Aletra Pamerkan L7 di GIIAS 2026, Bidik Segmen MPV EV Keluarga
03 Agustus 2026, 12:00 WIB
Disinyalir jadi merek yang rakit mobil listrik nasional, Aletra bangun pusat pengembangan EV di Tangerang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kehadiran manufaktur China di pasar Indonesia masih terus berlanjut. Menjelang akhir 2024 akan ada satu merek baru yakni Geely menggunakan nama Aletra di Indonesia.
Kabar kembalinya Geely ke Indonesia sempat diungkapkan oleh pihak pemerintah beberapa waktu lalu. Targetnya adalah memproduksi mobil listrik nasional pada 2025, dengan riset dilakukan bersama Geely.
Meski baru resmi debut di perhelatan GJAW 2024 (Gaikindo Jakarta Auto Week), Aletra bangun pusat pengembangan EV (Electric Vehicle) di kawasan Alam Sutera, Tangerang, Banten.
“Fasilitas ini berdiri di lahan seluas 6.000 meter persegi dan akan fokus pada riset kendaraan listrik dengan kemudi tangan kanan,” tulis akun resmi @aletracars lewat Instagram, dikutip Senin (30/9).
Lebih lanjut dijelaskan bahwa fasilitas itu juga akan melayani seluruh calon konsumen buat kebutuhan penjualan, purnajual, edukasi serta pusat ekspor ke negara Asia lain yang berkonfigurasi RHD (Right Hand Drive).
Melalui inisiasi tersebut harapannya Aletra dapat memberikan kontribusi positif pada perkembangan transportasi bertenaga listrik di Indonesia.
“Mari kita tunggu rilisnya yang akan datang di November 2024, berlangsung di acara GJAW 2024,” tulis pihak Aletra dalam keterangan tersebut.
Saat ini opsi MPV (Multi Purpose Vehicle) bertenaga listrik baru diisi oleh satu model yakni BYD M6. Model itu masih berstatus CBU (Completely Built Up) atau impor utuh dari China.
Pilihan lainnya kebanyakkan ditawarkan dengan teknologi hybrid. Salah satu yang banyak diminati adalah Toyota Kijang Innova Zenix HEV (Hybrid Electric Vehicle).
Sedangkan pada November 2024 Aletra disinyalir memboyong MPV listrik konfigurasi tiga baris, pakai basis Livan Maple 80v dari Geely.
Sebagai gambaran, Livan Maple 80v di negara asalnya dijual 161.700 Yuan sampai 178.700 Yuan. Dalam kurs rupiah angka ini setara Rp 355,5 jutaan – Rp 392, 8 jutaan.
Sedangkan BYD M6 sebagai calon rivalnya nanti sekarang ada dua tipe, ditawarkan mulai Rp 379 jutaan sampai Rp 429 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Agustus 2026, 12:00 WIB
03 Juli 2026, 17:00 WIB
03 Februari 2026, 20:41 WIB
24 Januari 2026, 09:00 WIB
22 Januari 2026, 08:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda