Suzuki Pamer Enam Kendaraan Niaga Jago Cari Cuan di GIICOMVEC 2026
09 April 2026, 18:06 WIB
Suzuki mau menjaga kepercayaan konsumen dengan membuat produk berkualitas di tengah perang harga mobil Cina
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Berbagai strategi dilakukan para pabrikan untuk menggaet konsumen. Salah satunya adalah menurunkan harga jual kendaraan.
Praktik satu ini biasa dilakukan oleh manufaktur asal Cina. Mereka membanderol produknya serendah mungkin.
Dengan begitu diharapkan masyarakat tertarik buat membeli kendaraan roda empat asal Tiongkok tersebut.
Di sisi lain pabrikan Jepang justru tidak tertarik ikut ke dalam pusaran perang harga mobil yang ada di Tanah Air.
“Jadi sampai saat ini kami tidak berniat memangkas harga dari model-model kita. Kalau program penjualan mungkin ada, tetapi memangkas harga tidak,” ungkap Donny Saputra, Deputy Managing Director Suzuki Indomobil Sales (SIS) di Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu.
Donny menuturkan bahwa kalau Suzuki sudah puluhan tahun meniagakan mobil buat para konsumen di Indonesia. Sehingga dia percaya perang harga bukan jalan satu-satunya.
Apalagi pabrikan berlogo S tersebut sudah melakukan investasi besar-besaran di dalam negeri. Jadi mereka ingin terus menjaga kepercayaan konsumen.
Menurut Donny kepercayaan konsumen jauh lebih penting daripada Suzuki ikut perang harga demi kepentingan sesaat.
“Kami berupaya tidak hanya menyediakan produk yang mempunyai value, dalam arti harga dan benefit yang diterima konsumen,” lanjut Donny.
Ia lantas mengungkapkan bahwa Suzuki selalu menekankan bagaimana mereka menghadirkan mobil-mobil berkualitas.
Lalu membuat kendaraan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Sehingga bisa dipercaya oleh konsumen setia.
“Nah dengan sisi itu, kita tentu mempertimbangkan hal-hal yang mungkin bisa mengurangi biaya pada konsumen. Akan tetapi tidak mengurangi kepercayaan mereka,” tegas Donny.
Ke depan Suzuki bertekad bakal terus melakukan beragam inovasi pada mobil-mobil baru mereka yang akan diluncurkan.
Melalui langkah tersebut diharapkan kendaraan roda empat Suzuki bisa diandalkan masyarakat buat berbagai kegiatan.
“Dengan model-model yang kami deliver serta memiliki nilai yang tinggi tentu diharapkan kita dapat merebut hati konsumen di Indonesia,” pungkas dia.
Sekadar mengingatkan beberapa pabrikan mobil Cina membanting harga. Mulai dari Chery, MG sampai BAIC.
Pemangkasan banderol yang dilakukan oleh ketiga produsen tersebut gila-gilaan. Bisa mencapai puluhan atau bahkan ratusan juta.
Membuat persaingan di industri kendaraan roda empat terutama mobil listrik maupun hybrid sudah tidak sehat lagi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 April 2026, 18:06 WIB
05 April 2026, 15:25 WIB
04 April 2026, 09:00 WIB
31 Maret 2026, 07:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
19 April 2026, 13:00 WIB
BYD kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, berpotensi ganti nama Denza khusus pasar Indonesia
19 April 2026, 11:05 WIB
Pertamina dan BP AKR menaikan harga BBM mereka pada Sabtu (18/04) hingga menyentuh Rp 25 ribu per liter
18 April 2026, 18:17 WIB
ACC Carnival kini berkunjung ke kota Samarinda, Kalimatan Timur untuk memberikan kemudahan konsumen di sana
18 April 2026, 12:00 WIB
Harga Wuling Eksion digadang-gadang akan lebih murah dari versi MPV yakni Darion, dan sama-sama ada EV dan PHEV
18 April 2026, 10:07 WIB
Toyota Calya mampu menjadi mobil LCGC terlaris pada bulan lalu setelah terdistribusi sebanyak 2.067 unit
18 April 2026, 08:42 WIB
Pameran BMW Festival of Joy dibuka untuk umum 17-19 April 2026 dan bisa dikunjungi tanpa dikenakan biaya
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka