Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis
01 April 2026, 15:00 WIB
ACC berharap penjualan mobil baru kembali bergairah pada 2025 karena tidak terlalu banyak agenda besar
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil baru di Indonesia memang sedang tidak baik-baik saja. Pada 2024 banyak hal menjadi tantangan.
Membuat Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) harus merevisi target yang telah mereka tentukan tahun ini.
Dari semula ingin satu juta kendaraan roda empat terniagakan, kini hanya menjadi 850 ribu unit saja.
Melihat hal tersebut, beberapa pihak berharap besar kondisi pasar otomotif terutama mobil bisa kembali bergairah di tahun depan.
“Kalau melihat pemerintahan baru mestinya kita optimistis lah. Daya beli akan meningkat, karena tahun politik sudah lewat,” ungkap Than Chian Hok, Chief Marketing and Sales Officer ACC (Astra Credit Companies) di Jakarta beberapa waktu lalu.
Meski begitu ia mengungkapkan kalau di 2025 penjualan mobil baru bakal lebih menantang. Apalagi pemerintah menaikan tarif PPN (Pajak Pertambahan Nilai) jadi 12 persen.
Akan tetapi dia berharap kondisi bisa kembali seperti semula. Terlebih tidak terlalu banyak agenda besar di 2025.
“Kita tahu tahun ini banyak kegiatan-kegiatan seperti Pemilu (Pemilihan Umum), Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) dan sebagainya. Tetapi kami optimistis 2025 bakal Comeback,” lanjut dia.
Petinggi ACC satu ini percaya diri tahun depan ada satu juta unit mobil baru yang terjual di Tanah Air. Sehingga bisa menggairahkan pasar kendaraan roda empat.
“Harusnya kita akan dapat kejar ke angka satu juta juga nanti,” tegas dia pria yang kerap disapa Ahok itu.
Sebelumnya Ahok memprediksi banderol kendaraan roda empat bakal terkerek. Hal itu imbas penerapan PPN 12 persen dari pemerintah.
“Ya pasti kenaikan harga, tetapi kalau mengenai Market mungkin masalahnya mesti di Gaikindo. Paling tidak (imbas PPN) menambah Pricing,” kata Ahok.
Namun Ahok tidak bisa merinci berapa kenaikan harga di tahun depan. Dia pun berharap kebijakan anyar dari pemerintahan Prabowo Subianto ini tidak membawa dampak besar ke kredit mobil baru.
Sekadar mengingatkan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan menyebut aturan anyar mengenai PPN 12 persen tertuang dalam UU (Undang-Undang) Nomor 7 Tahun 2021 mengenai HPP (Harmonisasi Peraturan Perpajakan).
Lebih jauh dia menjelaskan bahwa kebijakan baru ini sudah melalui pembahasan panjang dengan DPR RI.
Semua indikator telah dipertimbangkan dalam pengambilan Keputusan. Satu di antaranya tentang kesehatan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 April 2026, 15:00 WIB
28 Maret 2026, 13:00 WIB
28 Maret 2026, 11:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
25 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
08 April 2026, 15:23 WIB
GIICOMVEC 2026 diramaikan oleh 14 merek kendaraan niaga dan 35 industri pendukung, berlangsung 8-11 April 2026
08 April 2026, 11:00 WIB
Apresiasi atas komitmen berkelanjutan lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup beri penghargaan untuk Toyota
08 April 2026, 09:00 WIB
Harga BBM subsidi dipastikan tidak naik sampai akhir tahun karena pemerintah telah menyiapkan dana tambahan
08 April 2026, 07:00 WIB
Chery resmi membuka outlet baru di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, kapasitas servis 12 mobil per hari
08 April 2026, 06:00 WIB
GIICOMVEC 2026 akan diselenggarakan hari ini dan kemungkinan bakal terdampak aturan ganjil genap Jakarta
07 April 2026, 16:41 WIB
Puluhan ribu motor listrik yang dipesan disebut untuk kepala SPPG demi kelancaran operasional program MBG
07 April 2026, 15:00 WIB
Banyak konsumen menganggap PHEV tidak memiliki keuntungan serupa mobil listrik, misalnya bebas ganjil genap
07 April 2026, 15:00 WIB
Di era transisi elektrifikasi, GWM menilai mobil diesel masih punya potensi yang cukup besar di Indonesia