Suzuki Periksa Dua Komponen Penting pada Satria Pro dan F150
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
Suzuki mau menjaga kepercayaan konsumen dengan membuat produk berkualitas di tengah perang harga mobil Cina
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Berbagai strategi dilakukan para pabrikan untuk menggaet konsumen. Salah satunya adalah menurunkan harga jual kendaraan.
Praktik satu ini biasa dilakukan oleh manufaktur asal Cina. Mereka membanderol produknya serendah mungkin.
Dengan begitu diharapkan masyarakat tertarik buat membeli kendaraan roda empat asal Tiongkok tersebut.
Di sisi lain pabrikan Jepang justru tidak tertarik ikut ke dalam pusaran perang harga mobil yang ada di Tanah Air.
“Jadi sampai saat ini kami tidak berniat memangkas harga dari model-model kita. Kalau program penjualan mungkin ada, tetapi memangkas harga tidak,” ungkap Donny Saputra, Deputy Managing Director Suzuki Indomobil Sales (SIS) di Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu.
Donny menuturkan bahwa kalau Suzuki sudah puluhan tahun meniagakan mobil buat para konsumen di Indonesia. Sehingga dia percaya perang harga bukan jalan satu-satunya.
Apalagi pabrikan berlogo S tersebut sudah melakukan investasi besar-besaran di dalam negeri. Jadi mereka ingin terus menjaga kepercayaan konsumen.
Menurut Donny kepercayaan konsumen jauh lebih penting daripada Suzuki ikut perang harga demi kepentingan sesaat.
“Kami berupaya tidak hanya menyediakan produk yang mempunyai value, dalam arti harga dan benefit yang diterima konsumen,” lanjut Donny.
Ia lantas mengungkapkan bahwa Suzuki selalu menekankan bagaimana mereka menghadirkan mobil-mobil berkualitas.
Lalu membuat kendaraan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Sehingga bisa dipercaya oleh konsumen setia.
“Nah dengan sisi itu, kita tentu mempertimbangkan hal-hal yang mungkin bisa mengurangi biaya pada konsumen. Akan tetapi tidak mengurangi kepercayaan mereka,” tegas Donny.
Ke depan Suzuki bertekad bakal terus melakukan beragam inovasi pada mobil-mobil baru mereka yang akan diluncurkan.
Melalui langkah tersebut diharapkan kendaraan roda empat Suzuki bisa diandalkan masyarakat buat berbagai kegiatan.
“Dengan model-model yang kami deliver serta memiliki nilai yang tinggi tentu diharapkan kita dapat merebut hati konsumen di Indonesia,” pungkas dia.
Sekadar mengingatkan beberapa pabrikan mobil Cina membanting harga. Mulai dari Chery, MG sampai BAIC.
Pemangkasan banderol yang dilakukan oleh ketiga produsen tersebut gila-gilaan. Bisa mencapai puluhan atau bahkan ratusan juta.
Membuat persaingan di industri kendaraan roda empat terutama mobil listrik maupun hybrid sudah tidak sehat lagi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
11 Oktober 2026, 09:00 WIB
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
01 Oktober 2026, 19:00 WIB
Terkini
19 Oktober 2026, 21:00 WIB
Persaingan Marquez dan Martin dalam perebutan gelar juara dunia kembali tersaji di MotoGP Australia 2026
19 Oktober 2026, 20:56 WIB
AiMOGA bertekad untuk menggabungkan teknologi otomotif dengan robotika agar bisa semakin dikenal orang banyak
19 Oktober 2026, 13:00 WIB
Jelang satu tahun Changan berbisnis di Indonesia, merek asal Cina satu ini berfokus pada lini produk dan jumlah diler
19 Oktober 2026, 10:11 WIB
Tuai respons positif, pemesanan MG ZS Hybrid+ 400 unit dan sudah mulai terkirim ke konsumen sebanyak 100 unit
19 Oktober 2026, 08:24 WIB
Setelah menghadirkan banyak produk hingga merek di Indonesia, Chery Group percaya diri bakal terus raih hasil positif
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
Meskipun jadi pemain baru di pasar mobil Indonesia, BYD mampu menorehkan sejumlah capian cukup positif
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat