Marquez dan Bagnaia Tahan Jorge Martin Kembali ke Lintasan
04 April 2025, 21:43 WIB
Honda mengajukan banding karena tidak terima hukuman Marc Marquez berubah buntut dari insiden di MotoGP Portugal
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – HRC (Honda Racing Corporation) mengajukan banding terhadap sanksi yang diberikan kepada Marc Marquez. Langkah tersebut buntut dari kejadian MotoGP Portugal 2023, Minggu (26/3).
Hal itu setelah FIM MotoGP Stewards membuat keputusan baru mengenai hukuman buat pembalap asal Spanyol ini. Sebab rekan satu tim Joan Mir tetap bakal dikenakan penalti sekembalinya dari cedera.
“Menimbang absennya Marc Marquez di GP Argentina, double long lap akan diberikan di balapan MotoGP berikutnya di mana dia berpartisipasi,” bunyi pernyataan Stewards.
Berangkat dari hal tersebut Honda merasa keberatan. Pabrikan asal Jepang lantas mengajukan banding pada Rabu (29/3).
“Sehubungan dengan sanksi dijatuhkan FIM kepada Marc Marquez atas insiden balapan terjadi di MotoGP Portugal, tim Repsol Honda menilai bahwa modifikasi hukuman tentang perubahan kriteria kapan seharusnya penalti diterapkan dan revisi ini dikeluarkan dua hari setelah keputusan awal dijatuhkan bersifat final, itu telah melanggar regulasi,” tulis pernyataan Honda.
Mereka pun bersikeras menggunakan semua upaya hukum untuk mempertahankan hak juga kepentingannya yang sah.
Memang sebelumnya beredar spekulasi kalau joki berdarah Spanyol bakal lepas dari hukuman diberikan. Hal itu karena dia mengalami cedera lengan kanan dan absen saat balapan akhir pekan nanti.
Namun dalam keputusan sebelumnya, Steward hampir selalu menunjuk secara jelas pada balapan mana joki akan menjalani penaltinya. Maka mereka tidak terima hukuman Marc Marquez berubah.
Di sisi lain Alberto Puig, bos tim Repsol Honda menegaskan kalau pembalapnya tidak memiliki niat membahayakan lawannya. Hal ini karena kondisi ban depan yang belum panas jadi pemicu insiden di Sirkuit Portimao.
“Motornya seperti peluru tak mungkin untuk dihentikan. Sehingga kondisinya sangat rumit dan itu sebenarnya terjadi kemarin,” ungkap Puig.
Seperti diketahui Marc Marquez terlibat kecelakaan hebat dengan Miguel Oliveira. Insiden tersebut terjadi pada MotoGP Portugal 2023 saat balapan baru berjalan tiga putaran.
Di sisi lain juara dunia enam kali menerima sanksi yang diberikan. Dia mengaku salah serta telah meminta maaf kepada Miguel Oliveira.
"Saya membuat kesalahan. Memang pantas mendapatkan hukuman tersebut," ujar Marquez beberapa saat setelah balapan.
MotoGP Argentina 2023 sendiri bakal diselenggarakan di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo pada 31 Maret sampai 2 April.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 April 2025, 21:43 WIB
04 April 2025, 21:17 WIB
02 April 2025, 10:00 WIB
31 Maret 2025, 05:08 WIB
27 Maret 2025, 07:00 WIB
Terkini
04 April 2025, 21:43 WIB
Jorge Martin disarankan untuk tidak cepat-cepat turun balapan pasca cedera patah tulang yang dialaminya
04 April 2025, 21:17 WIB
Alex Marquez yang tampil konsisten sejak awal MotoGP 2025, menghasilkan prestasi yang cukup membanggakan
04 April 2025, 16:00 WIB
Kemacetan di Puncak Bogor menurun setelah adanya larangan angkot untuk beroperasi selama arus balik Lebaran
04 April 2025, 14:00 WIB
Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan