Gaikindo Berharap Daerah Lain Ikut Berikan Insentif Mobil Listrik
08 Mei 2026, 17:49 WIB
Citroen resmi dapat insentif impor mobil listrik guna menekan harga jual kendaraan jadi lebih kompetitif
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Citroen resmi dapat insentif impor mobil listrik setelah Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM) memberi persetujuan atas permohonan perusahaan ikut dalam Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.
Diterbitkannya Surat Persetujuan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia no 1/KBLBB-CBU/1/OSS/PMDN 2024 kepada PT National Assemblers maka Citroen Indonesia akan memanfaatkan fasilitas impor Citroën Ë-C3 All Electric secara utuh (CBU) dengan bea masuk 0 persen dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) ditanggung permerintah.
Citroen Indonesia mengklaim bahwa mereka merupakan pabrikan pertama yang memperoleh keikutsertaan program ini. Perusahaan akan memanfaatkannya selama masa transisi sampai dimulainya kegiatan produksi E-C3 All Electric dalam negeri maksimal tahun 2026.
“Langkah ini membuktikan komitmen jangka panjang Citroen dalam menggarap pasar kendaraan bermotor di Indonesia termasuk kontribusi kami dalam menciptakan mobilitas bebas emisi,” ungkap Tan Kim Piauw, Chief Executive Officer, PT Indomobil National Distributor.
Perlu diketahui bahwa Citroen E-C3 All Electric telah diluncurkan pada GIIAS 2023 dan dibanderol Rp 377 juta. Mobil ini rencananya akan dikirimkan ke pelanggan pada semester I 2024.
Beragam keunggulan diklaim telah disematkan, termasuk dimensinya yang mungil sehingga cocok untuk memenuhi kebutuhan berkendara di kawasan perkotaan. Tercatat bahwa dimensi Citroen E-C3 ini memiliki panjang 3.981 mm, lebar 1.733 mm, tinggi 1.604 mm dan jarak sumbu roda 2.540 mm.
Citroen E-C3 dibekali baterai berkapasitas 29,2 kWh jenis Lithium Ion. Besarnya daya tersebut cukup untuk membuatnya menjelajah 320 km (pengetesan MIDC) dalam satu kali pengisian.
Guna memudahkan masyarakat menambah daya maka sudah tersedia fitur fast charging sehingga untuk membuatnya terisi hingga 80 persen dari 10 persen cuma memerlukan waktu 57 menit. Sedangkan bila melakukan dengan cara normal, pelanggan membutuhkan waktu 10 jam 30 menit.
Sementara untuk performanya pun terbilang mumpuni karena motor listriknya bisa melepas tenaga 57 hp dan torsi 143 Nm. Dengan ini maka mobil bisa melesat hingga 60 km per jam dalam Waktu 6,8 detik dari posisi diam.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Mei 2026, 17:49 WIB
06 Mei 2026, 15:00 WIB
13 April 2026, 09:00 WIB
15 Maret 2026, 18:00 WIB
28 Februari 2026, 19:59 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru