Wuling Buka Suara Soal Tumpukan Kontainer di Tanjung Priok
20 Juni 2026, 11:00 WIB
Akio Toyoda akui terancam lengser dari jabatannya sebagai bos besar Toyota bila investor tidak percaya padanya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Akio Toyoda, Chairman Toyota mengungkap bahwa dirinya mungkin tidak akan terpilih lagi tahun depan. Hal ini bakal jadi kenyataan bila dukungan para pemegang saham terhadapnya terus menurun seperti yang terjadi belakangan.
DIlansir Reuters, dukungan pemegang saham pada Toyoda pada rapat umum bulan lalu hanya mencapai 72 persen. Angka itu jauh lebih rendah ketimbang saat dirinya terpilih di tahun sebelumnya yang sebesar 83 persen.
Ini adalah dukungan terendah bagi seorang direktur dalam sejarah Toyota. Padahal dirinya adalah cucu pendiri dan telah membuktikan beragam strategi yang memajukan perusahaan.
“Jika terus seperti ini maka saya tidak akan kembali menjabat tahun depan,” ungkap Toyoda.
Penurunan kepercayaan terhadap Toyoda kebanyakan datang dari para invenstor institusi yang hanya mendapat angka 55 persen. Padahal tahun lalu dirinya masih mendapat kepercayaan sebesar 70 persen.
Situasinya jauh berbeda dengan investor individual yang 99 persen masih percaya terhadapnya. Terlebih selama Akio Toyoda menjabat, beberapa catatan positif telah berhasil ditorehkan dalam satu tahun terakhir.
Mulai dari rekor jumlah penjualan hingga popularitasnya di kalangan investor Jepang. Bahkan dirinya tetap konsisten untuk mengembangkan mesin bensin dan hybrid di saat perlambaat pertumbuhan kendaraan listrik.
Hal ini ditunjukkan lewat mesin baru berkapasitas 1.500cc dan 2.000cc beberapa waktu lalu. Jantung pacu tersebut nantinya bakal disandingkan dengan teknologi hybrid sehingga performa serta efisiensi bahan bakar terjaga.
Meski demikian beberapa catatan negatif juga mewarnai kepemimpinannya. Mulai dari skandal uji tabrak Daihatsu yang pertama kali terkuak pada April 2023.
Setelah itu penyelidikan terus dilakukan sehingga diketahui bahwa sedikitnya ada 64 model dan 2 terimbas skandal tersebut.
Kemudian beberapa waktu lalu Toyota juga diketahui telah memanipulasi data bersama dengan beberapa pabrikan kendaraan lain seperti Honda serta Suzuki. Namun perusahaan menegaskan bahwa hal tersebut tidak mempengaruhi keselamatan dan belum perlu melakukan recall.
Oleh sebab itu Akio Toyoda harus menjawa keraguan investor terhadap kepeminpinannya kali ini. Dengana demikian bukan tidak mungkin statusnya sebagau bos besar Toyota dapat terjaga.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Juni 2026, 11:00 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
Terkini
24 Juni 2026, 19:00 WIB
Produsen motor listrik Alva berkomitmen membangun ekosistem motor listrik di Indonesia, Investasi Rp1 Triliun
24 Juni 2026, 17:00 WIB
Bagi para konsumen yang melakukan pemesanan DFSK E5 Plus akan diberikan ekslusif benefit senilai Rp 60 juta
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Yadea Velax H menjadi kendaraan yang bisa diandalkan sebagai motor listrik yang memiliki banyak kelebihan
24 Juni 2026, 13:14 WIB
New Honda Vario Evo 160 baru saja diluncurkan dengan menawarkan beberapa ubahan, salah satunya desain
24 Juni 2026, 11:00 WIB
Pengamat meyakini PHEV bakal semakin populer di RI, didukung produk-produk Tiongkok dengan harga bersaing
24 Juni 2026, 09:00 WIB
Pada MotoGP Belanda 2026, Marc Marquez hingga Marco Bezzecchi sudah tidak bisa lagi mengandalkan holeshot
24 Juni 2026, 07:00 WIB
Modifikasi Daihatsu Ceria jadi Mira dengan konsep Japanese Domestic Market (JDM) tampil nyentrik di Depok
24 Juni 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta terus digelar setiap jam sibuk, metode ini dianggap sukses membelah kemacetan