BMW Harap Konsumen Tak Tunda Pembelian Imbas IEU-CEPA

Perjanjian IEU-CEPA berpeluang membuat harga mobil yang diimpor dari Eropa termasuk BMW semakin kompetitif

BMW Harap Konsumen Tak Tunda Pembelian Imbas IEU-CEPA
Serafina Ophelia

KatadataOTO – BMW, manufaktur mobil premium asal Jerman menyambut baik perjanjian IEU-CEPA yang disetujui oleh pemerintah RI beberapa waktu lalu.

Dalam kesepakatan tersebut, ada regulasi yang membahas soal keringanan biaya bea masuk mobil Eropa yang diimpor ke Indonesia.

Imbasnya, sejumlah merek premium mengungkapkan ada peluang konsumen jadi menunda pembelian karena menantikan implementasi kebijakan itu.

Menghadapi hal tersebut, BMW menegaskan saat ini lini kendaraan mereka ditawarkan dengan harga kompetitif di segmennya meskipun belum menikmati keuntungan dari regulasi IEU-CEPA.

Penjualan Mobil Mewah, BMW
Photo: KatadataOTO

“Jadi kalau kita bicara mengenai itu, sebenarnya sih (konsumen) tidak perlu menunggu IEU-CEPA ya,” kata Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia di Jakarta, Rabu (03/12).

Dia menegaskan, secara keseluruhan ada 80 persen model yang ditawarkan BMW masuk Indonesia dengan skema Completely Knocked Down alias CKD. 

Sehingga banderolnya berbeda ketimbang unit yang masih berstatus Completely Built Up (CBU) atau diimpor utuh dari negara asalnya.

“Dari BMW sendiri, kalau ingin memiliki kendaraan BMW sekarang adalah saat yang tepat,” ungkap Jodie.

Tetapi dia tidak menampik ada dampak positif diterima BMW apabila nantinya kesepakatan soal keringanan biaya bea masuk mobil impor dalam IEU-CEPA diterapkan.

Artinya lini mobil BMW yang masih CBU, berpeluang dijual dengan harga semakin kompetitif berkat IEU-CEPA.

Sampai saat ini belum diketahui pasti implementasi dan dampak langsung IEU-CEPA terhadap harga mobil impor Jerman di Indonesia.

“Pastinya kita menganggap ini adalah sebuah hal positif, terutama untuk industri otomotif premium di Indonesia,” kata Jodie.

Sekadar informasi, beberapa model BMW sudah dirakit lokal seperti Seri 2, Seri 3, Seri 5, X1, X5, X7 sampai BMW 2 Series Gran Coupe Sport.

Pameran BMW
Photo: KatadataOTO

Totalnya ada sembilan model di bawah BMW Group termasuk Mini sudah dirakit di fasilitas Gaya Motor, Sunter.

Pihak BMW juga tidak menutup kemungkinan merakit lokal lini mobil listrik mereka di Indonesia. Hanya saja mereka belum dapat memastikan waktunya.

BMW memiliki beberapa model mobil listrik murni yang dijual ke konsumen Indonesia seperti BMW iX, iX1, i4 serta i7.

“Kita akan lihat ke depannya seperti apa. Pasti akan ada, ditunggu saja,” kata Jodie dalam kesempatan terpisah.


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai dan Shell Kembali Berkolaborasi Layani Konsumen

Hyundai dan Shell resmi melanjutkan kerja sama di Indonesia, untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan

review
Toyota Lan Cruiser

Toyota Land Cruiser 300 HEV, Test di Medan Mini Dakar

KatadataOTO berkesempatan untuk menguji kemampuan SUV mewah Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir

mobil
Industri komponen

EV Menjamur, Nyawa Industri Komponen Masih 20 Tahun Lagi

Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 September

SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya

news
Ganjil Genap Jakarta

Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 21 September 2026 Kembali Dimulai

Agar lebih nyaman dalam berkendara di jalan-jalan protokol Ibu Kota, patuhi aturan Ganjil Genap Jakarta

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 21 September, Beroperasi Sejak Pagi

SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua lokasi berbeda, agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat

news
Polytron

Polytron Fest 51: Makin Serius di Industri Otomotif Tanah Air

Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia

otosport
Hasil MotoGP Austria 2026

Hasil MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Menang di Kandang

Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026