Mobil Listrik dan Hybrid Jadi Andalan Warga Cina Hadapi Banjir
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Suzuki mau menjaga kepercayaan konsumen dengan membuat produk berkualitas di tengah perang harga mobil Cina
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Berbagai strategi dilakukan para pabrikan untuk menggaet konsumen. Salah satunya adalah menurunkan harga jual kendaraan.
Praktik satu ini biasa dilakukan oleh manufaktur asal Cina. Mereka membanderol produknya serendah mungkin.
Dengan begitu diharapkan masyarakat tertarik buat membeli kendaraan roda empat asal Tiongkok tersebut.
Di sisi lain pabrikan Jepang justru tidak tertarik ikut ke dalam pusaran perang harga mobil yang ada di Tanah Air.
“Jadi sampai saat ini kami tidak berniat memangkas harga dari model-model kita. Kalau program penjualan mungkin ada, tetapi memangkas harga tidak,” ungkap Donny Saputra, Deputy Managing Director Suzuki Indomobil Sales (SIS) di Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu.
Donny menuturkan bahwa kalau Suzuki sudah puluhan tahun meniagakan mobil buat para konsumen di Indonesia. Sehingga dia percaya perang harga bukan jalan satu-satunya.
Apalagi pabrikan berlogo S tersebut sudah melakukan investasi besar-besaran di dalam negeri. Jadi mereka ingin terus menjaga kepercayaan konsumen.
Menurut Donny kepercayaan konsumen jauh lebih penting daripada Suzuki ikut perang harga demi kepentingan sesaat.
“Kami berupaya tidak hanya menyediakan produk yang mempunyai value, dalam arti harga dan benefit yang diterima konsumen,” lanjut Donny.
Ia lantas mengungkapkan bahwa Suzuki selalu menekankan bagaimana mereka menghadirkan mobil-mobil berkualitas.
Lalu membuat kendaraan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Sehingga bisa dipercaya oleh konsumen setia.
“Nah dengan sisi itu, kita tentu mempertimbangkan hal-hal yang mungkin bisa mengurangi biaya pada konsumen. Akan tetapi tidak mengurangi kepercayaan mereka,” tegas Donny.
Ke depan Suzuki bertekad bakal terus melakukan beragam inovasi pada mobil-mobil baru mereka yang akan diluncurkan.
Melalui langkah tersebut diharapkan kendaraan roda empat Suzuki bisa diandalkan masyarakat buat berbagai kegiatan.
“Dengan model-model yang kami deliver serta memiliki nilai yang tinggi tentu diharapkan kita dapat merebut hati konsumen di Indonesia,” pungkas dia.
Sekadar mengingatkan beberapa pabrikan mobil Cina membanting harga. Mulai dari Chery, MG sampai BAIC.
Pemangkasan banderol yang dilakukan oleh ketiga produsen tersebut gila-gilaan. Bisa mencapai puluhan atau bahkan ratusan juta.
Membuat persaingan di industri kendaraan roda empat terutama mobil listrik maupun hybrid sudah tidak sehat lagi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Juli 2026, 09:00 WIB
10 Juli 2026, 11:00 WIB
08 Juli 2026, 09:00 WIB
16 Juni 2026, 10:00 WIB
03 Juni 2026, 11:05 WIB
Terkini
21 Juli 2026, 13:00 WIB
Helm pembalap tampil semakin istimewa dan mudah dikenali dengan penambahan livery maupun corak khusus
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi XForce Hybrid tidak disarankan menggunakan BBM dengan RON 90 atau setara Pertalite dari Pertamina
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Penjualan motor listrik Honda disebut masih stagnan, adopsinya di masyarakat belum bisa dibilang maksimal
21 Juli 2026, 07:00 WIB
SUV kompak Geely Coolray masuk Indonesia secara impor, namun jumlahnya terbatas mengikuti permintaan konsumen
21 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini masih berlaku untuk memecah kebuntuan pada arus lalu lintas Ibu Kota di jam padat
21 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hadir untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus masa berlaku dokumen berkendara
21 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi tempat dan persyaratan lengkapnya
20 Juli 2026, 22:01 WIB
Mario Aji tengah fokus menjalani masa pemulihan usai cedera, ia ingin kondisi fisiknya kembali prima di Inggris