Lepas Siap Luncurkan 12 Mobil di RI Dalam 3 Tahun, Tidak Ada MPV
21 Januari 2026, 12:00 WIB
Akio Toyoda akui terancam lengser dari jabatannya sebagai bos besar Toyota bila investor tidak percaya padanya
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Akio Toyoda, Chairman Toyota mengungkap bahwa dirinya mungkin tidak akan terpilih lagi tahun depan. Hal ini bakal jadi kenyataan bila dukungan para pemegang saham terhadapnya terus menurun seperti yang terjadi belakangan.
DIlansir Reuters, dukungan pemegang saham pada Toyoda pada rapat umum bulan lalu hanya mencapai 72 persen. Angka itu jauh lebih rendah ketimbang saat dirinya terpilih di tahun sebelumnya yang sebesar 83 persen.
Ini adalah dukungan terendah bagi seorang direktur dalam sejarah Toyota. Padahal dirinya adalah cucu pendiri dan telah membuktikan beragam strategi yang memajukan perusahaan.
“Jika terus seperti ini maka saya tidak akan kembali menjabat tahun depan,” ungkap Toyoda.
Penurunan kepercayaan terhadap Toyoda kebanyakan datang dari para invenstor institusi yang hanya mendapat angka 55 persen. Padahal tahun lalu dirinya masih mendapat kepercayaan sebesar 70 persen.
Situasinya jauh berbeda dengan investor individual yang 99 persen masih percaya terhadapnya. Terlebih selama Akio Toyoda menjabat, beberapa catatan positif telah berhasil ditorehkan dalam satu tahun terakhir.
Mulai dari rekor jumlah penjualan hingga popularitasnya di kalangan investor Jepang. Bahkan dirinya tetap konsisten untuk mengembangkan mesin bensin dan hybrid di saat perlambaat pertumbuhan kendaraan listrik.
Hal ini ditunjukkan lewat mesin baru berkapasitas 1.500cc dan 2.000cc beberapa waktu lalu. Jantung pacu tersebut nantinya bakal disandingkan dengan teknologi hybrid sehingga performa serta efisiensi bahan bakar terjaga.
Meski demikian beberapa catatan negatif juga mewarnai kepemimpinannya. Mulai dari skandal uji tabrak Daihatsu yang pertama kali terkuak pada April 2023.
Setelah itu penyelidikan terus dilakukan sehingga diketahui bahwa sedikitnya ada 64 model dan 2 terimbas skandal tersebut.
Kemudian beberapa waktu lalu Toyota juga diketahui telah memanipulasi data bersama dengan beberapa pabrikan kendaraan lain seperti Honda serta Suzuki. Namun perusahaan menegaskan bahwa hal tersebut tidak mempengaruhi keselamatan dan belum perlu melakukan recall.
Oleh sebab itu Akio Toyoda harus menjawa keraguan investor terhadap kepeminpinannya kali ini. Dengana demikian bukan tidak mungkin statusnya sebagau bos besar Toyota dapat terjaga.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 Januari 2026, 12:00 WIB
19 Januari 2026, 19:00 WIB
19 Januari 2026, 14:00 WIB
18 Januari 2026, 13:00 WIB
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Terkini
21 Januari 2026, 16:08 WIB
Yamaha Nmax maupun Xmax kini tampil beda setelah diberikan livery khusus, yakni 25 tahun Maxi yang sporty
21 Januari 2026, 15:00 WIB
Hampir dua tahun sejak peluncuran L8, Aletra akhirnya siap menghadirkan produk baru buat konsumen tahun ini
21 Januari 2026, 14:09 WIB
Mobil listrik terbaru Mitsubishi memiliki ukuran kompak dan bahasa desain baru pakai basis Foxtron Bria
21 Januari 2026, 13:34 WIB
Yamaha Tmax DX model 2026 hadir untuk menggoda para pencinta touring berkantong tebal yang ada di Indonesia
21 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas bakal fokus untuk meluncurkan SUV serta sedan di Indonesia dengan desain premium yang keunggulan tersendiri
21 Januari 2026, 11:00 WIB
Polytron menegaskan bakal meluncurkan mobil listrik baru di 2026 untuk memperkuat pasarnya di Tanah Air
21 Januari 2026, 10:23 WIB
Menurut Geely, jika mereka bisa membuat mobil listrik dengan nilai TKDN tinggi maka bisa membawa banyak dampak
21 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Ducati, Desmo450 MX Factory terbuka digunakan untuk keperluan balap motocross di dalam negeri