Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik, SPKLU di Jakarta Bakal Ditambah

SPKLU di Jakarta bakal ditambah untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik khususnya di kawasan Ibu Kota

Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik, SPKLU di Jakarta Bakal Ditambah

KatadataOTO – PT PLN UID Jakarta Raya mengungkap bahwa jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Ibu Kota sudah mencapai 532 unit. Dari jumlah tersebut, 300 diantaranya sudah menggunakan teknologi fast charging

Dengan ini maka diharapkan masyarakat bisa lebih percaya diri untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai alat transportasi utama.

“Kebiasaan pengguna kendaraan listrik di Jakarta ini serba cepat sehingga kami sediakan lebih banyak yang fast charging," ujar Andika Rama, Manager Layanan Prioritas PT PLN (Persero) UID Jakarta Raya dilansir Antara (22/07).

Berkat fasilitas ini maka pengisian daya baterai mobil listrik dari 0-80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 40 menit.

VinFast Berniat Bangun 63 Ribu SPKLU Tahun InI di Indonesia
Photo : VinFast

Catatan waktu tersebut jelas lebih cepat ketimbang pengisian daya menengah atau medium. Untuk pengecasan dari 0 hingga 80 persen dibutuhkan waktu sekitar 3 sampai 5 jam.

Fasilitas pengisian daya medium biasanya tersedia di perkantoran, kafe, restoran dan sejumlah diler mobil atau motor.

Andika mengungkap bahwa PLN akan menambah sekitar 500 unit SPKLU di wilayah DKI Jakarta. Hal ini karena idealnya 1 SPKLU hanya digunakan oleh 17 kendaraan sementara sekarang kondisinya 1 SPKLU buat 45 EV.

"Jadi nanti ada sekitar 982-1.000 charger yang akan disiapkan PLN UID Jakarta," tambahnya kemudian.

Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah berencana merevisi salah satu aturan di mana pembangunan SPKLU bisa dilakukan oleh pihak ketiga. Sehingga nantinya tempat pengisian barang bisa lebih cepat dibangun.

"Kami merevisi salah satu peraturan pemerintah agar SPKLU bisa dilakukan pihak ketiga sehingga bisa menyebar secara cepat di seluruh Indonesia," ungkap Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) beberapa waktu lalu.

SPKLU di tiang listrik
Photo : @pln_enjiniring

Ia menjelaskan bahwa setidaknya ada tujuh perusahaan yang sudah membangun pabrik EV di Indonesia. Dengan target produksi kendaraan listrik mencapai 2,5 juta unit per tahun pada 2030 maka dibutuhkan ekosistem yang matang.

Keberadaan SPKLU dinilai sangat penting untuk mendorong pertumbuhan penggunaan EV. Karena dengan semakin banyaknya fasilitas tersebut masyarakat bisa lebih percaya diri dalam menggunakan mobil listrik.


Terkini

news
Shell

Stok BBM Shell Lenyap di Jakarta, Super Kembali Langka Bulan Ini

Menurut informasi di laman resmi Shell, mereka masih berkoordinasi dengan pemerintah terkait kuota impor BBM

mobil
BYD

Pelemahan Pasar Mobil Cina Mulai Terasa, BYD Terdampak Duluan

BYD melaporkan mengalami penurunan penjualan sampai 30,1 persen atau hanya mencatatkan 210.051 di Januari 2026

mobil
Toyota-Subaru

Toyota-Subaru Daftarkan Paten Transmisi Manual Mobil Listrik

Toyota bersama Subaru berkolaborasi kembangkan rekayasa transmisi manual buat mobil listrik, ini detailnya

review
Chery C5 CSH

Test Drive Chery C5 CSH, Nyaman buat Pelesiran Keluar Kota

Segera meluncur di IIMS 2026, KatadataOTO mendapatkan kesempatan langsung mencoba mobil hybrid Chery C5 CSH

otosport
Cargloss Racing Team

Cargloss Racing Team Bersinar di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika

Cargloss Racing Team berhasil tampil impresif di balap ketahanan bertajuk Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika

mobil
Suzuki

Tekuk Nissan, Suzuki Jadi Pabrikan Terbesar Ketiga di Jepang Pada 2025

Suzuki berhasil jadi pabrikan mobil terbesar ketiga di Jepang dengan penjualan mencapai 3,29 juta unit

mobil
Chery J6T

Chery Akui Penghapusan Insentif Bakal Tekan Penjualan EV

Chery mengungkap penghapusan insentif mobil listrik berpotensi membuat penjualan turun karena harga jadi tinggi

mobil
MG

MG Tak Muluk-muluk Bikin Target Penjualan di 2026

Penjualan berada di bawah kompetitor, MG enggan bicara lebih detail soal target penjualannya di 2026