10 Merek Mobil Terlaris Agustus 2026
10 September 2026, 07:00 WIB
BYD tetap akan jual PHEV di era mobil listrik, menjadi transisi buat konsumen yang ingin beralih ke EV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Di tengah era mobil listrik produsen otomotif berlomba meluncurkan kendaraan modern dengan harga terjangkau buat masyarakat. Namun tentu masih ada tantangan dihadapi.
Keterbatasan infrastruktur merupakan salah satunya. Sehingga untuk transisi ke kendaraan ramah lingkungan diyakini mobil hybrid menjadi jembatan transisi yang penting.
Untuk diketahui hybrid model PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) punya cara kerja unik perpaduan mobil mesin bensin dan kendaraan listrik murni.
Karena meski bisa diisi bensin pengguna juga bisa melakukan pengisian daya mobil menggunakan soket charging. Daya jelajah disuguhkan lebih jauh dibandingkan pada hybrid biasa.
Masuk ke era elektrifikasi ada pabrikan yang mulai berhenti menjual kendaraan konvensional. Seperti BYD yang sudah setop produksi mobil bensin sejak 2022.
Namun tidak cuma berfokus di BEV (Battery Electric Vehicle), BYD tetap akan jual PHEV di tengah era mobil listrik. Bahkan berpotensi hadir untuk konsumen Tanah Air.
Jacob Ma, Head of Training & Assistant President Director BYD Motor Indonesia menjelaskan PHEV masuk ke dalam kategori kendaraan energi terbarukan alias NEV (New Energy Vehicle).
Sehingga masih bisa eksis bersama BEV. Karena tetap menawarkan beragam keunggulan serta lebih efisien bahan bakar apabila dibandingkan kendaraan konvensional.
“Buat banyak orang mereka masih belajar untuk menerima mobil listrik, tidak tahu sampai berapa lama. Kemudian masih ada perbedaan pasar di tiap negara,” ungkap Jacob di sela BYD Tech Auto Talk di IIMS 2024, Rabu (21/2).
Menurut dia pasar di setiap negara butuh pendekatan berbeda. Beberapa sudah siap secara infrastruktur sementara lainnya masih dalam tahap peralihan.
Bicara di China sendiri PHEV justru lebih diminati. Di 2023 beragam model hybrid dari BYD merajai daftar PHEV terlaris.
“Kita tawarkan produk kan ke berbagai negara, tidak fokus di beberapa saja,” tegas Jacob.
Di lain kesempatan, Luther Panjaitan selaku Head of Marketing Communication BYD Motor Indonesia bilang saat ini BYD memang masih lebih fokus pada BEV.
“Kita sebagai perusahaan teknologi dan otomotif tidak tertutup dengan yang lain. Tapi strategi kita sekarang ya BEV,” ucap Luther.
Ditambah lagi ada subsidi atau insentif dari pemerintah sebagai program buat mempercepat target NZE (Net Zero Emission), pihaknya masih akan menggencarkan penjualan lini mobil listrik murni lebih dulu.
“Untuk Indonesia sampai saat ini masih sejalan dengan program pemerintah terkait transisi energi. Rasanya mobil listrik masih menjadi prioritas kita,” ucap Luther.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 September 2026, 07:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
03 September 2026, 16:02 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti
12 September 2026, 08:14 WIB
Menurut data AISI pada Agustus 2026, Honda sampai Yamaha hanya mendistribusikan 596.461 motor baru saja
11 September 2026, 19:00 WIB
Daimler Commercial Vehicles Indonesia ramaikan IEE Series 2026 sekaligus memperkenalkan presiden direktur baru
11 September 2026, 18:03 WIB
Lepas resmi membuka diler baru di Semarang untuk mendekatkan diri dengan calon konsumen di Jawa Tengah
11 September 2026, 16:01 WIB
Mulai pulih signifikan, penjualan mobil periode Agustus 2026 tembus 83 ribu unit atau tertinggi tahun ini
11 September 2026, 12:25 WIB
AHM terus berusaha menggairahkan pasar motor baru, salah satu dengan memberi penyegaran pada Honda CT125
11 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak menggendurkan layanan mereka, termasuk dalam menghadir SIM Keliling Bandung hari ini