Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas
02 April 2025, 10:00 WIB
BMW serius masuk MotoGP pada musim depan jika tidak tertahan lagi oleh para petinggi mereka di Jerman
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Suzuki hengkang dari MotoGP pada akhir musim 2022 sudah dipastikan terjadi. Sebagai pengganti, kabarnya BMW serius masuk MotoGP paling lambat pada musim 2024.
Diketahui bahwa Suzuki Ecstar membuat pernyataan mengejutkan usai sesi tes di Jerez, Spanyol beberapa waktu lalu. Padahal kontrak pabrikan motor asal Jepang tersebut masih tersisa tiga tahun lagi.
Kabar hengkangnya Suzuki dari MotoGP dibenarkan oleh pemegang otoritas kejuaraan yakni Dorna Sports SL. Mereka akan pergi meninggalkan kejuaraan tanpa penalti, karena menyalahi kontrak.
Walhasil kedua pembalapnya harus mencari pelabuhan baru musim depan. Joan Mir dan Alex Rins dikabarkan tengah dibidik oleh beberapa tim.
Lalu Carmelo Ezpeleta selaku CEO Dorna membuat pernyataan jelas bahwa musim depan ada dua tempat untuk tim baru. Namun dirinya meyakinkan tidak ada tempat untuk tim satelit atau dari Superbike.
“Kami menerima banyak permintaan segera setelah berita tersebut (Suzuki hengkang dari MotoGP). Ada tim pabrikan maupun tim privat (satelit),” ucap Ezpeleta seperti dikutip Speedweek.
Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah tim asal mana akan menggantikan Suzuki di MotoGP. Spekulasi bermunculan mulai dari KTM yang akan menghadirkan GASGAS, MV Agusta dan BMW Motorrad.
Dari ketiga di atas, dikatakan hanya BMW yang paling serius masuk MotoGP musim depan. Pabrikan motor asal Jerman ini dikabarkan paling siap ikut rangkaian musim balap.
“Di BMW Motorrad dan BMW AG, MotoGP selalu dipertimbangkan. Tapi tergantung siapa yang membuat keputusan akhir,” ungkap salah seorang Manajer BMW kepada Speedweek.
Ia menyatakan lebih jauh bahwa beberapa petinggi BMW sudah setuju untuk terjun ke MotoGP. Namun langkah mereka terhenti oleh jajaran Direktur BMW AG divisi mobil.
BMW sendiri pernah mengembangkan motor dengan spesifikasi MotoGP 20 tahun silam. Kuda besi tiga silinder 990 cc milik BMW sempat di tes oleh Luca Cadalora.
Pada era 800 cc mereka juga ikut mengembangkan motor namun langkahnya terganjal oleh para direktur. Sedangkan pada 2012 di era mesin 1.000 cc, BMW meminta dana kepada kepada para bosnya namun hasilnya nihil.
Untuk diketahui sebuah tim yang hendak masuk MotoGP membutuhkan dana sekitar 20 juta Euro, atau sekitar Rp307 miliar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 April 2025, 10:00 WIB
31 Maret 2025, 05:08 WIB
29 Maret 2025, 09:47 WIB
25 Maret 2025, 11:00 WIB
25 Maret 2025, 07:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi