Gaikindo Sambut Rencana Pemerintah Bikin Mobil Nasional di 2027
24 Desember 2025, 11:00 WIB
TNI AL akan diperkuat 80 Pindad Maung untuk dijadikan sebagai kendaraan taknis hingga operasional prajurit
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – TNI AL memastikan bakal memperkuat pasukannya dengan menjadikan Pindad Maung generasi ketiga (MV3) sebagai armadanya. Tak tanggung-tanggung, mereka telah memesan 80 unit untuk kebutuhan para prajurit.
Langkah ini diharapkan bisa menjadi bukti dukungan TNI AL dalam mengembangkan industri di Tanah Air.
“Kami akan menerima Maung versi terakhir dan paling modern. Jumlahnya 80 unit untuk menyukseskan program Cinta Produk Dalam Negeri,” ungkap Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) dilansir Antara (12/11).
Pindad Maung sendiri pun memiliki banyak keunggulan termasuk bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan. Baik sebagai kendaraan taktis militer, operasional maupun dinas.
Sejauh ini, Pindad telah meluncurkan MV3 Garuda yang merupakan Maung generasi ketiga untuk kendaraan operasional. Pabrikan juga telah memproduksi MV3 Garuda Limousine dan digunakan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai mobil kepresidenan.
Model tersebut pun rencananya juga akan digunakan oleh menteri dan sejumlah pejabat pemerintahan sebagai kendaraan dinas.
"Sesuai arahan Bapak Presiden RI (Prabowo Subianto), kami sedang mempersiapkan MV3 Garuda untuk kendaraan dinas atau operasional para menteri beserta jajaran. Semuanya masih dalam proses koordinasi secara aktif dengan pemerintah,” ungkap Abraham Mose, Direktur Utama PT Pindad dalam keterangan resmi (08/11).
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Sigit P. Santosa, Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Pindad mengungkap bahwa kualitas Maung tidak perlu diragukan. Pasalnya mereka sudah melewati proses panjang agar bisa memproduksinya.
Tahapan-tahapan itu mencakup desain, pengembangan produk, validasi, sertifikasi dan produksi massal. Khusus Maung, Sigit menjelaskan Pindad mengerjakan desain, pengembangan produk, manufaktur, perakitan, tahapan uji hingga evaluasi secara mandiri.
"Pengembangan kemampuan rekayasa dan produksi massal tidak hanya dibangun di PT Pindad, tetapi juga ekosistem supplier yang jumlahnya ratusan serta tersebar di seluruh Indonesia," kata dia.
Sementara komponen yang belum tersedia di dalam negeri seperti mesin hingga transmisi, Pindad bekerja sama dengan mitra strategis global.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Desember 2025, 11:00 WIB
13 Desember 2025, 21:00 WIB
13 Desember 2025, 20:00 WIB
10 Desember 2025, 12:00 WIB
27 November 2025, 12:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 08:00 WIB
Dinas Perhubungan bakal rekayasa lalu lintas di TMII dan Ragunan untuk hindari kepadatan di malam tahun baru
31 Desember 2025, 07:00 WIB
Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Di penghujung tahun perpanjangan masa berlaku kartu bisa dimanfaatkan di SIM keliling Jakarta hari ini
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terakhir di tahun ini tetap dilangsungkan dengan ketat untuk atasi kemacetan lalu lintas
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Memasuki libur tahun baru 2026, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan demi memfasilitasi kebutuhan pengendara
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026