Penjualan Mobil Mewah di Indonesia Sepanjang 2025, BMW Memimpin
13 Januari 2026, 08:00 WIB
Berpeluang membuat harga mobil makin kompetitif, Mercedes-Benz tunggu kepastian IEU-CEPA di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – IEU-CEPA atau perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement disepakati beberapa waktu lalu dan mendapatkan sambutan baik, terkhusus dari manufaktur otomotif Jerman, termasuk Mercedes-Benz.
Perlu diketahui, dalam perjanjian tersebut ada kesepakatan terkait keringanan biaya bea masuk mobil Eropa yang diimpor ke Indonesia.
Meskipun begitu pihak Mercedes-Benz menegaskan, sampai saat ini mereka masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dari pemerintah terkait implementasi IEU-CEPA.
“Kami belum tahu mengenai timing implementasinya kapan, kemudian juga produk-produk yang masuk ke dalam perjanjian itu apa saja,” kata Donald Rachmat, CEO Mercedes-Benz Indonesia di Jakarta, Minggu (30/11).
Ada peluang harga mobil Mercedes-Benz bisa semakin kompetitif berkat penerapan IEU-CEPA. Sehingga menjadi opsi yang menarik buat para konsumen di tengah ketatnya persaingan dengan pendatang baru di Indonesia.
Meskipun Mercedes-Benz mulai merakit setidaknya delapan model kendaraan di dalam negeri, masih ada produk mereka diimpor utuh dari Jerman seperti lini kendaraan listrik mereka.
Beberapa di antaranya adalah EQE 350+, EQS 450+ sampai EQS 450+ AMG Line. Harga deretan mobil listrik Mercedes-Benz itu ditawarkan mulai dari kisaran Rp 2,2 miliar.
Apabila IEU-CEPA bisa meringankan biaya bea masuk dari Jerman, tentu jadi hal menguntungkan buat Mercedes-Benz.
“Yang bisa kami yakini, tentunya pemerintah ketika mengambil keputusan untuk kerja sama adalah yang terbaik untuk Indonesia,” tegas Donald.
Lebih lanjut dia menegaskan, penerapan IEU-CEPA di Indonesia di masa mendatang merupakan peluang baru untuk memajukan industri otomotif maupun merek Mercedes-Benz di dalam negeri.
Sebagai informasi, dalam kebijakan IEU-CEPA disebutkan bahwa ada kesepakatan keringanan biaya bea impor produk dari Eropa ke Indonesia sebesar 98,5 persen. Ini termasuk untuk kendaraan roda empat.
“Kami telah berkomitmen untuk bekerja lebih keras dalam hal diversifikasi dan kerja sama mendukung pekerjaan dan pertumbuhan Uni Eropa,” kata Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa beberapa waktu lalu.
Apabila diterapkan di Indonesia, ada sejumlah merek yang berpeluang ikut diuntungkan selain Mercedes-Benz. Misalnya BMW, Audi serta Citroen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Januari 2026, 08:00 WIB
24 Desember 2025, 17:03 WIB
23 Desember 2025, 13:00 WIB
21 Desember 2025, 10:17 WIB
04 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
20 Januari 2026, 21:00 WIB
Geely EX2 hadir sebagai bukti komitmen mereka terhadap strategi global dalam menjual mobil listrik modern
20 Januari 2026, 20:00 WIB
Desain SUV terbaru GAC Aion N60 dirancang oleh mantan desainer BMW, punya tampilan tenang dan elegan
20 Januari 2026, 19:00 WIB
Royal Alloy JPS 245 hadir untuk memenuhi kebutuhan para pencinta motor klasik yang ingin melakukan touring
20 Januari 2026, 17:41 WIB
Marc Marquez dikabarkan akan mengabdikan dirinya bersama Ducati selama dua tahun atau sampai MotoGP 2028
20 Januari 2026, 17:21 WIB
Modifikasi simpel namun sporti berupa striping stiker, dirancang untuk BYD Atto 1 oleh Portals Sticker
20 Januari 2026, 14:31 WIB
Ducati MX Team Indonesia akan dibekali motor pabrikan Desmo450 MX, siap debut di ajang motorcross Thailand
20 Januari 2026, 13:00 WIB
Penyegaraan pada Yamaha Lexi LX 155 diharapkan bisa menggairahkan pasar motor matic Indonesia pada 2026
20 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas jadikan Indonesia sebagai negara pertama yang memiliki diler resmi untuk memberi layanan pada pelanggan