Makin Populer, Edukasi Keamanan Mobil Listrik Wajib Digencarkan
21 Januari 2026, 19:30 WIB
Kebijakan pemerintah federal di Amerika Serikat disebut bikin penjualan mobil listrik Tesla kalah dari BYD
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Dominasi Cina di pasar mobil listrik semakin kuat. Hal ini dipertegas dengan pencapaian BYD pada periode 2025.
Jenama asal Tiongkok tersebut sukses menjadi produsen electric vehicle (EV) terlaris di dunia, sekaligus mengalahkan Tesla.
Tentu ini menjadi prestasi yang membanggakan bagi Negeri Tirai Bambu. Sebab mampu membuat Amerika Serikat (AS) bertekuk lutut.
Situasi di atas mendorong beberapa pihak buka suara. Mereka mencoba menganalisis apa yang terjadi pada BYD dan Tesla.
Melansir South China Morning Post pada Kamis (08/01), dijelaskan ada beberapa faktor mengapa perusahaan Elon Musk kehilangan posisinya.
Menurut para analis kebijakan federal di AS yang tidak konsisten, berkontribusi atas penurunan kinerja industri otomotif di Negeri Paman Sam.
Bahkan semakin memperlebar kesenjangan di pasar mobil listrik. Sehingga menyulitkan Amerika Serikat untuk bersaing dengan Cina.
“Perbedaan terbesar adalah pemerintah Tiongkok telah mendukung industri EV mereka,” kata David Hart, peneliti senior bidang iklim dan energi di Council on Foreign Relations.
Memang tidak bisa dipungkiri kalau pemerintah di Tiongkok memberikan dukungan penuh, bagi pabrikan mobil listrik selama dua dekade terakhir.
Ambil contoh melalui pemberian insentif tukar tambah dengan kendaraan konvensional. Lalu keringanan pajak setiap pembelian EV
Berbagai stimulus tersebut, berhasil membuat masyarakat Cina beralih menggunakan kendaraan roda empat setrum.
Sedangkan di Amerika Serikat, kebijakan yang mendorong elektrifikasi terus berubah-ubah. Membuat masyarakat serta pelaku industri bingung.
Ditambah adanya serbuan mobil listrik asal Cina. Membuat Tesla, Ford dan kawan-kawan kesulitan untuk berakselerasi.
“Salah satu pertanyaan besar ke depan adalah apa yang dibutuhkan agar perusahaan mobil mau berinvestasi kembali jika kebijakan berubah lagi,” lanjut Hart.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 Januari 2026, 19:30 WIB
21 Januari 2026, 15:00 WIB
21 Januari 2026, 14:09 WIB
21 Januari 2026, 10:23 WIB
21 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
21 Januari 2026, 19:30 WIB
Insiden mobil listrik terbakar yang terjadi belakangan berpotensi memicu ketakutan, wajib ada edukasi
21 Januari 2026, 19:23 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins kini mempunyai motor balap Yamaha baru guna mengarungi kompetisi MotoGP 2026
21 Januari 2026, 16:08 WIB
Yamaha Nmax maupun Xmax kini tampil beda setelah diberikan livery khusus, yakni 25 tahun Maxi yang sporty
21 Januari 2026, 15:00 WIB
Hampir dua tahun sejak peluncuran L8, Aletra akhirnya siap menghadirkan produk baru buat konsumen tahun ini
21 Januari 2026, 14:09 WIB
Mobil listrik terbaru Mitsubishi memiliki ukuran kompak dan bahasa desain baru pakai basis Foxtron Bria
21 Januari 2026, 13:34 WIB
Yamaha Tmax DX model 2026 hadir untuk menggoda para pencinta touring berkantong tebal yang ada di Indonesia
21 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas bakal fokus untuk meluncurkan SUV serta sedan di Indonesia dengan desain premium yang keunggulan tersendiri
21 Januari 2026, 11:00 WIB
Polytron menegaskan bakal meluncurkan mobil listrik baru di 2026 untuk memperkuat pasarnya di Tanah Air