Ada Peluang Besar, Seva Mulai Fokus Jual Mobil Bekas di 2025

Mobil bekas diprediksi masih akan diminati banyak konsumen tahun ini, Seva mulai fokus tawarkan unit

Ada Peluang Besar, Seva Mulai Fokus Jual Mobil Bekas di 2025
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Harga mobil yang cenderung naik setiap tahunnya membuat sejumlah konsumen akhirnya beralih ke mobil bekas. Saat ini, daya beli masyarakat diklaim ada di kisaran Rp 200 jutaan.

Namun pilihannya memang semakin terbatas. Kebanyakan first car buyer memilih jenis kendaraan seperti LCGC (low cost green car) seperti Toyota Agya, Calya, Daihatsu Ayla ataupun Sigra.

Di pasar mobil bekas, konsumen disuguhkan pilihan beragam. Dengan banderol serupa variasinya lebih banyak, bisa mencakup LSUV (low sport utility vehicle) maupun LMPV (low multi purpose vehicle).

Melihat pasar otomotif yang masih akan menghadapi tantangan, layanan jual beli dan kredit kendaraan Seva mengaku akan mulai fokus rambah mobil bekas tahun ini.

BroomHive Resmi Dibuka, Banyak Pilihan Mobil Bekas
Photo : TrenOto

Seva sendiri baru mulai menawarkan mobil bekas pada tahun lalu. Saat itu, penjualan kendaraan seken terbilang baik.

“Kira sama-sama tahu ekonomi masih cukup menantang. Itu mereka (konsumen) lari ke mobil bekas sebenarnya, kalau di ekosistem sendiri memang ada peningkatan penjualan mobil bekas,” kata David Thamrin, Product and Growth Division Head Seva di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dia tidak memungkiri persentase penjualan mobil bekas melalui Seva masih terbilang kecil. Tetapi pihaknya menilai ada peluang dan telah mulai menetapkan target.

Sayangnya dia enggan mengungkapkan secara gamblang seperti apa target penjualan mobil bekas Seva sepanjang 2025.

“Harapannya tahun ini ada perbaikan untuk penjualan mobil bekas. Secara persentase kalau bicara target sih lumayan,” kara David.

Sebagai informasi, sebuah riset yang pernah dilakukan LPEM UI (Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia) menunjukkan bahwa mobil bekas diminati masyarakat Pulau Jawa.

Hal tersebut disebabkan oleh melambungnya harga mobil baru dan semakin tidak terjangkau.

Mengenal istilah grading mobil bekas
Photo : TrenOto

“Dari hasil survey, orang di Pulau Jawa yang beli mobil di 2023, 63 persennya mobil bekas. Harga mobil baru naik, mobil bekas lebih rendah,” ungkap Riyanto di Jakarta beberapa waktu lalu.

Apalagi ditambah depresiasi mobil di segmen seperti MPV, mencapai 50 persen. Kemudian pembelian kendaraan seken terbilang mudah dan penjualnya transparan dalam menawarkan unit.

“Kunjungan ke situs mobil bekas dari bulan ke bulan itu meningkat. Membandingkan harga (mobil baru dan bekas) lebih mudah,” jelas Riyanto.


Terkini

motor
Honda Beat

Cek Harga Motor Matic Murah Oktober 2026, Ada Beat dan Fazzio

Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan

motor
Suzuki Satria

Suzuki Periksa Dua Komponen Penting pada Satria Pro dan F150

SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025

mobil
Aion

GAC Aion Kejar TKDN 60 Persen Untuk 2027

GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah

motor
Yadea GT80

Motor Listrik Yadea Ditantang Buktikan Kemampuan Jarak Tempuh

Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh

mobil
BYD Atto 1

10 Mobil Listrik Terlaris September 2026: EV Mungil Diminati

Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales

mobil
New Danza D9

BYD Bersiap Hadapi Mandatori TKDN 60 Persen di 2027

BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan

otosport
BYD

Selain Atto 2, BYD M6 EV Bakal Pakai Blade Battery Generasi Kedua

BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit

otosport
Marc Marquez

Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika

Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi