Jadwal MotoGP Thailand 2026: Bagnaia Incar Podium di Buriram
26 Februari 2026, 10:39 WIB
BMW serius masuk MotoGP pada musim depan jika tidak tertahan lagi oleh para petinggi mereka di Jerman
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Suzuki hengkang dari MotoGP pada akhir musim 2022 sudah dipastikan terjadi. Sebagai pengganti, kabarnya BMW serius masuk MotoGP paling lambat pada musim 2024.
Diketahui bahwa Suzuki Ecstar membuat pernyataan mengejutkan usai sesi tes di Jerez, Spanyol beberapa waktu lalu. Padahal kontrak pabrikan motor asal Jepang tersebut masih tersisa tiga tahun lagi.
Kabar hengkangnya Suzuki dari MotoGP dibenarkan oleh pemegang otoritas kejuaraan yakni Dorna Sports SL. Mereka akan pergi meninggalkan kejuaraan tanpa penalti, karena menyalahi kontrak.
Walhasil kedua pembalapnya harus mencari pelabuhan baru musim depan. Joan Mir dan Alex Rins dikabarkan tengah dibidik oleh beberapa tim.
Lalu Carmelo Ezpeleta selaku CEO Dorna membuat pernyataan jelas bahwa musim depan ada dua tempat untuk tim baru. Namun dirinya meyakinkan tidak ada tempat untuk tim satelit atau dari Superbike.
“Kami menerima banyak permintaan segera setelah berita tersebut (Suzuki hengkang dari MotoGP). Ada tim pabrikan maupun tim privat (satelit),” ucap Ezpeleta seperti dikutip Speedweek.
Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah tim asal mana akan menggantikan Suzuki di MotoGP. Spekulasi bermunculan mulai dari KTM yang akan menghadirkan GASGAS, MV Agusta dan BMW Motorrad.
Dari ketiga di atas, dikatakan hanya BMW yang paling serius masuk MotoGP musim depan. Pabrikan motor asal Jerman ini dikabarkan paling siap ikut rangkaian musim balap.
“Di BMW Motorrad dan BMW AG, MotoGP selalu dipertimbangkan. Tapi tergantung siapa yang membuat keputusan akhir,” ungkap salah seorang Manajer BMW kepada Speedweek.
Ia menyatakan lebih jauh bahwa beberapa petinggi BMW sudah setuju untuk terjun ke MotoGP. Namun langkah mereka terhenti oleh jajaran Direktur BMW AG divisi mobil.
BMW sendiri pernah mengembangkan motor dengan spesifikasi MotoGP 20 tahun silam. Kuda besi tiga silinder 990 cc milik BMW sempat di tes oleh Luca Cadalora.
Pada era 800 cc mereka juga ikut mengembangkan motor namun langkahnya terganjal oleh para direktur. Sedangkan pada 2012 di era mesin 1.000 cc, BMW meminta dana kepada kepada para bosnya namun hasilnya nihil.
Untuk diketahui sebuah tim yang hendak masuk MotoGP membutuhkan dana sekitar 20 juta Euro, atau sekitar Rp307 miliar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Februari 2026, 10:39 WIB
25 Februari 2026, 15:00 WIB
20 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 19:00 WIB
19 Februari 2026, 18:00 WIB
Terkini
28 Februari 2026, 19:59 WIB
Insentif memiliki peran penting mendongkrak angka penjualan berbagai produsen EV, tidak terkecuali BYD
28 Februari 2026, 15:54 WIB
Pedro Acosta meraih kemenangan dramatis atas Marc Marquez dalam ajang sprint race MotoGP Thailand 2026
28 Februari 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih
28 Februari 2026, 11:00 WIB
Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal
28 Februari 2026, 09:28 WIB
Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota
27 Februari 2026, 18:00 WIB
Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang
27 Februari 2026, 16:06 WIB
Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang