Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
TNI AL akan diperkuat 80 Pindad Maung untuk dijadikan sebagai kendaraan taknis hingga operasional prajurit
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – TNI AL memastikan bakal memperkuat pasukannya dengan menjadikan Pindad Maung generasi ketiga (MV3) sebagai armadanya. Tak tanggung-tanggung, mereka telah memesan 80 unit untuk kebutuhan para prajurit.
Langkah ini diharapkan bisa menjadi bukti dukungan TNI AL dalam mengembangkan industri di Tanah Air.
“Kami akan menerima Maung versi terakhir dan paling modern. Jumlahnya 80 unit untuk menyukseskan program Cinta Produk Dalam Negeri,” ungkap Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) dilansir Antara (12/11).
Pindad Maung sendiri pun memiliki banyak keunggulan termasuk bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan. Baik sebagai kendaraan taktis militer, operasional maupun dinas.
Sejauh ini, Pindad telah meluncurkan MV3 Garuda yang merupakan Maung generasi ketiga untuk kendaraan operasional. Pabrikan juga telah memproduksi MV3 Garuda Limousine dan digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai mobil kepresidenan.
Model tersebut pun rencananya juga akan digunakan oleh menteri dan sejumlah pejabat pemerintahan sebagai kendaraan dinas.
"Sesuai arahan Bapak Presiden RI (Prabowo Subianto), kami sedang mempersiapkan MV3 Garuda untuk kendaraan dinas atau operasional para menteri beserta jajaran. Semuanya masih dalam proses koordinasi secara aktif dengan pemerintah,” ungkap Abraham Mose, Direktur Utama PT Pindad dalam keterangan resmi (08/11).
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Sigit P. Santosa, Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad mengungkap bahwa kualitas Maung tidak perlu diragukan. Pasalnya mereka sudah melewati proses panjang agar bisa memproduksinya.
Tahapan-tahapan itu mencakup desain, pengembangan produk, validasi, sertifikasi dan produksi massal. Khusus Maung, Sigit menjelaskan Pindad mengerjakan desain, pengembangan produk, manufaktur, perakitan, tahapan uji hingga evaluasi secara mandiri.
"Pengembangan kemampuan rekayasa dan produksi massal tidak hanya dibangun di PT Pindad, tetapi juga ekosistem supplier yang jumlahnya ratusan serta tersebar di seluruh Indonesia," kata dia.
Sementara komponen yang belum tersedia di dalam negeri seperti mesin hingga transmisi, Pindad bekerja sama dengan mitra strategis global.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
13 Juni 2026, 18:28 WIB
21 April 2026, 21:00 WIB
08 Februari 2026, 07:00 WIB
07 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan