EV Menjamur, Nyawa Industri Komponen Masih 20 Tahun Lagi
21 September 2026, 11:16 WIB
Perjanjian IEU-CEPA berpeluang membuat harga mobil yang diimpor dari Eropa termasuk BMW semakin kompetitif
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BMW, manufaktur mobil premium asal Jerman menyambut baik perjanjian IEU-CEPA yang disetujui oleh pemerintah RI beberapa waktu lalu.
Dalam kesepakatan tersebut, ada regulasi yang membahas soal keringanan biaya bea masuk mobil Eropa yang diimpor ke Indonesia.
Imbasnya, sejumlah merek premium mengungkapkan ada peluang konsumen jadi menunda pembelian karena menantikan implementasi kebijakan itu.
Menghadapi hal tersebut, BMW menegaskan saat ini lini kendaraan mereka ditawarkan dengan harga kompetitif di segmennya meskipun belum menikmati keuntungan dari regulasi IEU-CEPA.
“Jadi kalau kita bicara mengenai itu, sebenarnya sih (konsumen) tidak perlu menunggu IEU-CEPA ya,” kata Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia di Jakarta, Rabu (03/12).
Dia menegaskan, secara keseluruhan ada 80 persen model yang ditawarkan BMW masuk Indonesia dengan skema Completely Knocked Down alias CKD.
Sehingga banderolnya berbeda ketimbang unit yang masih berstatus Completely Built Up (CBU) atau diimpor utuh dari negara asalnya.
“Dari BMW sendiri, kalau ingin memiliki kendaraan BMW sekarang adalah saat yang tepat,” ungkap Jodie.
Tetapi dia tidak menampik ada dampak positif diterima BMW apabila nantinya kesepakatan soal keringanan biaya bea masuk mobil impor dalam IEU-CEPA diterapkan.
Artinya lini mobil BMW yang masih CBU, berpeluang dijual dengan harga semakin kompetitif berkat IEU-CEPA.
Sampai saat ini belum diketahui pasti implementasi dan dampak langsung IEU-CEPA terhadap harga mobil impor Jerman di Indonesia.
“Pastinya kita menganggap ini adalah sebuah hal positif, terutama untuk industri otomotif premium di Indonesia,” kata Jodie.
Sekadar informasi, beberapa model BMW sudah dirakit lokal seperti Seri 2, Seri 3, Seri 5, X1, X5, X7 sampai BMW 2 Series Gran Coupe Sport.
Totalnya ada sembilan model di bawah BMW Group termasuk Mini sudah dirakit di fasilitas Gaya Motor, Sunter.
Pihak BMW juga tidak menutup kemungkinan merakit lokal lini mobil listrik mereka di Indonesia. Hanya saja mereka belum dapat memastikan waktunya.
BMW memiliki beberapa model mobil listrik murni yang dijual ke konsumen Indonesia seperti BMW iX, iX1, i4 serta i7.
“Kita akan lihat ke depannya seperti apa. Pasti akan ada, ditunggu saja,” kata Jodie dalam kesempatan terpisah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
17 September 2026, 15:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
Terkini
21 September 2026, 19:00 WIB
Hyundai dan Shell resmi melanjutkan kerja sama di Indonesia, untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan
21 September 2026, 15:43 WIB
KatadataOTO berkesempatan untuk menguji kemampuan SUV mewah Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir
21 September 2026, 11:16 WIB
Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, simak persyaratan dan biayanya
21 September 2026, 06:00 WIB
Agar lebih nyaman dalam berkendara di jalan-jalan protokol Ibu Kota, patuhi aturan Ganjil Genap Jakarta
21 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua lokasi berbeda, agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
20 September 2026, 21:41 WIB
Ajang Polytron Fest 51 memperlihatkan arah baru perusahaan yang semakin serius di industri otomotif Indonesia
20 September 2026, 20:03 WIB
Pedro Acosta bayar kesalahannya di balapan sprint, mempertahankan posisi pertama di MotoGP Austria 2026