Chery Q Debut di GIIAS 2026, Sudah Terpesan 3.000 Unit
19 Juli 2026, 12:00 WIB
Kembaran BYD Seal ini ditawarkan dalam tipe EV dan PHEV, kompatibel dengan sistem fast charging teranyar
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD (Build Your Dreams) meluncurkan inovasi sistem pengisian daya mobill listrik ultra cepat yang bernama 10C Megawatt. Baru-baru ini, model yang kompatibel dengan sistem tersebut resmi diluncurkan.
Sedan BYD Han L hadir dalam varian BEV (Battery Electric Vehicle) dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Han L menggunakan Super e-Platform, sudah mendukung pengisian daya voltase tinggi 1000V.
Kemudian turut disematkan flash charging battery. Ketika dicas dalam waktu lima menit, BYD mengklaim baterai dapat kembali menunjang perjalanan setara jarak 400 km.
Sedangkan jika kondisi baterai kosong, BYD Han L dapat diisi daya dari nol ke 100 persen selama 20 menit saja.
Kendaraan teranyar dari BYD ini sudah dilengkapi sensor God’s Eye DiPilot 300. Sistem tersebut memungkinkan autopilot di berbagai kondisi seperti jalan tol maupun parkir.
Rangkaian sensor yang dapat dimanfaatkan pengemudi mencakup satu LiDAR, radar radius lima milimeter, 12 radar ultrasonik dan 12 kamera.
Varian EV tersedia dalam opsi penggerak RWD (Rear Wheel Drive) dan AWD (All Wheel Drive), sementara tipe PHEV ada FWD (Front Wheel Drive) dan AWD.
Kehadiran BYD Han L menarik perhatian karena ingin menjawab kekhawatiran calon pengguna mobil listrik saat melakukan pengecasan kendaraan.
Mengingat waktu charging mobil listrik relatif lebih lama jika dibandingkan pengisian bensin pada mobil konvensional.
Bicara soal harga, BYD menawarkan banderol kompetitif untuk medium sedan teranyarnya. Varian terendah PHEV dilego 209.800 Yuan (Rp 479,3 jutaan), sedangkan tipe EV teratas 279.800 Yuan (Rp 639,3 jutaan).
Model tersebut baru diluncurkan di pasar China saja. Belum diketahui apakah di masa mendatang sedan itu dihadirkan ke pasar global.
BYD Han L EV RWD dapat menghasilkan tenaga 671 hp dan torsi puncak 420 Nm. Jarak tempuh ditawarkan berdasarkan metode pengetesan CLTC adalah 701 km.
Opsi PHEV menggunakan mesin 1.500 cc Turbo. Dalam kondisi baterai dan tangki bensin penuh, klaim jarak komprehensifnya 1.400 km, sedangkan EV Range sejauh 180 km.
Di Indonesia, BYD belum menawarkan PHEV. Tetapi sudah menghadirkan sedan bertenaga listrik yang kiprahnya terbilang sukses yakni Seal EV.
Debut di Indonesia tahun lalu, sepanjang 2024 Seal merupakan model kedua terlaris dari BYD setelah M6, menyumbangkan wholesales 4.829 unit.
BYD berminat memperkenalkan mobil listrik baru di tanah air tahun ini, tetapi belum diketahui jelas modelnya. Di awal 2025, mereka telah merilis SUV (Sport Utility Vehicle) Sealion 7.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Terkini
20 Juli 2026, 22:01 WIB
Mario Aji tengah fokus menjalani masa pemulihan usai cedera, ia ingin kondisi fisiknya kembali prima di Inggris
20 Juli 2026, 21:05 WIB
Motul Indonesia menjalan program baru yang bisa meningkatkan penetrasi pasar di Tanah Air melalui bengkel lokal
20 Juli 2026, 20:33 WIB
Toyota masih terus mendominasi daftar 10 mobil terlaris di Juni 2026 secara wholesales, berikut daftarnya
20 Juli 2026, 19:00 WIB
Isuzu produksi 300 ribu unit kendaraan komersial di pabrik mereka di Karawang, Jawa Barat dan mencatat sejarah
20 Juli 2026, 17:50 WIB
Valvoline memberikan apresiasi para mekanik yang berjuang untuk meningkatkan kualitas hidup lebih baik
20 Juli 2026, 12:50 WIB
Geely Coolray diperkenalkan ke konsumen sebagai SUV bermesin bensin pertama dari Geely, debut di GIIAS 2026
20 Juli 2026, 07:00 WIB
Saat ini Ford RMA Indonesia mengaku sedang menjalin komunikasi dengan banyak pihak, seperti pemerintahan
20 Juli 2026, 06:38 WIB
SIM Keliling Bandung hari ini beroperasi di dua tempat, hal ini agar masyarakat lebih mudah menemukannya