Airlangga Klaim Proyek Mobil Nasional Diminati Pabrikan Asing
27 November 2025, 12:00 WIB
TNI AL akan diperkuat 80 Pindad Maung untuk dijadikan sebagai kendaraan taknis hingga operasional prajurit
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – TNI AL memastikan bakal memperkuat pasukannya dengan menjadikan Pindad Maung generasi ketiga (MV3) sebagai armadanya. Tak tanggung-tanggung, mereka telah memesan 80 unit untuk kebutuhan para prajurit.
Langkah ini diharapkan bisa menjadi bukti dukungan TNI AL dalam mengembangkan industri di Tanah Air.
“Kami akan menerima Maung versi terakhir dan paling modern. Jumlahnya 80 unit untuk menyukseskan program Cinta Produk Dalam Negeri,” ungkap Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) dilansir Antara (12/11).
Pindad Maung sendiri pun memiliki banyak keunggulan termasuk bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan. Baik sebagai kendaraan taktis militer, operasional maupun dinas.
Sejauh ini, Pindad telah meluncurkan MV3 Garuda yang merupakan Maung generasi ketiga untuk kendaraan operasional. Pabrikan juga telah memproduksi MV3 Garuda Limousine dan digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai mobil kepresidenan.
Model tersebut pun rencananya juga akan digunakan oleh menteri dan sejumlah pejabat pemerintahan sebagai kendaraan dinas.
"Sesuai arahan Bapak Presiden RI (Prabowo Subianto), kami sedang mempersiapkan MV3 Garuda untuk kendaraan dinas atau operasional para menteri beserta jajaran. Semuanya masih dalam proses koordinasi secara aktif dengan pemerintah,” ungkap Abraham Mose, Direktur Utama PT Pindad dalam keterangan resmi (08/11).
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Sigit P. Santosa, Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad mengungkap bahwa kualitas Maung tidak perlu diragukan. Pasalnya mereka sudah melewati proses panjang agar bisa memproduksinya.
Tahapan-tahapan itu mencakup desain, pengembangan produk, validasi, sertifikasi dan produksi massal. Khusus Maung, Sigit menjelaskan Pindad mengerjakan desain, pengembangan produk, manufaktur, perakitan, tahapan uji hingga evaluasi secara mandiri.
"Pengembangan kemampuan rekayasa dan produksi massal tidak hanya dibangun di PT Pindad, tetapi juga ekosistem supplier yang jumlahnya ratusan serta tersebar di seluruh Indonesia," kata dia.
Sementara komponen yang belum tersedia di dalam negeri seperti mesin hingga transmisi, Pindad bekerja sama dengan mitra strategis global.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 November 2025, 12:00 WIB
26 November 2025, 21:00 WIB
18 November 2025, 18:00 WIB
13 November 2025, 22:30 WIB
28 Oktober 2025, 13:00 WIB
Terkini
06 Desember 2025, 17:00 WIB
Mobil pribadi diperkirakan masih menjadi kendaraan favorit masyarakat saat merayakan libur Nataru 2026
06 Desember 2025, 15:00 WIB
Daihatsu catatkan hasil positif penjualan sepanjang November 2025, Gran Max Series jadi kontributor utama
06 Desember 2025, 13:00 WIB
Mahindra menyerahkan 4 mobil Scorpio untuk bantu pemerintah mengatasi bencana banjir Sumatera yang baru terjadi
06 Desember 2025, 11:00 WIB
Shell bisa segera menjajakan BBM mereka kepada para pengendara di Indonesia setelah kehabisan stok produk
06 Desember 2025, 09:00 WIB
Airlangga menerangkan bahwa kehadiran Chery, BYD hingga Hyundai membawa dampak positif bagi industri otomotif
06 Desember 2025, 07:00 WIB
Chery menyiapkan 10 unit mobil terdiri dari Tiggo 9 CSH, Tiggo 8 CSH sampai Tiggo Cross untuk mobilitas atlet
05 Desember 2025, 21:00 WIB
Motor yang terendam banjir Sumatera dan Malang berisiko terjadi kerusakan jika tidak ditangani secara benar
05 Desember 2025, 20:05 WIB
Mahindra berencana bawa mobil penumpang ke Indonesia tahun depan untuk menarik lebih banyak pelanggan