Ambisi Bos Chery Saingi Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global
30 April 2026, 15:00 WIB
Tesla Model 3 facelift dikabarkan akan mulai produksi tahun depan. Karena pengurangan komponen harganya diprediksi lebih murah.
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Tesla dikabarkan tengah mengembangkan versi facelift dari salah satu mobil listriknya, Model 3. Hal ini dilakukan untuk memotong biaya produksi dan lebih menonjolkan lagi kelebihan dari sedan listrik tersebut.
Salah satu fokus dalam proses penyegaran ini bertujuan untuk mengurangi jumlah komponen dan kompleksitas interior Model 3, serta berfokus pada fitur-fitur yang dapat menarik konsumen Tesla.
Perubahan lainnya juga akan dilakukan pada beberapa bagian eksterior dan performa mesin. Tesla Model 3 facelift ini kabarnya akan dimulai pada kuartal ketiga tahun 2023 di pabrik Tesla di Shanghai.
Dikutip dari Reuters Model 3 yang menjadi mobil listrik termurah Tesla dijual dengan harga mulai dari 47000 USD di Amerika Serikat. Model tersebut menjadi yang terlaris. Namun penjualannya dikalahkan dengan Model Y crossover.
Ed Kim, Presiden AutoPacific Group mengatakan bahwa Model 3 yang ada saat ini telah dikembangkan dari varian sebelumnya yang meluncur pertama kali di tahun 2017. Ada penambahan performa baterai, informasi dan opsi entertainment melalui software, walaupun tidak mengubah tampilan.
Melihat hal tersebut, Ed menyimpulkan bahwa konsumen masih cenderung melihat tingkat kebaruan kendaraan dari perubahan visual atau tampilan. Maka, ubahan tampilan atau desain menjadi salah satu faktor penting untuk menarik konsumen.
“Perubahan yang dapat dilihat dan dirasakan oleh calon konsumen menjadi faktor penting untuk memastikan, bahwa konsumen EV (electric vehicle) masih mengingat Tesla sebagai opsi utama, karena alternatif bagus untuk Tesla mulai membanjiri pasar,” ucap Kim seperti dikutip Reuters, Kamis (1/12).
Untuk diketahui, pasaran kendaraan listrik menjadi sangat menantang untuk Tesla di China. Perusahaan milik Elon Musk ini harus menurunkan harga Model 3 sebanyak 9 persen agar bisa bersaing dengan rival kendaraan listrik yang kompetitif di negara tersebut.
Kemudian pada 10 bulan pertama tahun 2022, pembeli yang memilih Model 3 di China lebih sedikit 9 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sementara pabrikan lain seperti BYD, menjual lebih banyak dari Model 3 dengan produk EVnya, Qin dan Han.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 April 2026, 15:00 WIB
09 April 2026, 18:00 WIB
06 April 2026, 18:00 WIB
22 Februari 2026, 07:00 WIB
01 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
30 Oktober 2026, 15:00 WIB
Honda Auto Technology merupakan ajang untuk memperkenalkan teknologi yang dikembangkan bagi konsumen
30 Oktober 2026, 13:00 WIB
MAB coba menghadirkan solusi bagi para pengusaha yang sedang menjadi kendaraan niaga listrik untuk berbisnis
30 Oktober 2026, 11:00 WIB
Berbeda pada mobil listrik penumpang, DFSK memberikan logo baru berbentuk huruf S untuk kendaraan niaga mereka
30 Oktober 2026, 09:00 WIB
Suzuki ikut gencarkan adopsi lini elektrifikasi, bawa lini mobil hybrid di pameran GIIAS Makassar 2026
30 Oktober 2026, 07:59 WIB
Asuransi Astra berikan manfaat lebih bagi para pelanggan setia untuk memperkuat hubungan dengan perusahaan
29 Oktober 2026, 21:16 WIB
AiMOGA RObotics terus kembangkan teknologi AI untuk bisa memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat
29 Oktober 2026, 15:00 WIB
Mazda untuk pertama kalinya hadir meramaikan GIIAS Makassar 2026, bawa produk andalannya yakni SUV CX-5
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
PEVS 2026 menawarkan banyak berbagai program menarik untuk menstimulus masyarakat beralih ke mobil listrik