pelanggan membutuhkan waktu 10 jam 30 menit.
Sementara untuk performanya pun terbilang mumpuni karena motor listriknya bisa melepas tenaga 57 hp dan torsi 143 Nm. Dengan ini maka mobil bisa melesat hingga 60 km per jam dalam Waktu 6,8 detik dari posisi diam.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Juli 2026, 07:00 WIB
08 Juli 2026, 17:07 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
06 Mei 2026, 15:00 WIB
13 April 2026, 09:00 WIB
Terkini
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia