Wholesales Motor Baru Juni 2026 Merangkak Naik, Tembus 3,1 Juta
10 Juli 2026, 11:00 WIB
Berbekal investasi sebesar Rp 5 triliun, Suzuki disebut akan mengembangkan model baru buat pasar Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Belum lama ini Suzuki dipastikan menyuntik dana Rp 5 triliun buat pengembangan pabriknya di Indonesia, difokuskan untuk pembelian peralatan baru.
Harapannya ini dapat membantu mendorong angka produksi Suzuki yang sempat lesu di 2024, turun dari 110.126 unit di 2023 menjadi 73.437 unit sepanjang 2024.
Lebih lanjut pihak Suzuki mengungkapkan bahwa bakal ada pengembangan produk secara prototipe di pabrik pasca penambahan investasi tersebut.
“Prototipe satu, prototipe dua, mass production prototipe, kebetulan mau dikembangkan di satu pabrik,” kata Joshi Prasetya, Department Head Strategic Planning PT SIS (Suzuki Indomobil Sales) saat ditemui di Jakarta, Jumat (14/03).
Ini termasuk pengembangan produk baru yang bakal dipasarkan untuk konsumen Indonesia. Hanya saja pihaknya masih enggan membeberkan lebih lanjut soal modelnya.
Kemudian dia juga belum dapat memastikan jika fasilitasnya dapat mengakomodir produksi lokal mobil listrik. Mengingat, tahun depan Suzuki berencana menghadirkan EV perdana mereka di RI yakni e Vitara.
“Nanti dilihat saja, itu termasuk elektrifikasi. Di sini, elektrifikasi artinya hybrid,” tegas Joshi.
Sebagai informasi, investasi sebesar Rp 5 triliun itu digelontorkan untuk menunjang kebutuhan produksi sampai tahun depan.
Peningkatan fasilitas produksi juga bermaksud membantu Suzuki agar semakin agresif dalam melakukan penjualan mobil di dalam negeri.
Sepanjang 2024, data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menunjukkan bahwa angka produksi PT SIS membuat Suzuki menyumbang 7,9 persen produksi mobil di tanah air.
Meskipun angkanya turun drastis dari 2023, sempat terjadi lonjakan pada Agustus 2024 dengan angka 7.386 unit. Sementara angka terendah dicapai pada April 2024 yakni 5.117 unit.
Saat ini Suzuki telah memproduksi lokal beberapa model termasuk lini hybrid Ertiga dan XL7 Hybrid. Berkat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) yang memenuhi persyaratan, ada insentif bisa dinikmati.
Sehingga banderol model hybrid rakitan lokal dari Suzuki mengalami penurunan harga, membuatnya semakin kompetitif bagi konsumen apabila ingin menggunakan kendaraan ramah lingkungan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Juli 2026, 11:00 WIB
25 Mei 2026, 09:00 WIB
23 Mei 2026, 09:57 WIB
13 Mei 2026, 14:45 WIB
06 Mei 2026, 11:35 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan