Lepas L8 Dikirim ke Konsumen Mulai April 2026
10 Februari 2026, 10:00 WIB
Chery menggandeng Huawei dalam pengembangan mobil otonom mereka yang diklaim memiliki beragam keunggulan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Mobil otonom kini sudah semakin diminati oleh masyarakat global khususnya di negara-negara maju. Hal ini pun disadari oleh Chery Holding Group, perusahaan otomotif asal China untuk mengembangkan kendaraan sejenis agar dapat bersaing di masa depan.
Namun mereka memutuskan tidak bekerja sendirian dalam melakukan pengembangan kendaraan canggih tersebut. Untuk itu, Chery menggandeng Huawei sebagai salah satu perusahaan teknologi terdepan di China guna mengembangkan mobil otonom di segmen SUV.
Menariknya Chery tidak turun langsung melainkan menunjuk anak perusahaannya, Jetour Motors, untuk meluncurkan mobil tersebut. Medium SUV hasil pengembangan dinamakan Dasheng dan diklaim memiliki beragam keunggulan.
Tak hanya menawarkan mobil dengan mesin bensin, Jetour juga menawarkan Dasheng yang sudah dilengkapi Chery Kunpeng DHT hybrid system dan Chery Core fuel-powered platform. Sebagai tambahan, versi four-wheel drive juga sudah dibekali 9 mode berkendara termasuk pure electric drive, extended-range mode drive, parallel mode drive hingga engine direct-drive.
Namun yang paling menarik dari mobil ini adalah telah menghadirkan Huawei L3 autonomous driving assistance system. Selain itu, mobil juga sudah menggunakan teknologi terbaru seperti Smart Cockpit 3.0 dan Healthy Cockpit 4.0.
Dari segi tampilan, mobil yang sebelumnya dikenal dengan X-1 ini menghadirkan desain menarik. Pada sisi depan, mobil sudah dilengkapi LED DRL tipis serta desain bonet berdesain menarik sehingga membuatnya terasa tajam.
Bergerak ke sisi kendaraan, Chery membuat mobil ini terasa lebih gagah karena berani membuat beberapa lekukan sehingga terkesan berotot. Sementara pada sisi belakang, mobil hadir dengan lampu LED ramping yang cukup menarik.
Belum ada informasi harga terkait mobil ini, namun karena sudah dilengkapi dengan teknologi terbaru maka bukan tidak mungkin nilainya akan melambung. Untuk itu bukan tidak mungkin Chery akan memberikan beberapa varian agar rentang harganya menjadi lebih tinggi.
Di Indonesia sendiri, mobil berteknologi otonom terbilang belum populer karena infrastruktur jalan secara umum belum optimal. Meski demikian ada beberapa kendaraan yang sudah dilengkapi dengan beberapa fitur canggih dan pengendara untuk mengemudikan kendaraan tetap aman juga nyaman.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 10:00 WIB
09 Februari 2026, 08:00 WIB
05 Februari 2026, 17:29 WIB
04 Februari 2026, 13:00 WIB
03 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.