BYD Flash Charging Diluncurkan, Ngecas EV Hanya Lima Menit
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
Kembaran BYD Seal ini ditawarkan dalam tipe EV dan PHEV, kompatibel dengan sistem fast charging teranyar
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD (Build Your Dreams) meluncurkan inovasi sistem pengisian daya mobill listrik ultra cepat yang bernama 10C Megawatt. Baru-baru ini, model yang kompatibel dengan sistem tersebut resmi diluncurkan.
Sedan BYD Han L hadir dalam varian BEV (Battery Electric Vehicle) dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Han L menggunakan Super e-Platform, sudah mendukung pengisian daya voltase tinggi 1000V.
Kemudian turut disematkan flash charging battery. Ketika dicas dalam waktu lima menit, BYD mengklaim baterai dapat kembali menunjang perjalanan setara jarak 400 km.
Sedangkan jika kondisi baterai kosong, BYD Han L dapat diisi daya dari nol ke 100 persen selama 20 menit saja.
Kendaraan teranyar dari BYD ini sudah dilengkapi sensor God’s Eye DiPilot 300. Sistem tersebut memungkinkan autopilot di berbagai kondisi seperti jalan tol maupun parkir.
Rangkaian sensor yang dapat dimanfaatkan pengemudi mencakup satu LiDAR, radar radius lima milimeter, 12 radar ultrasonik dan 12 kamera.
Varian EV tersedia dalam opsi penggerak RWD (Rear Wheel Drive) dan AWD (All Wheel Drive), sementara tipe PHEV ada FWD (Front Wheel Drive) dan AWD.
Kehadiran BYD Han L menarik perhatian karena ingin menjawab kekhawatiran calon pengguna mobil listrik saat melakukan pengecasan kendaraan.
Mengingat waktu charging mobil listrik relatif lebih lama jika dibandingkan pengisian bensin pada mobil konvensional.
Bicara soal harga, BYD menawarkan banderol kompetitif untuk medium sedan teranyarnya. Varian terendah PHEV dilego 209.800 Yuan (Rp 479,3 jutaan), sedangkan tipe EV teratas 279.800 Yuan (Rp 639,3 jutaan).
Model tersebut baru diluncurkan di pasar China saja. Belum diketahui apakah di masa mendatang sedan itu dihadirkan ke pasar global.
BYD Han L EV RWD dapat menghasilkan tenaga 671 hp dan torsi puncak 420 Nm. Jarak tempuh ditawarkan berdasarkan metode pengetesan CLTC adalah 701 km.
Opsi PHEV menggunakan mesin 1.500 cc Turbo. Dalam kondisi baterai dan tangki bensin penuh, klaim jarak komprehensifnya 1.400 km, sedangkan EV Range sejauh 180 km.
Di Indonesia, BYD belum menawarkan PHEV. Tetapi sudah menghadirkan sedan bertenaga listrik yang kiprahnya terbilang sukses yakni Seal EV.
Debut di Indonesia tahun lalu, sepanjang 2024 Seal merupakan model kedua terlaris dari BYD setelah M6, menyumbangkan wholesales 4.829 unit.
BYD berminat memperkenalkan mobil listrik baru di tanah air tahun ini, tetapi belum diketahui jelas modelnya. Di awal 2025, mereka telah merilis SUV (Sport Utility Vehicle) Sealion 7.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Terkini
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan
14 Oktober 2026, 09:00 WIB
Federal Oil terus melakukan berbagai pendekatan untuk mengembangkan pasar dengan konsistensi inovasi
14 Oktober 2026, 07:00 WIB
Aion UT Urban mengisi celah kosong tipe Standard dan Premium, jadi sesusai kebutuhan konsumen di Indonesia