Wuling Masih Tunggu Kelanjutan Aturan Insentif Mobil Hybrid

Almaz Hybrid berpeluang memenuhi syarat penerima insentif mobil hybrid, Wuling masih tunggu aturan rincinya

Wuling Masih Tunggu Kelanjutan Aturan Insentif Mobil Hybrid
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Pemerintah resmi menyiapkan insentif mobil hybrid sebesar tiga persen dengan sejumlah persyaratan. Manufaktur diminta segera mendaftar agar dapat menikmati bantuan pemerintah itu.

Wuling Almaz Hybrid menjadi salah satu model yang berpeluang memenuhi syarat. Karena sudah dirakit lokal di pabrik Wuling di Cikarang, kemudian TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) Almaz Hybrid mencapai 40 persen.

Hanya saja pihak Wuling masih menunggu aturan rinci insentif mobil hybrid sebelum mendaftarkan Almaz Hybrid.

“Saat ini kami sedang menunggu regulasi atau aturan lanjutan perihal insentif ini,” kata Brian Gomgom, PR Manager Wuling Motors dalam keterangannya kepada KatadataOTO, Kamis (2/1).

First Drive Wuling Almaz Hybrid
Photo : Wuling Motors

Ia tidak menjelaskan lebih detail soal apakah harga Almaz Hybrid nantinya bisa turun imbas insentif mobil hybrid. Namun dia menegaskan pihak Wuling mengapresiasi adanya kebijakan pendukung buat kendaraan hybrid.

“Tentunya ini bisa menjadi stimulus dan mendorong daya beli dari konsumen,” tegas dia.

Sebagai informasi, Wuling merupakan salah satu pabrikan yang cukup gencar memboyong kendaraan ramah lingkungan. Mereka juga punya tiga model mobil listrik rakitan lokal Cikarang yakni Air ev, BinguoEV dan Cloud EV.

Air ev sendiri menjadi opsi mobil listrik paling murah di tanah air. Tipe terendahnya adalah Air ev Lite Standard Range di harga Rp 179,1 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.

Sedangkan Wuling Almaz Hybrid merupakan HEV (Hybrid Electric Vehicle) perdana mereka. Dari segi desain sekilas masih sama seperti Almaz terdahulu, namun ada tambahan emblem Hybrid.

Mobil ini meluncur pada November 2022 dengan banderol Rp 470 jutaan. Almaz Hybrid juga dibekali sejumlah fitur kekinian seperti disematkan pada Almaz RS versi mesin bensin.

First Drive Wuling Almaz Hybrid
Photo : Wuling Motors

Wuling Almaz Hybrid menggendong mesin empat silinder berkapasitas 2.000 cc dipadukan motor elektrik, hasilkan tenaga 174 hp dan torsi puncak 320 Nm.

Menambah efisiensi, ada EV Mode pada Almaz Hybrid di mana roda dapat digerakkan oleh motor elektrik dengan tenaga dari baterai. Dua mode lain yakni Series Hybrid dan Parallel Hybrid, perpaduan kerja motor elektrik dan mesin bensin.

Saat ini Wuling Almaz Hybrid ditawarkan dalam satu varian saja. Banderolnya adalah Rp 442 jutaan OTR Jakarta.


Terkini

mobil
Pertalite, Pertamina

Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai Hari Ini

Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi

motor
Yamaha AEROX

Yamaha AEROX ALPHA Hadirkan Warna dan Grafis Terbaru

Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 1 April 2026, Siapkan Rute Alternatif

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif

news
Sim keliling bandung

Catat Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal April 2026

Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Syarat dan Biaya SIM Keliling Jakarta Hari Ini Rabu 1 April 2026

Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku

mobil
Chery QQ3 EV

Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan

Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan

mobil
Mobil listrik

Harga Naik, Penjualan Mobil Listrik CKD Terancam Stagnan

Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan