Setelah Suzuki Hengkang, BMW Serius Masuk MotoGP

BMW serius masuk MotoGP pada musim depan jika tidak tertahan lagi oleh para petinggi mereka di Jerman

Setelah Suzuki Hengkang, BMW Serius Masuk MotoGP
Denny Basudewa

TRENOTO – Suzuki hengkang dari MotoGP pada akhir musim 2022 sudah dipastikan terjadi. Sebagai pengganti, kabarnya BMW serius masuk MotoGP paling lambat pada musim 2024.

Diketahui bahwa Suzuki Ecstar membuat pernyataan mengejutkan usai sesi tes di Jerez, Spanyol beberapa waktu lalu. Padahal kontrak pabrikan motor asal Jepang tersebut masih tersisa tiga tahun lagi.

Kabar hengkangnya Suzuki dari MotoGP dibenarkan oleh pemegang otoritas kejuaraan yakni Dorna Sports SL. Mereka akan pergi meninggalkan kejuaraan tanpa penalti, karena menyalahi kontrak.

Walhasil kedua pembalapnya harus mencari pelabuhan baru musim depan. Joan Mir dan Alex Rins dikabarkan tengah dibidik oleh beberapa tim.

Photo : MotoGP

Lalu Carmelo Ezpeleta selaku CEO Dorna membuat pernyataan jelas bahwa musim depan ada dua tempat untuk tim baru. Namun dirinya meyakinkan tidak ada tempat untuk tim satelit atau dari Superbike.

“Kami menerima banyak permintaan segera setelah berita tersebut (Suzuki hengkang dari MotoGP). Ada tim pabrikan maupun tim privat (satelit),” ucap Ezpeleta seperti dikutip Speedweek.

Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah tim asal mana akan menggantikan Suzuki di MotoGP. Spekulasi bermunculan mulai dari KTM yang akan menghadirkan GASGAS, MV Agusta dan BMW Motorrad.

Dari ketiga di atas, dikatakan hanya BMW yang paling serius masuk MotoGP musim depan. Pabrikan motor asal Jerman ini dikabarkan paling siap ikut rangkaian musim balap.

“Di BMW Motorrad dan BMW AG, MotoGP selalu dipertimbangkan. Tapi tergantung siapa yang membuat keputusan akhir,” ungkap salah seorang Manajer BMW kepada Speedweek.

Ia menyatakan lebih jauh bahwa beberapa petinggi BMW sudah setuju untuk terjun ke MotoGP. Namun langkah mereka terhenti oleh jajaran Direktur BMW AG divisi mobil.

Photo : Twitter Paddock GP

BMW sendiri pernah mengembangkan motor dengan spesifikasi MotoGP 20 tahun silam. Kuda besi tiga silinder 990 cc milik BMW sempat di tes oleh Luca Cadalora.

Pada era 800 cc mereka juga ikut mengembangkan motor namun langkahnya terganjal oleh para direktur. Sedangkan pada 2012 di era mesin 1.000 cc, BMW meminta dana kepada kepada para bosnya namun hasilnya nihil.

Untuk diketahui sebuah tim yang hendak masuk MotoGP membutuhkan dana sekitar 20 juta Euro, atau sekitar Rp307 miliar.


Terkini

mobil
Changan

Pendekatan Multi Kanal Changan Pasarkan REEV di Indonesia

Changan bakal menjadi manufaktur Tiongkok pertama yang memasarkan kendaraan REEV di pasar otomotif Indonesia

mobil
Ford

Ford Perluas Jaringan Diler, Sasar Konsumen di Kawasan Sunter

Ford baru saja mendirikan diler di Sunter untuk mengakomodir kebutuhan para konsumen di kawasan Jakarta Utara

news
Isuzu, truk listrik

Toyota dan Isuzu Bikin Truk Hidrogen, Mulai Produksi 2027

Truk hidrogen Isuzu dan Toyota bakal mulai produksi tahun depan, memanfaatkan Isuzu Elf EV sebagai basis

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari ini 21 April 2026, Cek Pelat Nomor

Aturan ganjil genap Jakarta yang telah diterapkan sejak 2016 terus bergulir hingga hari ini karena cukup efektif

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Selasa 21 April 2026

SIM keliling Jakarta melayani prosedur perpanjangan seperti biasanya hari ini, simak daftar lokasinya

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 21 April 2026, Ada di MCD Pasir Koja

Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini

mobil
Penjualan Merek Mobil Mewah

Penjualan Merek Mobil Mewah Maret 2026, BMW Turun 29 Persen

Mayoritas merek mobil mewah mengalami penurunan penjualan di Maret 2026, Mercedes-Benz anjlok 44,9 persen

mobil
Toyota

Toyota Produksi Baterai Mobil Hybrid di Indonesia, Gandeng CATL

Toyota berkolaborasi dengan CATL untuk membangun fasilitas produksi baterai mobil hybrid di Karawang, Jabar