Test Drive Peugeot 3008 Active, Mencoba Suguhan Singa Perancis

TrenOto berkesempatan untuk mencoba Peugeot 3008 Active 2022 yang ditawarkan dengan harga lebih terjangkau

Test Drive Peugeot 3008 Active, Mencoba Suguhan Singa Perancis
Rating Trenoto :

SUV Eropa yang nyaman untuk keluarga muda dan bisa diajak berpetualang

transmisi otomatis belum CVT sehingga hentakan terasa sedikit kasar

Denny Basudewa

Sebagai SUV, Peugeot 3008 Active dilengkapi dengan fitur berkendara yang bisa mengatur grip ban. Terdapat lima mode yakni Normal, ESP Off, Snow, Mud, dan Sand.

Menariknya meskipun di Indonesia tidak kebagian musim salju, namun dikatakan fitur snow tetap berguna pada mobil ini. Disebutkan mode ini akan berguna pada jalanan yang sangat basah sehingga licinnya medan jalan mirip seperti salju.

Lalu mode ESP Off meskipun bisa digunakan untuk mendapatkan akselerasi terbaik dari kendaraan, namun jika kendaraan menempuh kecepatan di atas 60 km/jam, modenya kembali ke normal. Lagi-lagi hal ini menyangkut soal keselamatan berkendara.

Urusan handling, Peugeot 3008 facelift bukan kacangan. Kendaraan ini mampu melakukan manuver sesuai dengan perintah pengemudi pada setir.

Artinya manuver kendaraan masih tetap stabil dan kendaraan tetap mudah dikendalikan di berbagai medan. Hanya saja mungkin butuh penyesuaian dengan dimensi setir yang tidak biasa dan berbentuk hexagonal.

Manuver kendaraan tidak hanya menyenangkan saat menempuh kecepatan tinggi. Kendaraan ini juga cukup aman saat hendak parkir karena dilengkapi dengan fitur front & rear parking sensor.

Selain itu adapula fitur 180 reverse camera yang bisa memberikan ketenangan khususnya bagi pengendara pemula. Kamera tersebut juga bisa merekam bidang jalan sehingga terlihat seperti 180 derajat.

Kesimpulan

Peugeot 3008 facelift tipe Active masih menyenangkan untuk dikendarai baik dalam maupun luar kota. Konsumsi bahan bakarnya juga terbilang lumrah untuk kendaraan sekelasnya.

Photo : Astra Peugeot

Dengan kapasitas tangki bahan bakar mencapai 53 liter, Peugeot 3008 facelift tidak sama sekali menyambangi pom bensin atau SPBU, dalam perjalanan ini. Bahkan hingga perjalanan usai pun, bahan bakar masih bisa menempuh 170 kilometer tertulis di panel meter.

Seperti kami sebutkan sebelumnya, pengalaman berkendara ala mobil Eropa yang mewah dan nyaman, tidak tergantikan meskipun beberapa fiturnya dihilangkan.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E