Biang Keladi Kemacetan Parah di Puncak Saat Long Weekend

Biang keladi kemacetan parah di Puncak saat Long Weekend beberapa waktu lalu hingga lebih dari 10 jam

Biang Keladi Kemacetan Parah di Puncak Saat Long Weekend
Adi Hidayat

TRENOTO – Kemacetan luar biasa yang terjadi di Kawasan Pucak, Bogor Jawa Barat rupanya membuat Korlantas Polri melakukan evaluasi tersendiri. Evaluasi tersebut bertujuan untuk mengetahui sumber masalah dan menghindari kejadian serupa terulang.

Selama ini, kawasan Puncak memang menjadi salah satu kawasan yang paling digemari masyarakat dalam menimati libur. Banyaknya tempat wisata serta suasana nyaman menjadi pesona tersendiri untuk menikmati akhir pekan.

Namun pada 27 Februari 2022 rupanya terjadi kemacetan lebih parah bila dibandingkan akhir pekan biasanya. Kemacetan tersebut bahkan terjadi hingga sekitar 10 jam dan membuat para pengendara kelelahan.

Photo : NTMC Polri

Kombes Pol Eddy Djunaedi, Kabagops Korlantas Polri mengatakan, ada sejumlah faktor biang keladi kemacetan parah di Puncak tersebut. Penyebabnya kemacetan di antaranya adalah kendaran mogok, meledaknya wisatawan, hingga kecilnya kapasitas jalan.

“Banyaknya kendaraan roda 2 maupun roda 4 mengalami kerusakan, tingginya animo masyarakat menuju objek wisata, serta kapasitas jalan memang sudah tidak sesuai,” tegas Eddy Djunaedi.

Faktor-faktor tersebut kemudian diperparah dengan banyaknya jumlah parkir liar di sepanjang jalur Puncak sehingga ruas jalan menjadi semakin sempit. Tentunya ini akan menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak terulang.

Photo : NTMC Polri

“Pengaturan parkir harus segera dibenahi dan adanya kecelakaan,” ujar Eddy.

Menurut Eddy, agar insiden terulang, harus dilakukan evaluasi bersama oleh semua pihak, tidak hanya kepolisian. Pasalnya kemacetan lalu lintas sudah menjadi masalah klasik yang tidak ada ujung.

“Hal tersebut tentunya harus diselesaikan oleh kita bersama, baik polisi bersama stakeholder terkait dan masyarakat pengguna jalan. Semua bertanggung jawab bersama-sama menjaga situasi kamseltibcar lantasnya,” tandasnya.

Sebelumnya AKP Ita Puspita, Kasubag Humas Polres Bogor mengatakan, macet parah yang terjadi disebankan oleh adanya libur nasional Isra Mikraj 28 Februari. Long weekend membuat banyak wisatawan berlibur ke Puncak.

“Karena libur panjang serta volume kendaraan roda 2 dan 4 meningkat,” tegas Ita

Ia menyebut, kondisi tersebut diperparah dengan adanya kendaraan mogok di tanjakan Dirga Cibulan. Akibatnya, jalur menyempit hingga hanya 1 jalur yang bisa dipakai.

“Sekitar pukul 14.00 WIB ada mobil mogok sebanyak 6 kendaraan di tanjakan Dirga Cibulan maka terjadilah penyempitan,” ujar Ita.


Terkini

mobil
Pikap

Gaikindo Bicara Tantangan Industri Penuhi Permintaan Agrinas

Perlu waktu lebih lama untuk memenuhi kebutuhan Agrinas, seperti persiapan komponen dari berbagai supplier

news
Mudik Gratis

Pendaftaran Mudik Gratis Jasa Marga Dibuka Besok, Cek Tujuannya

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti mudik gratis Jasa Marga, bisa mendaftarkan diri secara daring atau online

otopedia
SIM hilang

Cara Urus SIM Hilang Jelang Musim Mudik Lebaran 2026

Mengurus SIM hilang menjadi sesuatu yang harus dilakukan untuk memastikan perjalanan mudik bisa lebih tenang

mobil
Ekspor Daihatsu

Jumlah Ekspor Mobil Januari 2026 Turun, Toyota Paling Terdampak

Jumlah ekspor mobil di Januari 2026 mengalami penurunan yang cukup besar karena jumlahnya mencapai ribuan unit

mobil
Pikap

Gaikindo Berdoa Industri Lokal Bisa Ikut Suplai Pikap Kopdes

Merek otomotif di RI punya kapabilitas penuhi kebutuhan pikap Agrinas, Gaikindo berdoa bisa ikut ambil bagian

motor
Diskon Motor matic Honda

Diskon Motor Matic Honda di Akhir Februari 2026, Ada Vario Street

Di Ramadan 2026 ada sederet diskon motor matic Honda yang dapat dimanfaatkan dengan besaran sampai Rp 2 juta

mobil
GIICOMVEC 2026

GIICOMVEC 2026 Siap Gairahkan Penjualan Kendaraan Komersial

Pameran kendaraan komersial GIICOMVEC 2026 jadi wadah untuk pelaku usaha dalam mencari armada yang sesuai

mobil
Tata Yodha

Spesifikasi Pikap Tata Yodha, Andalkan Mesin Diesel 2.200 cc

Kehadiran Tata Yodha untuk operasional Koperasi Merah Putih bakal menantang Toyota Rangga sampai Isuzu Traga