First Drive BAIC T1 Tangerang-Bandung, Crossover EV yang Lincah
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
SPKLU di Jakarta bakal ditambah untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik khususnya di kawasan Ibu Kota
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – PT PLN UID Jakarta Raya mengungkap bahwa jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Ibu Kota sudah mencapai 532 unit. Dari jumlah tersebut, 300 diantaranya sudah menggunakan teknologi fast charging
Dengan ini maka diharapkan masyarakat bisa lebih percaya diri untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai alat transportasi utama.
“Kebiasaan pengguna kendaraan listrik di Jakarta ini serba cepat sehingga kami sediakan lebih banyak yang fast charging," ujar Andika Rama, Manager Layanan Prioritas PT PLN (Persero) UID Jakarta Raya dilansir Antara (22/07).
Berkat fasilitas ini maka pengisian daya baterai mobil listrik dari 0-80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 40 menit.
Catatan waktu tersebut jelas lebih cepat ketimbang pengisian daya menengah atau medium. Untuk pengecasan dari 0 hingga 80 persen dibutuhkan waktu sekitar 3 sampai 5 jam.
Fasilitas pengisian daya medium biasanya tersedia di perkantoran, kafe, restoran dan sejumlah diler mobil atau motor.
Andika mengungkap bahwa PLN akan menambah sekitar 500 unit SPKLU di wilayah DKI Jakarta. Hal ini karena idealnya 1 SPKLU hanya digunakan oleh 17 kendaraan sementara sekarang kondisinya 1 SPKLU buat 45 EV.
"Jadi nanti ada sekitar 982-1.000 charger yang akan disiapkan PLN UID Jakarta," tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah berencana merevisi salah satu aturan di mana pembangunan SPKLU bisa dilakukan oleh pihak ketiga. Sehingga nantinya tempat pengisian barang bisa lebih cepat dibangun.
"Kami merevisi salah satu peraturan pemerintah agar SPKLU bisa dilakukan pihak ketiga sehingga bisa menyebar secara cepat di seluruh Indonesia," ungkap Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan bahwa setidaknya ada tujuh perusahaan yang sudah membangun pabrik EV di Indonesia. Dengan target produksi kendaraan listrik mencapai 2,5 juta unit per tahun pada 2030 maka dibutuhkan ekosistem yang matang.
Keberadaan SPKLU dinilai sangat penting untuk mendorong pertumbuhan penggunaan EV. Karena dengan semakin banyaknya fasilitas tersebut masyarakat bisa lebih percaya diri dalam menggunakan mobil listrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Terkini
01 September 2026, 20:11 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI baru-baru ini diketahui membeli MPV bertenaga listrik Xpeng X9
01 September 2026, 20:09 WIB
Baik Pertamina, Shell hingga Vivo kompak menaikan harga BBM jenis diesel mereka dengan besaran bervariasi
01 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid akan menjadi salah satu daya tarik dalam acara Kumpul Sahabat yang digelar di Batam
01 September 2026, 07:00 WIB
Robot Mobo buatan AiMoga berbabis Embodied Intelligence dan diperkenalkan dalam ajang atau pameran WRC 2026
01 September 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta berada di lima lokasi berbeda setiap hari, simak informasi biaya dan syaratnya
01 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik ketika Anda ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
01 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta tetap diandalkan pemerintah Ibu Kota untuk setidaknya mencegah kebuntuan di jam sibuk
31 Agustus 2026, 21:00 WIB
Indonesia Autovaganza 2026 tempat berkumpulnya komunitas para pencinta otomotif sekaligus bersilaturahmi