VinFast Belum Berencana Buka Pabrik Baterai EV di Indonesia
27 Desember 2025, 07:00 WIB
Perjanjian IEU-CEPA berpeluang membuat harga mobil yang diimpor dari Eropa termasuk BMW semakin kompetitif
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BMW, manufaktur mobil premium asal Jerman menyambut baik perjanjian IEU-CEPA yang disetujui oleh pemerintah RI beberapa waktu lalu.
Dalam kesepakatan tersebut, ada regulasi yang membahas soal keringanan biaya bea masuk mobil Eropa yang diimpor ke Indonesia.
Imbasnya, sejumlah merek premium mengungkapkan ada peluang konsumen jadi menunda pembelian karena menantikan implementasi kebijakan itu.
Menghadapi hal tersebut, BMW menegaskan saat ini lini kendaraan mereka ditawarkan dengan harga kompetitif di segmennya meskipun belum menikmati keuntungan dari regulasi IEU-CEPA.
“Jadi kalau kita bicara mengenai itu, sebenarnya sih (konsumen) tidak perlu menunggu IEU-CEPA ya,” kata Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia di Jakarta, Rabu (03/12).
Dia menegaskan, secara keseluruhan ada 80 persen model yang ditawarkan BMW masuk Indonesia dengan skema Completely Knocked Down alias CKD.
Sehingga banderolnya berbeda ketimbang unit yang masih berstatus Completely Built Up (CBU) atau diimpor utuh dari negara asalnya.
“Dari BMW sendiri, kalau ingin memiliki kendaraan BMW sekarang adalah saat yang tepat,” ungkap Jodie.
Tetapi dia tidak menampik ada dampak positif diterima BMW apabila nantinya kesepakatan soal keringanan biaya bea masuk mobil impor dalam IEU-CEPA diterapkan.
Artinya lini mobil BMW yang masih CBU, berpeluang dijual dengan harga semakin kompetitif berkat IEU-CEPA.
Sampai saat ini belum diketahui pasti implementasi dan dampak langsung IEU-CEPA terhadap harga mobil impor Jerman di Indonesia.
“Pastinya kita menganggap ini adalah sebuah hal positif, terutama untuk industri otomotif premium di Indonesia,” kata Jodie.
Sekadar informasi, beberapa model BMW sudah dirakit lokal seperti Seri 2, Seri 3, Seri 5, X1, X5, X7 sampai BMW 2 Series Gran Coupe Sport.
Totalnya ada sembilan model di bawah BMW Group termasuk Mini sudah dirakit di fasilitas Gaya Motor, Sunter.
Pihak BMW juga tidak menutup kemungkinan merakit lokal lini mobil listrik mereka di Indonesia. Hanya saja mereka belum dapat memastikan waktunya.
BMW memiliki beberapa model mobil listrik murni yang dijual ke konsumen Indonesia seperti BMW iX, iX1, i4 serta i7.
“Kita akan lihat ke depannya seperti apa. Pasti akan ada, ditunggu saja,” kata Jodie dalam kesempatan terpisah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Desember 2025, 07:00 WIB
26 Desember 2025, 13:00 WIB
26 Desember 2025, 09:00 WIB
24 Desember 2025, 21:08 WIB
24 Desember 2025, 17:03 WIB
Terkini
27 Desember 2025, 19:00 WIB
Homogenisasi mobil Cina dinilai makin marak terjadi, teknologi tinggi tetapi tak sesuai kebutuhan konsumen
27 Desember 2025, 17:00 WIB
Artis Aura Kasih merupakan seorang penyuka otomotif, punya banyak koleksi motor dari Vespa sampai Kawasaki
27 Desember 2025, 13:00 WIB
Kepolisian gandeng joki Puncak untuk bantu atasi kemacetan yang kerap terjadi khususnya di libur panjang
27 Desember 2025, 11:00 WIB
Nantinya truk Cina yang akan digunakan di Indonesia wajib mengikuti aturan yang berlaku seperti laik jalan
27 Desember 2025, 09:00 WIB
Berbagai model mobil baru dari merek seperti Toyota sampai Suzuki siap hadir, mayoritas lini elektrifikasi
27 Desember 2025, 07:00 WIB
VinFast lebih memilih bekerjasama dengan Gotion Indonesia untuk menyediakan baterai EV pada setiap modelnya
26 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD jawab kebutuhan pelanggan yang membutuhkan pengisian daya super cepat saat melakukan perjalanan jarak jauh
26 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Yamaha membeli motor baru menjadi opsi lebih ramah di kantong saat kondisi ekonomi sedang sulit