Test Drive Wuling Almaz Hybrid, Lebih Lincah dan Irit

Wuling Almaz Hybrid menjadi teman setia nan menyenangkan TrenOto selama tiga hari dalam beraktivitas

Test Drive Wuling Almaz Hybrid, Lebih Lincah dan Irit
Rating Trenoto :

Performa lebih ganas dan irit bahan bakar

bodi terasa limbung ketika manuver

TRENOTO – Wuling Almaz Hybrid hadir menawarkan perbedaan dibandingkan varian yang telah ada sebelumnya. Mobil jenis SUV (Sport Utility Vehicle) ini dibekali baterai tambahan dan motor penggerak.

Dikenal sebagai kendaraan pintar dengan modal fitur-fitur terkini, Almaz hybrid tetap mengusung berbagai teknologi dari varian tertinggi. Sekadar mengingatkan Wuling Almaz RS yang menjadi varian tertinggi telah dilengkapi teknologi ADAS (Advanced Driving Assistance System), Iov (Internet of Vehicle) dan WIND (Wuling Indonesian Command).

Sehingga Wuling Almaz hybrid menjadi flagship SUV keluarga asal Tiongkok tersebut. Adapun banderolnya ditawarkan Rp470 juta dan hanya terdapat satu varian saja.

TrenOto mendapat kesempatan untuk mencoba Wuling Almaz Hybrid beberapa waktu lalu. Kami mencoba performa SUV tujuh penumpang ini selama beberapa hari.

Perbedaan Wuling Almaz Hybrid dengan Versi Bensin

Pada eksterior kedua varian tidak terlalu berbeda, karena pada varian hybrid hanya ditambahkan identitas mobil ramah lingkungan yakni warna biru. Kelir tersebut hadir pada emblem RS pada grille, lis bemper depan dan belakang juga emblem Hibrid di pintu bagasi.

Adapun pembeda lainnya terdapat pada desain dan ukuran pelek yang pada versi hybrid telah menggunakan diameter 18 inci. Sementara untuk varian RS tertinggi disematkan pelek 17 inci.

Photo : TrenOto

Masuk ke dalam kabin perbedaan baru terlihat cukup kentara. Pertama terdapat panel meter yang bisa menunjukkan sumber daya digunakan ketika berkendara.

Kendaraan tersebut memiliki tiga pilihan mode berkendara yakni murni mengandalkan motor listrik, hybrid (mesin bakar dan baterai) serta mesin bensin saja. Sayangnya kendali sumber daya tidak bisa dioperasikan manual, hal ini diterapkan atas alasan keamanan.

Lalu bergeser ke konsol tengah terdapat tuas persneling model terbaru. Bentuknya juga unik dan disertai pengoperasian nan mudah.

Pada prakteknya tuas hanya bisa didorong ke depan untuk mundur (R) atau ditarik (D) dan (S) dengan posisi netral (N) di tengah. Sedangkan untuk posisi parkir (P) bisa diaktifkan hanya menekan tombol di sebelah kanannya.

Photo : TrenOto

Wuling Almaz Hybrid diberikan kesan premium dan berkelas melalui penggunaan warna warm beige pada trim hingga dasbor. Selebihnya baik fitur maupun komponen yang digunakan masih sama seperti sebelumnya.

Sumber Daya Wuling Almaz Hybrid

Dilahirkan sebagai mobil hybrid tentunya kendaraan memiliki dua sumber daya yakni mesin konvensional dan motor listrik. Kombinasi di atas membuat performanya semakin besar namun lebih irit bahan bakar.

Wuling Almaz Hybrid dijejali mesin bensin 2.000 cc yang dipercaya mampu menghasilkan tenaga 123 hp dan torsi puncak 168 Nm. Dapur pacunya sendiri menggunakan model Atkinson Cycle dan telah sukses digunakan berbagai merek mobil di dunia.


Terkini

mobil
Mobil Cina

Desain Mobil Cina Akan Berubah Drastis di 2027, Ini Sebabnya

Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan

mobil
Mobil Cina

Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini

Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit

otosport
Francesco Bagnaia

Saran untuk Francesco Bagnaia Agar Kompetitif Lagi di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026

mobil
VinFast

VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi

VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan

modifikasi
Yamaha Xmax

Modifikasi Yamaha Xmax Hedon, Biayanya Senilai Dua Innova Zenix

Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru

motor
Motor listrik

Pasar Motor Listrik 2025 Anjlok, Subsidi Jadi Biang Kerok

Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen

mobil
Baterai lithium

Permintaan Baterai Lithium Mobil Listrik Bakal Merosot di 2026

Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun

mobil
Mobil yang Disuntik Mati

4 Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia Tahun Ini, Ada Baleno

Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya