Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Tesla Model 3 dikabarkan akan mengalami sedikit ubahan di sejumlah bagian dan mulai produksi di 2023.
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Ada bocoran ubahan mobil listrik Tesla Model 3. Sebelumnya, mobil ini dikabarkan akan mengalami sedikit ubahan untuk memotong biaya produksi dan mengurangi komponen serta kompleksitas interior model 3.
Penyegaran juga akan berfokus pada fitur-fitur yang dapat menarik konsumen Tesla lebih banyak lagi. Produksinya dikabarkan akan mulai berlangsung pada kuartal ketiga tahun 2023 di pabrik Tesla di Shanghai.
Pada sebuah rekaman yang dipublikasikan oleh akun Twitter @omg_tesla, terlihat satu unit prototip di area parkir Santa Cruz, California. Dikutip dari Insideevs terlihat sejumlah ubahan yang mungkin akan dilakukan oleh Tesla untuk sedan listriknya.
Pada bagian atas ujung headlight terlihat Tesla menyematkan kamera. Model 3 terdahulu tidak memiliki kamera. Jika benar maka fitur ini kemungkinan disematkan untuk meminimalisir blind spot serta mengembangkan kemampuan mobil untuk lebih sensitif saat dalam mode self-driving.
Hampir keseluruhan bagian grill depan mobil tertutup dengan hanya sedikit bagian reflektor dan LED terlihat dari baliknya. Sedangkan di bagian belakang, lampu terlihat sama seperti sebelumnya. Namun sama seperti bagian depan, seluruh bagian bempernya tertutup termasuk trunk lid.
Melihat bagian-bagian yang tertutup dapat diyakini bahwa ubahan eksterior Tesla Model 3 berfokus pada bagian depan dan belakang saja. Belum diketahui secara pasti ubahan dan fitur yang akan disematkan pada bagian interior sedan listrik tersebut.
Sekedar informasi bahwa Tesla Model 3 merupakan sedan listrik keluaran Tesla dengan ukuran yang paling kecil dan harga terendah di antara model lainnya. Model 3 meluncur untuk pertama kalinya pada Juli 2017 dan telah mengalami sejumlah ubahan.
Namun kali ini Tesla akan lebih banyak melakukan ubahan signifikan, karena ubahan sebelumnya tidak terlalu banyak atau terlihat. Versi facelift juga dibuat dengan mengurangi sejumlah komponen fisik untuk memotong biaya produksi.
Ubahan sebelumnya sudah dilakukan pada Model Y. Ada sejumlah komponen yang akan dihilangkan seperti tombol-tombol operasional. Selain mengurangi biaya produksi, ubahan eksterior diyakini dapat lebih menarik konsumen untuk membeli.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta