iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Pembangunan 21 SPKLU baru di Bali membuat berkendara menggunakan mobil listrik di Bali menjadi lebih menguntungkan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Bali digadang-gadang akan menjadi daerah yang memiliki ekosistem kendaraan listrik terlengkap di Indonesia. Banyaknya pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) belakangan ini menjadi salah satu barometernya.
Salah satu tantangan dalam perkembagangan kendaraan listrik khususnya mobil adalah terbatasnya jumlah SPKLU. Keterbatasan tersebut membuat masyarakat khawatir akan kesulitan mengisi daya saat kendaraan kehabisan baterai.
Kondisi tersebut mulai diatasi dengan pembangunan 21 SPKLU baru di Bali beberapa waktu lalu. Pembangunan SPKLU bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan KTT G20 yang akan diselenggarakan bulan Oktober 2022.
Selama penyelenggaraan, para kepala negara dan delegasi akan menggunakan mobil listrik sebagai moda transportasinya. Untuk itu diperlukan banyak SPKLU untuk memastikan mobil tidak kehabisan daya.
Pahala Nugraha Mansury, Wakil Menteri BUMN pun berhap bahwa SPKLU tersebut nantinya tidak hanya akan digunakan saat KTT G20, tetapi juga akan digunakan masyarakat. Dengan demikian era mobil listrik akan semakin cepat tercapai.
“KTT G20 menjadi satu kesempatan kepada Indonesia untuk menunjukkan pada dunia bahwa kita memiliki komitmen untuk mendorong penurunan emisi. Kami berharap dengan SPKLU ini tidak hanya untuk kelancaran KTT G20 namun juga sebagai pemicu dalam mendorong masyarakat menggunakan KLBB,” terangnya.
Tak hanya itu, Ia pun mendorong kepada instansi pemerintahkan di Bali untuk menjadikan kendaraan listrik sebagai operasional. Dengan demikian maka populasi kendaraan listrik akan semakin cepat bertumbuh.
“Sebetulnya pengguna motor listrik, bila saat ini Ia berkendara 60-70 Km per hari maka penghematan per bulan bisa mencapai Rp300-400 ribu. Itu artinya untuk 1 tahun penghematannya mencapai Rp4-5 juta,” terangnya.
Dalam gelaran KTT G20 di Bali, setidaknya akan ada 500 kendaraan listrik yang akan digunakan oleh para delegasi. Kondisi tersebut membuat sejumlah instansi terkait harus membangun sejumlah infrastruktur agar perjalanan bisa berlangsung lancar.
21 SPKLU baru yang dibangun oleh PLN adalah tipe fast charging dengan rincian 12 unit tipe 25 kilo Watt (kW) dan 9 unit tipe 50 kW. SPKLU nantinya akan tersebar di 15 shelter di seluruh Bali dan diharapkan bisa mulai beroperasi pada Maret 2022.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
12 Maret 2026, 21:00 WIB
15 Desember 2025, 13:00 WIB
06 November 2025, 07:00 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara