MotoGP Wajibkan Pembalap Ikut Hero Walk, Absen Otomatis Denda
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
Valentino Rossi rusak citra tim Ducati saat MotoGP musim 2011-2012. Dia gagal memberikan kontribusi bagi tim asal Italia
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Perjalanan karir pembalap Valentino Rossi tidak sepenuhnya mulus. Seperti saat memperkuat tim Ducati pada MotoGP musim 2011-2012.
The Doctor julukanya gagal memberikan hasil terbaik bagi tim asal italia tersebut. Dia padahal memiliki karir yang mentereng.
Rossi telah mengantongi sembilan gelar juara dunia. Tak heran jika pria yang akrab dengan nomor 46 itu digadang-gadang menjadi suksesor Casey Stoner.
Akan tetapi, selama dua musim bergabung dia hanya mampu mengemas total tiga podium tanpa sekalipun meraih kemenangan. Tentu hal itu tidak bisa dilupakan oleh Paolo Ciabatti, sporting director Ducati Corse.
Ciabatti merasa kedatangan Valentino Rossi rusak citra tim. Sang pembalap meninggalkan luka bagi Ducati di berbagai sisi.
"Ketika Anda memiliki pembalap paling terkenal di seluruh Italia dengan sembilan gelar dunia di belakangnya dan Anda gagal menang," ucap Ciabatti dikutip dari Corsedimoto.
Kegagalan Rossi bersama Ducati membuat tim kian hancur. Sebab, banyak pihak melontarkan kritikan bagi mereka, sehingga anggapan Valentino Rossi rusak citra tim kian menjadi.
"Hasil tersebut tentu juga bisa merusak citra tim. Biasanya, ketika sesuatu berjalan dengan baik, bahkan problem personal antara orang-orang dapat diatasi," lanjutnya.
Tak ayal dari kondisi itu membuat kekompakan tim Ducati sempat retak. Terlebih Rossi memiliki nama besar yang membuat mereka kian disorot
Kondisi itu diperburuk dengan keluarnya Filippo Presziosi. Sebab pria tersebut sudah banyak pengalaman dengan Ducati sejak 2003.
Ciabatti pun sempat ingin hengkang dari pabrikan asal Italia itu. Akan tetapi, niatnya tersebut urung dilakukannya.
"Tapi, saat mereka sangat salah dan di bawah tekanan luar biasa dari media, mitra, dan sponsor dan Anda tak mencetak hasil, maka beberapa orang mudah menyalahkan orang lain, ini merusak tim," tutur Ciabatti.
Bos Ducati tersebut mengaku jika kondisi tersebut yang membuatnya terpaksa mendepak Valentino Rossi. Dia memilih untuk memperbaiki kondisi tim tersebut.
"Ini adalah situasi di mana kami tidak akan kemana-mana dan jika terus seperti ini akan terjadi. Menjadi sangat negatif bagi citra perusahaan," Bos Ducati menutup perkataanya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Oktober 2026, 15:40 WIB
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
11 Oktober 2026, 14:57 WIB
10 Oktober 2026, 14:59 WIB
09 Oktober 2026, 07:00 WIB
Terkini
18 Oktober 2026, 17:00 WIB
Sri Lanka menjadi pasar setir kanan pertama di luar Jepang yang dipilih BYD dalam memasarkan kei car Racco
18 Oktober 2026, 16:28 WIB
BMW Astra baru saja meresmikan DSA di Cibuntu, Kab Kuningan dengan memberikan sejumlah bantuan ke masyarakat
17 Oktober 2026, 10:26 WIB
Pada Oktober 2026, sejumlah harga motor matic murah stabil meski ada beberapa yang mengalami kenaikan
17 Oktober 2026, 07:47 WIB
SIS menggelar kampanye Produk Quality Update Suzuki Satria Pro maupun F150 dengan periode produksi mulai 2025
16 Oktober 2026, 19:00 WIB
GAC Aion mengaku tengah bersiap untuk memenuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang ditetapkan pemerintah
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan