Test Drive Mobil Listrik Aletra L8 EV, Cocok Buat Keluarga Muda
15 Oktober 2025, 20:06 WIB
Disinyalir jadi merek yang rakit mobil listrik nasional, Aletra bangun pusat pengembangan EV di Tangerang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kehadiran manufaktur China di pasar Indonesia masih terus berlanjut. Menjelang akhir 2024 akan ada satu merek baru yakni Geely menggunakan nama Aletra di Indonesia.
Kabar kembalinya Geely ke Indonesia sempat diungkapkan oleh pihak pemerintah beberapa waktu lalu. Targetnya adalah memproduksi mobil listrik nasional pada 2025, dengan riset dilakukan bersama Geely.
Meski baru resmi debut di perhelatan GJAW 2024 (Gaikindo Jakarta Auto Week), Aletra bangun pusat pengembangan EV (Electric Vehicle) di kawasan Alam Sutera, Tangerang, Banten.
“Fasilitas ini berdiri di lahan seluas 6.000 meter persegi dan akan fokus pada riset kendaraan listrik dengan kemudi tangan kanan,” tulis akun resmi @aletracars lewat Instagram, dikutip Senin (30/9).
Lebih lanjut dijelaskan bahwa fasilitas itu juga akan melayani seluruh calon konsumen buat kebutuhan penjualan, purnajual, edukasi serta pusat ekspor ke negara Asia lain yang berkonfigurasi RHD (Right Hand Drive).
Melalui inisiasi tersebut harapannya Aletra dapat memberikan kontribusi positif pada perkembangan transportasi bertenaga listrik di Indonesia.
“Mari kita tunggu rilisnya yang akan datang di November 2024, berlangsung di acara GJAW 2024,” tulis pihak Aletra dalam keterangan tersebut.
Saat ini opsi MPV (Multi Purpose Vehicle) bertenaga listrik baru diisi oleh satu model yakni BYD M6. Model itu masih berstatus CBU (Completely Built Up) atau impor utuh dari China.
Pilihan lainnya kebanyakkan ditawarkan dengan teknologi hybrid. Salah satu yang banyak diminati adalah Toyota Kijang Innova Zenix HEV (Hybrid Electric Vehicle).
Sedangkan pada November 2024 Aletra disinyalir memboyong MPV listrik konfigurasi tiga baris, pakai basis Livan Maple 80v dari Geely.
Sebagai gambaran, Livan Maple 80v di negara asalnya dijual 161.700 Yuan sampai 178.700 Yuan. Dalam kurs rupiah angka ini setara Rp 355,5 jutaan – Rp 392, 8 jutaan.
Sedangkan BYD M6 sebagai calon rivalnya nanti sekarang ada dua tipe, ditawarkan mulai Rp 379 jutaan sampai Rp 429 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2025, 20:06 WIB
12 Oktober 2025, 09:00 WIB
10 Oktober 2025, 19:00 WIB
10 Oktober 2025, 13:00 WIB
09 Oktober 2025, 09:00 WIB
Terkini
12 Desember 2025, 13:08 WIB
Dua orang matel tewas dikeroyok di Kalibata, Jakarta Selatan saat berusaha menagih utang kredit kendaraan
12 Desember 2025, 12:00 WIB
Changan Nevo Q07 merupakan model EREV yang berpeluang dikembangkan jadi 7-seater untuk pasar Indonesia
12 Desember 2025, 11:00 WIB
Kementerian ESDM membuka opsi menambah kuota impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo sebesar 10 persen pada 2026
12 Desember 2025, 10:00 WIB
Distribusi LMPV dari pabrik ke diler menunjukkan penurunan tipis, namun beberapa model alami peningkatan
12 Desember 2025, 09:00 WIB
Mitsubishi Fuso percaya diri menghadapi kondisi pasar di tahun depan meski diprediksi masih akan menantang
12 Desember 2025, 08:00 WIB
Polytron mengakui bahwa pihaknya sudah menerima kasus dimana baterai motor rusak dan harus dilakukan perbaikan
12 Desember 2025, 07:00 WIB
Banyaknya pelanggan yang touring membuat Polytron mengembangkan portable fast charging untuk mudahkan pengisian daya
12 Desember 2025, 06:00 WIB
Tak perlu khawatir ketika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung