Kemenhub Siapkan 3 Solusi Atasi Kemacetan di Puncak
20 November 2024, 21:00 WIB
Biang keladi kemacetan parah di Puncak saat Long Weekend beberapa waktu lalu hingga lebih dari 10 jam
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kemacetan luar biasa yang terjadi di Kawasan Pucak, Bogor Jawa Barat rupanya membuat Korlantas Polri melakukan evaluasi tersendiri. Evaluasi tersebut bertujuan untuk mengetahui sumber masalah dan menghindari kejadian serupa terulang.
Selama ini, kawasan Puncak memang menjadi salah satu kawasan yang paling digemari masyarakat dalam menimati libur. Banyaknya tempat wisata serta suasana nyaman menjadi pesona tersendiri untuk menikmati akhir pekan.
Namun pada 27 Februari 2022 rupanya terjadi kemacetan lebih parah bila dibandingkan akhir pekan biasanya. Kemacetan tersebut bahkan terjadi hingga sekitar 10 jam dan membuat para pengendara kelelahan.
Kombes Pol Eddy Djunaedi, Kabagops Korlantas Polri mengatakan, ada sejumlah faktor biang keladi kemacetan parah di Puncak tersebut. Penyebabnya kemacetan di antaranya adalah kendaran mogok, meledaknya wisatawan, hingga kecilnya kapasitas jalan.
“Banyaknya kendaraan roda 2 maupun roda 4 mengalami kerusakan, tingginya animo masyarakat menuju objek wisata, serta kapasitas jalan memang sudah tidak sesuai,” tegas Eddy Djunaedi.
Faktor-faktor tersebut kemudian diperparah dengan banyaknya jumlah parkir liar di sepanjang jalur Puncak sehingga ruas jalan menjadi semakin sempit. Tentunya ini akan menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak terulang.
“Pengaturan parkir harus segera dibenahi dan adanya kecelakaan,” ujar Eddy.
Menurut Eddy, agar insiden terulang, harus dilakukan evaluasi bersama oleh semua pihak, tidak hanya kepolisian. Pasalnya kemacetan lalu lintas sudah menjadi masalah klasik yang tidak ada ujung.
“Hal tersebut tentunya harus diselesaikan oleh kita bersama, baik polisi bersama stakeholder terkait dan masyarakat pengguna jalan. Semua bertanggung jawab bersama-sama menjaga situasi kamseltibcar lantasnya,” tandasnya.
Sebelumnya AKP Ita Puspita, Kasubag Humas Polres Bogor mengatakan, macet parah yang terjadi disebankan oleh adanya libur nasional Isra Mikraj 28 Februari. Long weekend membuat banyak wisatawan berlibur ke Puncak.
“Karena libur panjang serta volume kendaraan roda 2 dan 4 meningkat,” tegas Ita
Ia menyebut, kondisi tersebut diperparah dengan adanya kendaraan mogok di tanjakan Dirga Cibulan. Akibatnya, jalur menyempit hingga hanya 1 jalur yang bisa dipakai.
“Sekitar pukul 14.00 WIB ada mobil mogok sebanyak 6 kendaraan di tanjakan Dirga Cibulan maka terjadilah penyempitan,” ujar Ita.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 November 2024, 21:00 WIB
17 September 2024, 09:00 WIB
02 Maret 2022, 08:30 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik