Rapor SPK Mobil Cina di GIIAS 2026: BYD Moncer, GWM Terpuruk
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
Mobil bekas dengan kondisi benar-benar baru banjiri diler dengan diskon besar-besaran, ini pemicunya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Industri otomotif Tiongkok tengah diramaikan satu fenomena aneh. Marak mobil bekas ditawarkan di Cina ternyata memiliki hitungan odometer di angka ratusan bahkan nyaris nol atau masih baru.
Dilansir dari Carnewschina, Kamis (19/05) unit yang tercatat sebagai mobil bekas itu dijual tanpa pernah digunakan sebelumnya. Kemudian dijual dengan harga jauh lebih murah dari versi baru.
Ternyata hal ini terjadi karena banyak diler kesulitan mencapai target penjualan tinggi dari pihak manufaktur.
Ditambah, beberapa merek di Cina disebutkan menawarkan insentif bagi diler jika menyuplai kendaraan baru, meskipun setelah itu unitnya langsung dijual sebagai mobil bekas.
Skema tersebut mengakibatkan diler semakin mudah mencapai target penjualan dan mengelola stok terkhusus buat model-model yang kurang diminati.
“Sumber internal mengungkapkan, produsen menggunakan strategi ini buat mengatasi masalah likuiditas dan gaji karyawan,” tulis laporan Carnewschina.
Deretan unit mobil bekas dengan kondisi baru itu berasal dari berbagai diler termasuk kendaraan bekas test drive.
Lebih lanjut dijelaskan, cara itu juga memudahkan pabrikan buat menjual mobil ke pasar Asia Tengah dan Timur Tengah. Sebab mobil bekas tidak perlu patuh pada peraturan standar emisi.
Harga mobil bekas tersebut jadi semakin murah. Sebagai contoh, Nio ET5T NIK 2024 dijual 298.000 yuan (Rp 680,3 jutaan), sedangkan versi ‘bekas’ model tersebut jadi 185.000 yuan atau sekitar Rp 422,3 jutaan.
Hanya saja garansi kendaraan dan baterainya dipangkas jadi tiga tahun dan delapan tahun.
Manufaktur Tiongkok, GWM mengatakan bahwa dalam beberapa tahun belakangan tren tersebut semakin sering terjadi
Menurut GWM, banyak harga mobil turun dari kisaran 200.000 yuan (Rp 456,8 jutaan) menjadi sekitar 120.000 yuan atau setara Rp 274,1 jutaan.
“Produk industri macam apa yang bisa memberikan diskon 100.000 yuan (Rp 228,4 jutaan) sambil tetap menjaga kualitasnya? Bagaimana kita bisa berharap merek Cina berkembang di pasar global,” kata Wei Jianjun, Chairman GWM dikutip dari Carnewschina.
Sejauh ini, belum diketahui ada insiden serupa di Indonesia. Tetapi merek Tiongkok memang dikenal karena banderolnya yang terpaut jauh dari model serupa produksi brand lain seperti Jepang.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
18 Agustus 2026, 14:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara