Penjualan Naik, Hyundai Sebut Pasar Mobil Mewah Indonesia Potensial
07 Oktober 2026, 19:46 WIB
Beberapa hal dapat disimpulkan setelah melakukan Test Drive Hyundai Stargazer dengan rute Surabaya-Malang dan Surabaya-Solo
Oleh Arie Prasetya
TrenOto memang belum mengukurnya secara detail, namun rasanya kabin Stargazer paling ergonomis dan lapang dibanding kompetitornya. Para desainer Hyundai dengan apik meramu low MPV berdimensi panjang 4.460 mm, lebar 1.780 mm, tinggi 1.690 mm serta wheel base 2.780. Memang besaran dimensinya tak jauh berbeda dengan model lain di kelasnya, kemungkinan over hang Stargazer yang tampak lebih pendek dapat menjadikan ruang kabin lebih lapang.
Hyundai Stargazer dilengkapi dengan mesin bertipe 1.5L MPI berkapsitas 1.500 cc bertenaga 115 hp pada 6.300 rpm dan torsi 143.8 Nm di rentang putaran 4.500 rpm. Mesin dikombinasikan dengan transmisi IVT hasil pengembangan Hyundai yang konon memiliki kinerja lebih baik dari CVT.
TrenOto angkat topi dengan kombinasi mesin dan IVT dari Stargazer karena secara umum akselerasi yang dihasilkan menyenangkan untuk dinikmati. Respon tenaganya terasa di beragam rentang putaran mesin, terlebih jika bisa menjaga rpm saat berkendara.
Terdapat mode berkendara Eco, Comfort, Sport dan Smart, masing-masing bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Akan terasa perbedaan karakter masing-masing, contoh sport yang mampu memberikan akselarasi paling galak dibandingkan mode lainnya.
Acungan jempol juga layak diberikan untuk sistem suspensi Stargazer. Dengan karakter medium, bantingannya pas dalam beragam karakter dan medan jalan serta mampu menopang stabilitas saat berakselerasi.
TrenOto sempat mencoba melakukan manuver dalam kecepatan tinggi melewati tikungan dan juga melewati kendaraan lain. Hasilnya Stargazer mampu dikendalikan dengan sempurna, mobil ini benar-benar menyenangkan untuk dikendarai.
Saat melakukan hal tersebut akan terasa juga kinerja fitur keselamatan Hyundai Smartsense seperti fitur Lane Keeping Assist (LKA) dan Lane Following Assist (LFA). Di titik ini keberadaannya terutama dalam mengkoreksi stir jika berpindah jalur memang sangat bermanfaat, namun jujur kadang sedikit membuat risih dan butuh waktu untuk dapat beradaptasi.
Fitur keselamatan lain yang ada di Stargazer adalah HAC (Hill-Start Assist Control), FCA (Forward Collision-avoidance Assist), Blind-spot Collision-avoidance Assist (BCA - Dari parkir paralel), Rear Cross-traffic Collision-avoidance Assist (RCCA), Rear View Monitor (RVM), Safe Exit Warning (SEW), Driver Attention Warning (DAW) dan High Beam Assist (HBA). Semua fitur ini tentu menjadi asisten tepat bagi pengemudi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 Oktober 2026, 19:46 WIB
23 September 2026, 09:00 WIB
06 Agustus 2026, 15:00 WIB
14 Mei 2026, 20:18 WIB
17 April 2026, 07:42 WIB
Terkini
03 November 2026, 17:00 WIB
Merek Tiongkok lain berpeluang ikut menghadirkan pengisian daya ultra cepat mirip BYD Flash Charging di RI
03 November 2026, 15:00 WIB
Strategi hadapi tantangan penjualan, Lexus bakal merakit model SUV listrik di Tiongkok mulai tahun depan
03 November 2026, 13:00 WIB
BYD sampai Hyundai menjadi salah satu merek mobil yang paling digandrungi oleh generasi Z maupun milenial
03 November 2026, 11:00 WIB
Respons konsumen masih tunjukkan tren positif, AISI bidik penjualan motor baru 6,5 juta unit di akhir 2026
03 November 2026, 09:00 WIB
Bapenda DKI Jakarta menggelar pemutihan pajak kendaraan bermotor sejak Senin (02/11) guna meringankan warga
03 November 2026, 07:00 WIB
MG Motor Indonesia menyatakan penjualan SUV 5-seater ZS Hybrid+ masih sesuai dengan perkiraan di peluncuran
02 November 2026, 21:03 WIB
Chery Group terus mengembangkan pasar robot humanoid dan sejenisnya untuk pasar luar Tiongkok yakni AiMOGA
02 November 2026, 20:23 WIB
IMX 2026 baru selesai di gelar beberapa waktu lalu, pameran otomotif ini diramaikan dengan berbagai kegiatan