Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan
02 April 2025, 08:20 WIB
Chef Juna bertengkar dengan pengemudi truk di salah satu pintu tol akibat saling pepet hingga nyaris kecelakaan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Juru masak Junior John Rorimpandey atau biasa dikenal Chef Juna bertengkar dengan pengemudi truk di salah satu pintu tol. Dalam keterangan video yang diunggah oleh @folkshitt disampaikan bahwa cekcok berawal dari saling pepet.
Kedua kendaraan mereka hampir saling bersenggolan andai juri Master Chef tidak membanting kemudi. Situasi tersebut membuatnya emosi dan menegur hingga turun dari kendarannya.
“Nyerempet gak?!” teriak sang perekam
“Makanya gw minggir tadi. Gue tegur baik-baik,” terang Chef Juna
“Tapi nyerempet gak? Gue udah sori bang, sori bang” tandas sang perekam kemudian.
Setelah sempat cekcok mereka pun fist bumb tetapi rupanya masalah belum selesai. Pasalnya sang perekam belum menerima permintaan maaf cari chef Juna yang menurutnya sempat mengeluarkan kata-kata kasar.
“Gue bilang ati-ati. Lo tuh pake earphone ya,” tampik Chef Juna.
Tidak dijelaskan penyelesaian diantara keduanya karena video telah berakhir. Namun situasi tersebut rupanya menarik banyak perhatian termasuk Sony Susmana,Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI).
Pasalnya sudah banyak kejadian serupa dimana pengemudi berselisih pandang ketika mengemudi di jalanan. Bahkan beberapa kecelakaan juga diawali dari saling berebutan jalur.
Menurutnya menegur pengemudi lain yang membahayakan memang perlu dilakukan. Namun dirinya mengingatkan untuk tidak melakukannya dengan kekerasan baik verbal maupun fisik guna menghindari konflik berkepanjangan.
“Menegur diperbolehkan tetapi ada batasannya agar tidak sampai terjadi konflik. Cukup diingatkan dan rekam setelah itu laporkan,” ungkapnya pada KatadataOTO (12/02).
Namun dirinya mengakui bahwa hal tersebut dirasa masih sangat sulit dilakukan di Indonesia.
“Memang sulit bicara pada pengemudi di Indonesia karena rata-rata egonya tinggi. Tindakan-tindakan yang mungkin membahayakan bisa dilawan dengan alasan tidak merugikan orang lain (belum terjadi kecelakaan),” ungkapnya.
“Bisa dihilangkan tetapi butuh komitmen dan konsistensi karena prosesnya tidak bisa seketika terwujud,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 April 2025, 08:20 WIB
30 Maret 2025, 22:03 WIB
14 Februari 2025, 15:30 WIB
06 Februari 2025, 11:00 WIB
05 Februari 2025, 17:01 WIB
Terkini
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik