BMW Astra Pamer Lukisan Berpadu Kemewahan Brand
18 Agustus 2026, 21:30 WIB
BMW serius masuk MotoGP pada musim depan jika tidak tertahan lagi oleh para petinggi mereka di Jerman
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Suzuki hengkang dari MotoGP pada akhir musim 2022 sudah dipastikan terjadi. Sebagai pengganti, kabarnya BMW serius masuk MotoGP paling lambat pada musim 2024.
Diketahui bahwa Suzuki Ecstar membuat pernyataan mengejutkan usai sesi tes di Jerez, Spanyol beberapa waktu lalu. Padahal kontrak pabrikan motor asal Jepang tersebut masih tersisa tiga tahun lagi.
Kabar hengkangnya Suzuki dari MotoGP dibenarkan oleh pemegang otoritas kejuaraan yakni Dorna Sports SL. Mereka akan pergi meninggalkan kejuaraan tanpa penalti, karena menyalahi kontrak.
Walhasil kedua pembalapnya harus mencari pelabuhan baru musim depan. Joan Mir dan Alex Rins dikabarkan tengah dibidik oleh beberapa tim.
Lalu Carmelo Ezpeleta selaku CEO Dorna membuat pernyataan jelas bahwa musim depan ada dua tempat untuk tim baru. Namun dirinya meyakinkan tidak ada tempat untuk tim satelit atau dari Superbike.
“Kami menerima banyak permintaan segera setelah berita tersebut (Suzuki hengkang dari MotoGP). Ada tim pabrikan maupun tim privat (satelit),” ucap Ezpeleta seperti dikutip Speedweek.
Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah tim asal mana akan menggantikan Suzuki di MotoGP. Spekulasi bermunculan mulai dari KTM yang akan menghadirkan GASGAS, MV Agusta dan BMW Motorrad.
Dari ketiga di atas, dikatakan hanya BMW yang paling serius masuk MotoGP musim depan. Pabrikan motor asal Jerman ini dikabarkan paling siap ikut rangkaian musim balap.
“Di BMW Motorrad dan BMW AG, MotoGP selalu dipertimbangkan. Tapi tergantung siapa yang membuat keputusan akhir,” ungkap salah seorang Manajer BMW kepada Speedweek.
Ia menyatakan lebih jauh bahwa beberapa petinggi BMW sudah setuju untuk terjun ke MotoGP. Namun langkah mereka terhenti oleh jajaran Direktur BMW AG divisi mobil.
BMW sendiri pernah mengembangkan motor dengan spesifikasi MotoGP 20 tahun silam. Kuda besi tiga silinder 990 cc milik BMW sempat di tes oleh Luca Cadalora.
Pada era 800 cc mereka juga ikut mengembangkan motor namun langkahnya terganjal oleh para direktur. Sedangkan pada 2012 di era mesin 1.000 cc, BMW meminta dana kepada kepada para bosnya namun hasilnya nihil.
Untuk diketahui sebuah tim yang hendak masuk MotoGP membutuhkan dana sekitar 20 juta Euro, atau sekitar Rp307 miliar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Agustus 2026, 21:30 WIB
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
Terkini
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk memberikan efek jera, besaran denda jika melanggar Ganjil Genap Jakarta ditetapkan sebesar Rp 500 ribu
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini, bisa mendatangi SIM keliling Bandung di dua lokasi
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak daftar lokasinya
19 Agustus 2026, 21:00 WIB
IMHAX 2026 digelar 3 - 6 September 2026 menghadirkan deretan apparel mulai dari brand lokal hingga impor
19 Agustus 2026, 20:13 WIB
Diler baru Omoda & Jaecoo memiliki fasilitas untuk melayani konsumen di wilayah Tangerang dan sekitarnya
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
OLXmobbi mengklaim bahwa selama pameran GIIAS 2026, penjualan mobil bekas meningkat dibandingkan tahun lalu
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
Wholesales mobil hybrid yang mencakup PHEV dan HEV turun di periode Juli 2026, Toyota masih terlaris
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Saat ini insentif motor listrik belum dicairkan kepada masyarakat karena masih menunggu penerbitan PMK