Nasib Citroen Basalt Setelah Diperkenalkan di GJAW 2024
26 Maret 2025, 11:00 WIB
Citroen resmi dapat insentif impor mobil listrik guna menekan harga jual kendaraan jadi lebih kompetitif
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Citroen resmi dapat insentif impor mobil listrik setelah Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM) memberi persetujuan atas permohonan perusahaan ikut dalam Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.
Diterbitkannya Surat Persetujuan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia no 1/KBLBB-CBU/1/OSS/PMDN 2024 kepada PT National Assemblers maka Citroen Indonesia akan memanfaatkan fasilitas impor Citroën Ë-C3 All Electric secara utuh (CBU) dengan bea masuk 0 persen dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) ditanggung permerintah.
Citroen Indonesia mengklaim bahwa mereka merupakan pabrikan pertama yang memperoleh keikutsertaan program ini. Perusahaan akan memanfaatkannya selama masa transisi sampai dimulainya kegiatan produksi E-C3 All Electric dalam negeri maksimal tahun 2026.
“Langkah ini membuktikan komitmen jangka panjang Citroen dalam menggarap pasar kendaraan bermotor di Indonesia termasuk kontribusi kami dalam menciptakan mobilitas bebas emisi,” ungkap Tan Kim Piauw, Chief Executive Officer, PT Indomobil National Distributor.
Perlu diketahui bahwa Citroen E-C3 All Electric telah diluncurkan pada GIIAS 2023 dan dibanderol Rp 377 juta. Mobil ini rencananya akan dikirimkan ke pelanggan pada semester I 2024.
Beragam keunggulan diklaim telah disematkan, termasuk dimensinya yang mungil sehingga cocok untuk memenuhi kebutuhan berkendara di kawasan perkotaan. Tercatat bahwa dimensi Citroen E-C3 ini memiliki panjang 3.981 mm, lebar 1.733 mm, tinggi 1.604 mm dan jarak sumbu roda 2.540 mm.
Citroen E-C3 dibekali baterai berkapasitas 29,2 kWh jenis Lithium Ion. Besarnya daya tersebut cukup untuk membuatnya menjelajah 320 km (pengetesan MIDC) dalam satu kali pengisian.
Guna memudahkan masyarakat menambah daya maka sudah tersedia fitur fast charging sehingga untuk membuatnya terisi hingga 80 persen dari 10 persen cuma memerlukan waktu 57 menit. Sedangkan bila melakukan dengan cara normal, pelanggan membutuhkan waktu 10 jam 30 menit.
Sementara untuk performanya pun terbilang mumpuni karena motor listriknya bisa melepas tenaga 57 hp dan torsi 143 Nm. Dengan ini maka mobil bisa melesat hingga 60 km per jam dalam Waktu 6,8 detik dari posisi diam.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Maret 2025, 11:00 WIB
19 Maret 2025, 12:46 WIB
17 Maret 2025, 23:00 WIB
14 Februari 2025, 14:30 WIB
14 Februari 2025, 13:00 WIB
Terkini
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi
01 April 2025, 15:00 WIB
Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada
01 April 2025, 13:00 WIB
Dengan berbagai pertimbangan AHM memprediksi penjualan motor baru Honda akan meningkat pada kuartal pertama
01 April 2025, 11:00 WIB
Hyundai Stargazer facelift diduga terdaftar di RI dengan nama varian Carten, berpeluang meluncur tahun ini
01 April 2025, 08:00 WIB
Pihak kepolisian dapat menerapkan one way di Puncak Bogor secara situasional, berikut rincian aturannya
01 April 2025, 06:43 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan selama libur Lebaran 2025 sehingga masyarakat bisa bebas beraktivitas
31 Maret 2025, 16:17 WIB
Hybrid BYD Shark semakin dekat ke Indonesia, debut di Thailand dengan harga di kisaran Rp 800 jutaan
31 Maret 2025, 12:03 WIB
200 peserta mengikuti program mudik gratis bareng Diton 2025 dengan berbagai kota tujuan seperti ke Semarang