VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia
02 April 2026, 13:00 WIB
Beli mobil listrik bekas bisa lebih tenang karena garansi tetap berlaku sesuai dengan syarat dan ketentuan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Membeli mobil listrik bekas kini sudah menjadi hal lumrah karena di beberapa situs jual beli sudah banyak pilihan untuk diambil pelanggan. Harga jualnya pun terbilang jauh lebih terjangkau ketimbang membeli baru.
Namun ada sebagian masyarakat yang justru takut membeli mobil listrik bekas meski masih berusia muda. Kondisi baterai kendaraan dinilai menjadi penyebab utama timbulnya rasa ragu untuk menjadikannya sebagai pilihan.
Padahal beberapa pabrikan kendaraan sudah memastikan bahwa garansi kendaraan termasuk baterai mengikat ke mobil, bukan pemilik. Dengan demikian selama mobil masih dalam masa jaminan maka perlindungan masih bisa dinikmati.
“Garansi mobil listrik Neta adalah lima tahun atau 150.000 km sedangkan komponen tegangan tinggi adalah 8 tahun atau 180.000 Km. Garansi ini cukup panjang dan bisa dirasakan oleh pemilik kendaraan berikutnya bila dijual saat usia muda,” ungkap Eldi Chandra, After Sales Operation Manager Neta Auto Indonesia pada KatadataOTO .
Hal senada juga disampaikan oleh Wuling Indonesia yang kini masih menjadi pabrikan mobil listrik terlaris di Tanah Air. Dalam keterangan pada KatadataOTO, pabrikan asal China tersebut menyebut bahwa garansi kendaraan elektrifikasi cukup banyak.
“Untuk pelanggan mobil listrik bekas mendapat garansi sesuai jaminan reguler yaitu jaminan selama tiga tahun atau 100.000 km. Sedangkan komponen inti seperti Power Battery System Assembly, Drive Motor dan Controller 8 tahun atau 120.000 kilometer,” ungkap Maulana Hakim, Aftersales Director Wuling Motors.
Ia pun mengungkap bahwa garansi komponen inti kelistrikan, High Voltage Distribution Box dan komponen Vehicle Terminal sampai dengan 5 tahun atau 100.000 kilometer juga bisa didapatkan.
“Namun perlu diingat bahwa seluruh garansi tersebut dihitung sejak unit diserahkan ke tangan pertama,” tambahnya.
Selain itu, baik Neta maupun Wuling pun tidak memberikan program atau paket perpanjangan garansi. Padahal program tersebut bisa memberi ketenangan tambahan bagi pelanggan mobil listrik bekas.
Perlu diingat bahwa seluruh garansi baik Neta maupun Wuling memiliki persyaratan dan ketentuannya masing-masing. Oleh sebab itu pastikan untuk memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan pembelian.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 April 2026, 13:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Terkini
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia