BYD Jadi Raja Mobil Listrik Global, Tundukkan Tesla
09 Oktober 2025, 14:00 WIB
Tesla Model 3 facelift dikabarkan akan mulai produksi tahun depan. Karena pengurangan komponen harganya diprediksi lebih murah.
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Tesla dikabarkan tengah mengembangkan versi facelift dari salah satu mobil listriknya, Model 3. Hal ini dilakukan untuk memotong biaya produksi dan lebih menonjolkan lagi kelebihan dari sedan listrik tersebut.
Salah satu fokus dalam proses penyegaran ini bertujuan untuk mengurangi jumlah komponen dan kompleksitas interior Model 3, serta berfokus pada fitur-fitur yang dapat menarik konsumen Tesla.
Perubahan lainnya juga akan dilakukan pada beberapa bagian eksterior dan performa mesin. Tesla Model 3 facelift ini kabarnya akan dimulai pada kuartal ketiga tahun 2023 di pabrik Tesla di Shanghai.
Dikutip dari Reuters Model 3 yang menjadi mobil listrik termurah Tesla dijual dengan harga mulai dari 47000 USD di Amerika Serikat. Model tersebut menjadi yang terlaris. Namun penjualannya dikalahkan dengan Model Y crossover.
Ed Kim, Presiden AutoPacific Group mengatakan bahwa Model 3 yang ada saat ini telah dikembangkan dari varian sebelumnya yang meluncur pertama kali di tahun 2017. Ada penambahan performa baterai, informasi dan opsi entertainment melalui software, walaupun tidak mengubah tampilan.
Melihat hal tersebut, Ed menyimpulkan bahwa konsumen masih cenderung melihat tingkat kebaruan kendaraan dari perubahan visual atau tampilan. Maka, ubahan tampilan atau desain menjadi salah satu faktor penting untuk menarik konsumen.
“Perubahan yang dapat dilihat dan dirasakan oleh calon konsumen menjadi faktor penting untuk memastikan, bahwa konsumen EV (electric vehicle) masih mengingat Tesla sebagai opsi utama, karena alternatif bagus untuk Tesla mulai membanjiri pasar,” ucap Kim seperti dikutip Reuters, Kamis (1/12).
Untuk diketahui, pasaran kendaraan listrik menjadi sangat menantang untuk Tesla di China. Perusahaan milik Elon Musk ini harus menurunkan harga Model 3 sebanyak 9 persen agar bisa bersaing dengan rival kendaraan listrik yang kompetitif di negara tersebut.
Kemudian pada 10 bulan pertama tahun 2022, pembeli yang memilih Model 3 di China lebih sedikit 9 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sementara pabrikan lain seperti BYD, menjual lebih banyak dari Model 3 dengan produk EVnya, Qin dan Han.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Oktober 2025, 14:00 WIB
26 September 2025, 17:00 WIB
31 Agustus 2025, 17:00 WIB
06 Juli 2025, 15:40 WIB
08 Juni 2025, 14:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV