Harga Resmi Changan Nevo Q05 Diumumkan, 1.000 Unit Sudah Ludes
19 September 2026, 21:00 WIB
Meskipun sejumlah startup EV kerap gagal di AS, Slate Auto siap berkecimpung dengan dukungan Jeff Bezos
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kiprah startup mobil listrik Amerika Serikat kurang baik dan banyak di antaranya mengajukan permohonan bangkrut. Misalnya Fisker dan Canoo.
Meskipun begitu, satu startup baru di AS siap menghadirkan pilihan mobil listrik baru buat konsumen di negeri paman sam mulai 2026. Perusahaan itu bernama Slate Auto.
Berdasarkan laporan dari Tech Crunch, dikutip Rabu (09/04) banyak pihak yang tergabung di dalamnya sudah berpengalaman di dunia otomotif. Seperti mantan karyawan Ford, Stellantis, Harley-Davidson dan Chrysler.
Kantor pusat Slate Auto saat ini diketahui berada di Michigan dan Los Angeles.
Menariknya, Jeff Bezos yang merupakan founder Amazon menjadi salah satu investor di dalamnya. Bukan pertama kali berinvestasi di startup, Bezos merupakan penyumbang dana di produsen EV Rivian.
Jeff Bezos juga berinvestasi di lebih dari 30 perusahaan di bidang AI sampai robotik.
Dilansir dari Tech Crunch, Rabu (09/04) Slate Auto sendiri sebenarnya memiliki koneksi dengan perusahaan Bezos lainnya seperti Re:Build Manufacturing dan sudah mulai beroperasi sejak 2022.
Menjelang akhir Maret 2025, Slate Auto mendaftarkan paten slogan ‘We Built It. You Make It.’ Lowongan pekerjaan mulai dibuka untuk mengisi posisi yang dibutuhkan di perusahaan.
Slate Auto memiliki visi besar yakni memproduksi truk pikap bertenaga listrik harga terjangkau, dengan banderol di kisaran 25.000 USD atau setara Rp 422,5 jutaan dalam kurs rupiah.
Buat perbandingan, truk listrik Rivian R1T di AS dijual mulai 71.700 USD (Rp 1,21 miliar) sedangkan Ford F-150 Lightning 65.000 USD-87.000 USD (Rp 1,09 miliar-Rp 1,47 miliar).
Harga pikap listrik dari Slate Auto berpeluang menyaingi BYD Shark yang dilego mulai dari 47.000 USD (Rp 794,3 jutaan).
Sayangnya, pihak Slate Auto belum mau membocorkan lebih banyak terkait proyek tersebut. Laman resminya masih berupa form pendaftaran untuk menerima informasi lebih lanjut terkait Slate Auto di masa mendatang.
Dengan adanya tarif impor yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump, Slate Auto berpeluang diuntungkan khususnya jika dirakit lokal dan komponennya disuplai dari dalam negeri.
Saat ini, manufaktur dari luar AS terkhusus China justru tengah menghadapi tantangan berkiprah di AS akibat adanya tarif impor tersebut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 September 2026, 21:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
Terkini
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia
18 September 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan
18 September 2026, 16:50 WIB
Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris