Lompatan Teknologi dan Inovasi BYD di Era Elektrifikasi
13 Februari 2026, 21:34 WIB
BYD optimis bisa kuasai 25 pasar mobil listrik di Indonesia meski insentif kemungkinan bakal dihentikan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Sepanjang 2025, BYD dan Denza berhasil mendapat respon positif dari masyarakat. Total penjualan keduanya berhasil menjadi yang terbesar dibanding pabrikan mobil listrik lainnya.
Mereka pun optimis situasi tersebut bisa mereka pertahankan di 2026. Terlebih ada beragam strategi baru untuk memastikan penjualan tetap tinggi.
“Kami optimis marketshare BYD dan Denza tahun bisa mengusai 25 persen dari total pasar mobil listrik Tanah Air,” ungkap Eagle Zhao, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia
Untuk mencapainya, perusahaan siap membuka lebih banyak jaringan. Dengan demikian diharapkan masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan unit yang dibutuhan.
“Kami akan membuka lebih banyak diler di Indonesia. Sehingga total jaringan yang dimiliki mencapai 150 outlet,” tambahnya kemudian.
Tak hanya itu, BYD Indonesia juga akan mmebuka perusahaan leasing sendiri di 2026. Kehadirannya bakal memberi lebih banyak keuntungan dibandingkan lembaga lainnua.
“Jadi kita sudah di tahap finalisasi akhir pembentukan satu perusahaan finansial pembiayaan kendaraan,” kata Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
Perlu diketahui bahwa Januari hingga November 2025, BYD Indonesia berhasil melepas sedikitnya 47.300 unit. Catatan ini cukup buat mereka menguasai 57 persen market share motor litsrik di Tanah Air.
Pada November 2025, mereka berhasil meraih wholesales 9.481 unit. Jumlah itu hanya kalah dari Toyota yang mengirim 21.642 unit dan Daihatsu sebesar 11.684 unit.
Dikatakan bahwa angka yang diraih BYD maupun Denza, sudah mampu melampaui pencapaian seluruh BEV di dalam negeri selama 2024.
Karena pada tahun lalu, penjualan seluruh mobil setrum di Tanah Air hanya mencetak jumlah 43 ribuan, dalam satu tahun.
Namun pasar mobil listrik tahun depan akan ada beberapa tantangan menghadang. Pasalnya BYD Indonesia hingga saat ini masih menjadi pabrikan pemenerima insentif dari pemerintah.
Bantuan tersebut membuat harga mobil yang mereka jual bisa sangat kompetitif. Namun Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian mengungkap bahwa insentif rencananya tidak akan diberikan oleh pemerintah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 21:34 WIB
13 Februari 2026, 19:22 WIB
13 Februari 2026, 17:55 WIB
13 Februari 2026, 17:55 WIB
13 Februari 2026, 17:54 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 22:48 WIB
Mitsubishi Xforce edisi Anniversary meluncur di IIMS 2026 dengan penambahan fitur eksterior dan eksterior
13 Februari 2026, 21:34 WIB
BYD terus berinovasi untuk menempatkan diri mereka sebagai pemimpin dalam perkembangan teknologi dan otomotif
13 Februari 2026, 19:22 WIB
BYD Indonesia mampu memberi dampak langsung bagi kelangsungan industri dan ekosistem mobil listrik nasional
13 Februari 2026, 17:55 WIB
BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global
13 Februari 2026, 17:54 WIB
Berbagai model BYD dihadirkan memenuhi kebutuhan konsumen, mobilitas area kota sampai perjalanan jarak jauh
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Setelah terima banyak pemesanan dari Australia, Denza B5 siap dijual di Indonesia. Berikut salah satu daya tariknya yaitu off-road
13 Februari 2026, 16:47 WIB
BYD hadirkan berbagai lini produk lintas segmen untuk konsumen Indonesia dari hatchback, sedan sampai SUV