Yamaha R1 GYTR Eric Cargloss Support Rossi di Mandalika
31 Januari 2026, 11:29 WIB
Presiden FIM mendukung wacana untuk Rossi gabung ke Yamaha sebagai tim satelit dan melepas Ducati pada MotoGP 2024
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Kabar tim balap milik Valentino Rossi akan bergabung dengan Yamaha kuat berhembus. Kali ini dikatakan langsung oleh Jorge Viegas selaku Presiden FIM.
Dia berharap VR46 Racing menjadi tim satelit dari pabrikan berlambang garpu tala itu. Viegas mengatakan hal tersebut bisa terjadi pada MotoGP 2024.
Padahal Rossi dan manajemen sudah menolak wacananya. The Doctor mengungkapkan tidak ada alasan untuk timnya lepas dari Ducati.
Apalagi performa pembalapnya sangat bagus saat mengendarai Desmosedici GP. Kabarnya Ducati sampai ingin memperpanjang kontrak dari VR46 racing sebagai tim satelit.
Akan tetapi angin cepat berubah. Pabrikan asal Italia baru-baru ini membuat pernyataan mengejutkan dengan mengatakan balapan dengan empat tim tidak seimbang untuk MotoGP.
“Saya mengerti bahwa bermain dengan empat tim bukanlah situasi yang ideal dalam jangka menengah hingga panjang,” ujar Paolo Ciabatti seperti dilansir dari Speedweek.
Dorna Sport dikabarkan menjadi biang keladi dari kekacauan itu. Mereka tengah berusaha untuk membawa tim Rossi bergabung bersama Yamaha.
Ditambah Presiden FIM memberi dukungan agar Tim Rossi gabung ke Yamaha untuk berpaling dari Desmosedico ke YZR-M1.
“Kami tidak terlalu menyukai situasi ini. Pada 2024 tim Valentino Rossi akan beralih dari Ducati ke Yamaha. Ini baru menjadi sebuah ide sejauh ini, belum ada konfirmasi. Tetapi saya akan memberik tahu kabar selanjutnya,” tutur Viegas.
Memang perpindahan tim akan sangat berat bagi Rossi. Terlebih motor balap milik Yamaha sudah tidak sekompetitif dulu.
Hal itu terbukti pada MotoGP 2022 saat Fabio Quartararo gagal meraih gelar juara dan merelakannya untuk Francesco Bagnaia. Dengan begitu legenda balap MotoGP akan sangat berat keluar dari Ducati.
The Doctor menegaskan kembali bahwa dia menginginkan motor yang sangat kompetitif untuk timnya, menunjukkan bahwa akan sulit baginya untuk melepaskan Ducati Desmosedici untuk dua pembalapnya Luca Marini dan Marco Bezzecchi.
Namun menghadapi tekanan dari Dorna dan manajemen FIM, akan sulit untuk melepaskan diri dan hampir dipastikan akan datang tawaran yang sangat menarik dari Yamaha.
Di sisi lain Lin Jarvis, Manager Yamaha tidak memungkiri kalau mereka akan memasok motor tim milik Rossi pada 2024. Sebab dia sangat ingin menurunkan empat pembalap dalam satu musim.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Januari 2026, 11:29 WIB
30 Januari 2026, 17:00 WIB
15 Januari 2026, 17:00 WIB
15 Januari 2026, 07:00 WIB
06 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026