Chery Tiggo X7 dan All New Tiggo 7 Debut, Usung Konsep Baru
22 Oktober 2026, 15:44 WIB
Wuling Eksion PHEV diajak melintasi berbagai macam medan jalan tanpa mengalami kesulitan dan ramah di kantong
Oleh Denny Basudewa
Lalu fitur lain nan memudahkan para pemilik Wuling Eksion adalah hadirnya electric tailgate. Teknologi ini terbukti memudahkan untuk keluar masuk barang.
Memulai petualangan dari kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, KatadataOTO mengambil posisi penumpang depan.
Jok yang tebal dan empuk berikut side bolster tebal menjaga tubuh tetap seimbang. Meskipun mobil tengah bermanuver cepat.
Lumbar sistem kursi penumpang depan hingga sopir juga mendukung untuk perjalanan jauh.
Dalam acara media test drive kali ini, dibagi dalam beberapa pemberhentian. Dari Jakarta kami bergerak ke arah Purwokerto melalui tol Cipali.
Namun menyempatkan diri beristirahat di rest area KM 102. Kemudian rombongan makan siang di Cirebon.
KatadataOTO berkesempatan berada di balik kemudi. Impresi pertama yang dirasakan adalah posisi mengemudi fleksibel.
Lalu visibilitas ke jalanan juga menyenangkan karena cukup luas. Sebagai SUV dengan ground clearance 180 mm, pandangan juga lebih luas.
Lalu bentuk setir palang dua dan bagian bawah rata membuat pergerakan tangan cukup lincah.
Hanya ada satu catatan ketika sedang mengemudi. Pada bagian kaki kiri tidak tersedia leg rest.
Di atas kertas, Wuling Eksion PHEV menawarkan output sebesar 105 hp pada 5.800 rpm dan torsi puncak 130 Nm pada 4.600 – 5.000 rpm dari mesin bensin 1.498 cc NA (naturally Aspirated).
Sedangkan motor listriknya menyodorkan daya 145 kW atau 195 hp dan torsi puncak 230 Nm.
Namun ketika mengemudikan langsung, semburan tenaga Wuling Eksion PHEV sangat responsif. Bahkan ketika pedal gas diinjak penuh, kepala terasa tertarik ke belakang.
Tarikannya bisa juga sangat halus ketika bukaan gas diatur secara terukur. Hal ini berkat teknologi dedicated hybrid transmission yang mengandalkan magnet.
Menempuh jalanan tidak rata juga berkelok naik maupun turun tidak berarti bagi Wuling Eksion. Karena SUV tersebut menggunakan suspensi model multi-link sehingga kami tetap tenang di dalam mobil.
Perjalanan hari pertama, kami menempuh jarak 385,7 km. Adapun baterai masih tersedia kemampuan hingga 25 km dan bensin masih menyisakan 714 km.
Secara keseluruhan mobil masih bisa menempuh jarak 739 km sampai benar-benar habis dayanya. Fakta ini sesuai dengan klaim pabrikan yang menyebut mobil bisa menempuh jarak lebih dari 1.000 km mengandalkan dua powertrain.
Berdasarkan data di panel meter kendaraan, konsumsi BBM (Bahan Bakar Minyak) Wuling Eksion PHEV secara kombinasi tertera 1:24,9 km/l.
Fakta di atas bahkan lebih baik daripada catatan konsumsi BBM milik LCGC sekalipun. Sekadar informasi, mobil dihuni empat orang dewasa berikut barang bawaan.
Kemudian pada hari selanjutnya rombongan menuju Yogyakarta melalui Wonosobo. Melintasi jalanan pedesaan, mobil melalui banyak stop and go.
Sampai di Jogja, MID Wuling Eksion yang kami gunakan tercatat telah menempuh perjalanan sejauh 630,3 km.
Lalu sisa jarak tempuh kendaraan masih 554 km lagi. Adapun sepanjang perjalanan kami menggunakan mode berkendara hybrid, sehingga sistem secara pintar mengatur penggunaan daya.
Sebagai SUV medium yang dipasarkan dengan harga kurang dari Rp 500 juta, Wuling Eksion PHEV merupakan pilihan menarik dibandingkan kompetitor sekelas.
Fitur pada mobil ini bisa diandalkan untuk mobilitas sehari-hari di perkotaan. Namun jika dibutuhkan untuk keluar kota, Wuling Eksion PHEV khususnya mampu mengeliminasi range anxiety.
Meskipun ada sedikit catatan kecil pada kursi baris pertama di bagian penumpang, kaki kiri terganjal ruang roda atau wheel well.
Lalu pada sisi pengemudi kaki kiri tidak tersedia leg rest yang menurut penulis, cukup diperlukan untuk perjalanan jauh.
Adapula model setir palang dua meskipun membantu pengendalian, namun terlihat sederhana.
Terakhir minim tombol fisik pada dasbor, jelas butuh adaptasi agar saat pengoperasiannya tidak mengganggu konsentrasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 Oktober 2026, 15:44 WIB
21 Oktober 2026, 06:39 WIB
20 Oktober 2026, 13:00 WIB
20 Oktober 2026, 06:06 WIB
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Terkini
23 Oktober 2026, 09:00 WIB
Asia CAN 2026 diikuti oleh peserta dari sembilan negara berbeda, mereka saling adu kemampuan meracik audio
22 Oktober 2026, 21:16 WIB
Track My Chery Q memberikan akses kepada konsumen untuk memantau perkembangan unit sejak tahap produksi
22 Oktober 2026, 15:44 WIB
Debut di Chery Brand Night, Tiggo X7 dan all new Tiggo 7 jadi amunisi baru untuk penjualan di pasar global
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
Toyota Innova Zenix Hybrid kini dilengkapi T Intouch terbaru, berbagai fungsi kendaraan dapat diakses dari HP
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Bing Bang Auto Festival 2026 akan menyuguhkan kejutan dan menjadi panggung untuk mobil serta motor listrik
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
Usulan insentif mobil hybrid dinilai kurang tepat, seharusnya pemerintah lebih fokus pada bantuan untuk EV
22 Oktober 2026, 07:00 WIB
iCar Mod Fest menjadi tempat menampilkan karya kreatif konsumen dalam melakukan modifikasi pada kendaraan
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia