VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi
30 Desember 2025, 16:00 WIB
ANCAP temukan bahwa mobil listrik lebih aman dibanding kendaraan konvensional saat dilakukan crash test
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Walau pertumbuhannya cukup signifikan tetapi masyarakat masih banyak yang mempertanyakan keunggulan mobil listrik. Terutama dari sisi keselamatan karena kendaraan di uji tabrak jumlahnya masih terbatas.
Namun Australasian New Car Assessment Program (ANCAP) telah menemukan jawabannya. Dari seluruh unit yang sudah mereka uji, kendaraan listrik cenderung lebih aman ketimbang model konvensional.
Dilansir dari Carscoops, ANCAP sudah menguji sedikitnya 57 model dan hanya enam yang tak mencapai nilai maksimal. Itu artinya 89 persen mobil listrik berhasil meraih hasil tinggi.
Mobil dengan empat bintang keselamatan adalah BMW i4, Hyundai Kona Electric, Fiat 500e, Opel Mokka hingga Citroen C4. Sedangkan Jeep Avenger menjadi satu-satunya model yang cuma mendapat tiga bintang dan tidak ada model mencatatkan 0 bintang.
Sementara untuk mobil konvensional, jumlah yang diuji jauh lebih banyak yaitu 117 unit dan 18 di antaranya gagal meraih poin maksimal. Artinya 85 persen diantaranya dinilai telah mencatatkan hasil baik.
Namun ada beberapa model yang bahkan mendapat 0 bintang yaitu Mahindra Scorpio serta MG 5. Kemudian ada juga Suzuki Swift hanya satu bintang.
Dari sisi keselamatan, perbedaan antara mobil listrik dan konvensional sebenarnya tidak banyak. Namun perlu diingat bahwa kebanyakan EV merupakan model baru sehingga teknologi keselamatannya cenderung lebih lengkap.
Harga kendaraan listrik pun cenderung mahal dibandingkan mobil konvensional sehingga wajar bila fitur keselamatannya lebih baik.
Perlu diketahui bahwa saat ini penjualan kendaraan listrik tengah mengalami peningkatan cukup besar di 2024. Berdasarkan data Rho Motion, tercatat EV berhasil dilepas kepasaran adalah 17,1 juta unit atau itu meningkat 24 persen dibanding pasar 2023.
Dari jumlah itu China menjadi negara yang paling banyak menyumbang angka penjualan. Tercatat ada 11 juta unit berhasil mereka kirim.
Kemudian ada EU, EFTA dan Inggris dengan total penjualan sebesar 3 juta unit. Amerika Serikat dan Kanada terjual 18 juta unit.
Sedangkan sisanya di seluruh dunia adalah 1,3 juta unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
29 Desember 2025, 15:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 09:00 WIB
Dinas Perhubungan telah menyiapkan kantong parkir Car Free Night untuk memudahkan masyarakat yang bawa kendaraan
31 Desember 2025, 08:00 WIB
Dinas Perhubungan bakal rekayasa lalu lintas di TMII dan Ragunan untuk hindari kepadatan di malam tahun baru
31 Desember 2025, 07:00 WIB
Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Di penghujung tahun perpanjangan masa berlaku kartu bisa dimanfaatkan di SIM keliling Jakarta hari ini
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terakhir di tahun ini tetap dilangsungkan dengan ketat untuk atasi kemacetan lalu lintas
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Memasuki libur tahun baru 2026, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan demi memfasilitasi kebutuhan pengendara
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit