BYD Gerah Desain Mobil Mereka Selalu Ditiru Kompetitor
02 Januari 2026, 16:00 WIB
SPKLU di Jakarta bakal ditambah untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik khususnya di kawasan Ibu Kota
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT PLN UID Jakarta Raya mengungkap bahwa jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Ibu Kota sudah mencapai 532 unit. Dari jumlah tersebut, 300 diantaranya sudah menggunakan teknologi fast charging
Dengan ini maka diharapkan masyarakat bisa lebih percaya diri untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai alat transportasi utama.
“Kebiasaan pengguna kendaraan listrik di Jakarta ini serba cepat sehingga kami sediakan lebih banyak yang fast charging," ujar Andika Rama, Manager Layanan Prioritas PT PLN (Persero) UID Jakarta Raya dilansir Antara (22/07).
Berkat fasilitas ini maka pengisian daya baterai mobil listrik dari 0-80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 40 menit.
Catatan waktu tersebut jelas lebih cepat ketimbang pengisian daya menengah atau medium. Untuk pengecasan dari 0 hingga 80 persen dibutuhkan waktu sekitar 3 sampai 5 jam.
Fasilitas pengisian daya medium biasanya tersedia di perkantoran, kafe, restoran dan sejumlah diler mobil atau motor.
Andika mengungkap bahwa PLN akan menambah sekitar 500 unit SPKLU di wilayah DKI Jakarta. Hal ini karena idealnya 1 SPKLU hanya digunakan oleh 17 kendaraan sementara sekarang kondisinya 1 SPKLU buat 45 EV.
"Jadi nanti ada sekitar 982-1.000 charger yang akan disiapkan PLN UID Jakarta," tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah berencana merevisi salah satu aturan di mana pembangunan SPKLU bisa dilakukan oleh pihak ketiga. Sehingga nantinya tempat pengisian barang bisa lebih cepat dibangun.
"Kami merevisi salah satu peraturan pemerintah agar SPKLU bisa dilakukan pihak ketiga sehingga bisa menyebar secara cepat di seluruh Indonesia," ungkap Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan bahwa setidaknya ada tujuh perusahaan yang sudah membangun pabrik EV di Indonesia. Dengan target produksi kendaraan listrik mencapai 2,5 juta unit per tahun pada 2030 maka dibutuhkan ekosistem yang matang.
Keberadaan SPKLU dinilai sangat penting untuk mendorong pertumbuhan penggunaan EV. Karena dengan semakin banyaknya fasilitas tersebut masyarakat bisa lebih percaya diri dalam menggunakan mobil listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 16:00 WIB
02 Januari 2026, 15:00 WIB
02 Januari 2026, 12:00 WIB
01 Januari 2026, 17:00 WIB
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Terkini
04 Januari 2026, 19:00 WIB
Nama Toyota kembali ke grid F1, divisi motorsports Toyota Gazoo Racing jalin kerja sama dengan tim Haas
04 Januari 2026, 17:00 WIB
Aliran modifikasi proper diperkirakan bakal mendominasi di 2026 karena mempertahankan fungsi utama kendaraan
04 Januari 2026, 13:00 WIB
Bearing roda depan yang mengalami kerusakan, dapat membahayakan pemilik ketika digunakan di jalan raya
04 Januari 2026, 11:00 WIB
Pramac Yamaha menjadi yang pertama dalam memperkenalkan motor balap dan seragam Toprak untuk MotoGP 2026
04 Januari 2026, 09:00 WIB
Mulai besok tarif tol Sedyatmo dari dan menuju Bandara Sokarno Hatta akan naik sehingga masyarakat harus menyesuaikan
04 Januari 2026, 07:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid mendapatkan tanggapan positif dari konsumen, terpesan ribuan unit dalam waktu singkat
03 Januari 2026, 19:00 WIB
Penjualan mobil dan adopsi NEV didorong melalui pemberian subsidi tukar tambah, berikut skema insentifnya
03 Januari 2026, 17:00 WIB
Dikta Wicaksono memiliki koleksi kendaraan yang cukup menarik digarasinya mulai dari mobil hingga motor klasik