Bos Ducati Puji Marc Marquez Meski Finis Keenam di Mandalika
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Honda mengajukan banding karena tidak terima hukuman Marc Marquez berubah buntut dari insiden di MotoGP Portugal
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – HRC (Honda Racing Corporation) mengajukan banding terhadap sanksi yang diberikan kepada Marc Marquez. Langkah tersebut buntut dari kejadian MotoGP Portugal 2023, Minggu (26/3).
Hal itu setelah FIM MotoGP Stewards membuat keputusan baru mengenai hukuman buat pembalap asal Spanyol ini. Sebab rekan satu tim Joan Mir tetap bakal dikenakan penalti sekembalinya dari cedera.
“Menimbang absennya Marc Marquez di GP Argentina, double long lap akan diberikan di balapan MotoGP berikutnya di mana dia berpartisipasi,” bunyi pernyataan Stewards.
Berangkat dari hal tersebut Honda merasa keberatan. Pabrikan asal Jepang lantas mengajukan banding pada Rabu (29/3).
“Sehubungan dengan sanksi dijatuhkan FIM kepada Marc Marquez atas insiden balapan terjadi di MotoGP Portugal, tim Repsol Honda menilai bahwa modifikasi hukuman tentang perubahan kriteria kapan seharusnya penalti diterapkan dan revisi ini dikeluarkan dua hari setelah keputusan awal dijatuhkan bersifat final, itu telah melanggar regulasi,” tulis pernyataan Honda.
Mereka pun bersikeras menggunakan semua upaya hukum untuk mempertahankan hak juga kepentingannya yang sah.
Memang sebelumnya beredar spekulasi kalau joki berdarah Spanyol bakal lepas dari hukuman diberikan. Hal itu karena dia mengalami cedera lengan kanan dan absen saat balapan akhir pekan nanti.
Namun dalam keputusan sebelumnya, Steward hampir selalu menunjuk secara jelas pada balapan mana joki akan menjalani penaltinya. Maka mereka tidak terima hukuman Marc Marquez berubah.
Di sisi lain Alberto Puig, bos tim Repsol Honda menegaskan kalau pembalapnya tidak memiliki niat membahayakan lawannya. Hal ini karena kondisi ban depan yang belum panas jadi pemicu insiden di Sirkuit Portimao.
“Motornya seperti peluru tak mungkin untuk dihentikan. Sehingga kondisinya sangat rumit dan itu sebenarnya terjadi kemarin,” ungkap Puig.
Seperti diketahui Marc Marquez terlibat kecelakaan hebat dengan Miguel Oliveira. Insiden tersebut terjadi pada MotoGP Portugal 2023 saat balapan baru berjalan tiga putaran.
Di sisi lain juara dunia enam kali menerima sanksi yang diberikan. Dia mengaku salah serta telah meminta maaf kepada Miguel Oliveira.
"Saya membuat kesalahan. Memang pantas mendapatkan hukuman tersebut," ujar Marquez beberapa saat setelah balapan.
MotoGP Argentina 2023 sendiri bakal diselenggarakan di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo pada 31 Maret sampai 2 April.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
12 Oktober 2026, 09:00 WIB
11 Oktober 2026, 19:19 WIB
11 Oktober 2026, 14:57 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan