Penjualan Mobil April 2026 Alami Kenaikan 13,7 Persen
17 Mei 2026, 17:00 WIB
ACC berharap penjualan mobil baru kembali bergairah pada 2025 karena tidak terlalu banyak agenda besar
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil baru di Indonesia memang sedang tidak baik-baik saja. Pada 2024 banyak hal menjadi tantangan.
Membuat Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) harus merevisi target yang telah mereka tentukan tahun ini.
Dari semula ingin satu juta kendaraan roda empat terniagakan, kini hanya menjadi 850 ribu unit saja.
Melihat hal tersebut, beberapa pihak berharap besar kondisi pasar otomotif terutama mobil bisa kembali bergairah di tahun depan.
“Kalau melihat pemerintahan baru mestinya kita optimistis lah. Daya beli akan meningkat, karena tahun politik sudah lewat,” ungkap Than Chian Hok, Chief Marketing and Sales Officer ACC (Astra Credit Companies) di Jakarta beberapa waktu lalu.
Meski begitu ia mengungkapkan kalau di 2025 penjualan mobil baru bakal lebih menantang. Apalagi pemerintah menaikan tarif PPN (Pajak Pertambahan Nilai) jadi 12 persen.
Akan tetapi dia berharap kondisi bisa kembali seperti semula. Terlebih tidak terlalu banyak agenda besar di 2025.
“Kita tahu tahun ini banyak kegiatan-kegiatan seperti Pemilu (Pemilihan Umum), Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) dan sebagainya. Tetapi kami optimistis 2025 bakal Comeback,” lanjut dia.
Petinggi ACC satu ini percaya diri tahun depan ada satu juta unit mobil baru yang terjual di Tanah Air. Sehingga bisa menggairahkan pasar kendaraan roda empat.
“Harusnya kita akan dapat kejar ke angka satu juta juga nanti,” tegas dia pria yang kerap disapa Ahok itu.
Sebelumnya Ahok memprediksi banderol kendaraan roda empat bakal terkerek. Hal itu imbas penerapan PPN 12 persen dari pemerintah.
“Ya pasti kenaikan harga, tetapi kalau mengenai Market mungkin masalahnya mesti di Gaikindo. Paling tidak (imbas PPN) menambah Pricing,” kata Ahok.
Namun Ahok tidak bisa merinci berapa kenaikan harga di tahun depan. Dia pun berharap kebijakan anyar dari pemerintahan Prabowo Subianto ini tidak membawa dampak besar ke kredit mobil baru.
Sekadar mengingatkan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan menyebut aturan anyar mengenai PPN 12 persen tertuang dalam UU (Undang-Undang) Nomor 7 Tahun 2021 mengenai HPP (Harmonisasi Peraturan Perpajakan).
Lebih jauh dia menjelaskan bahwa kebijakan baru ini sudah melalui pembahasan panjang dengan DPR RI.
Semua indikator telah dipertimbangkan dalam pengambilan Keputusan. Satu di antaranya tentang kesehatan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Mei 2026, 17:00 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
18 April 2026, 18:17 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
14 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
25 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik baru Wuling terpantau ada dalam daftar Pangkalan Data Kekayaan Intelektual dengan nama Aira ev
25 Mei 2026, 19:00 WIB
New Toyota GR Yaris diberikan berbagai pembaruan, lalu mobil tersebut diniagakan di angka Rp 1,1 miliaran
25 Mei 2026, 18:54 WIB
Honda telah memastikan tidak akan merilis Honda Prelude varian Type R karena memiliki target konsumen yang berbeda dari Civic.
25 Mei 2026, 11:00 WIB
Berkaca dari data pembeli Prelude, loyalis Honda disebut memiliki peran penting dalam mendongkrak penjualan
25 Mei 2026, 09:00 WIB
Teknologi REEV yang bakal masuk di Indonesia dalam waktu dekat dan memiliki beberapa keunggulan yang menarik
25 Mei 2026, 07:00 WIB
Banyak yang menganggap masalah pada mobil bisa diperbaiki sendiri, namun jika dipaksakan akan menjadi masalah
25 Mei 2026, 06:01 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta, ada di lima lokasi berbeda
25 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian kembali menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara motor maupun mobil