BYD Atto 2 Sudah Masuk di Indonesia, Segera Dipasarkan
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
BYD semakin gencar memperluas portofolio modelnya dan diprediksi jual 5 juta unit mobil sepanjang 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Raksasa otomotif BYD mencatatkan capaian positif sepanjang 2024. Di negara asalnya, penjualan ritel BYD tembus 3,7 juta unit, mengalahkan Tesla yang harus puas di angka 657,1 ribu unit.
Namun perlu diingat bahwa penjualan BYD tersebut merupakan gabungan antara mobil listrik murni dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Sedangkan Tesla fokus di BEV (Battery Electric Vehicle) saja.
Dilansir dari CnEVPost, tim analis dari Deutsche Bank memproyeksikan BYD menjual 5,1 juta unit di 2025. Rinciannya sub merek Denza 250 ribu unit, Fang Cheng Bao 160 ribu unit dan Yangwang 7.500 unit.
Sedangkan di pasar lain di luar China, angka penjualannya dapat tembus 800 ribu unit tahun ini. Kenaikan tersebut diprediksi didorong oleh banyaknya produk baru yang bakal dihadirkan dengan banderol kompetitif sepanjang 2025.
Pihak Deutsche Bank juga mengungkapkan bahwa BYD berencana menghadirkan model baru di segmen SUV dan sedan yakni Tang L SUV serta Han L di kuartal pertama 2024.
Di Indonesia sendiri nampaknya BYD juga bakal jadi saingan kuat banyak manufaktur lain termasuk merek China.
Data terakhir di November 2024 MPV (Multi Purpose Vehicle) BYD M6 sendiri berhasil masuk jajaran mobil terlaris dengan wholesales tembus 1.770 unit, bahkan berada di atas LCGC (Low Cost Green Car) seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla.
Sedangkan jika bicara soal penjualan ritel, BYD merupakan merek terlaris keenam. Total penjualan Januari-November 2024 tembus 11.654 unit, meskipun baru debut di Indonesia pada awal 2024.
Saat ini mereka menawarkan empat model di segmen berbeda-beda. Mulai dari BYD Dolphin, Atto 3, Seal serta M6. Tahun ini ada peluang mereka menghadirkan model baru, apalagi jika melihat sudah ada beberapa produk didaftarkan patennya di dalam negeri.
Selain MPV mewah Denza D9, model lainnya diduga kuat Song L DM-i PHEV. Apabila hadir maka menjadi mobil hybrid pertama dari BYD di Indonesia.
Telah meluncur di China, Song L bisa jadi alternatif Atto 3 dengan teknologi hybrid yang punya ukuran sedikit lebih besar. Dimensi P x L x T Song L adalah 4.780 mm x 1.898 mm x 1.670 mm.
Rangkaian produk baru BYD di Indonesia bakal mengisi segmen-segmen kompetitif. Sehingga bukan tidak mungkin mereka mencatatkan hasil positif atau bahkan alami peningkatan pesat tahun ini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar