Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Motor listrik gebrak street race polda metro jaya akhir pekan lalu yang merupakan hasil garapan Petrikbike
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Ajang Street Race Polda Metro Jaya yang digelar akhir pekan kemarin, ada pemandangan yang tidak biasa. Tiga unit motor listrik gebrak Street Race dan memberikan warna tersendiri di gelaran drag bike semi resmi tersebut di kawasan Ancol, Jakarta Utara (16/01/2022).
Seperti telah diwartakan sebelumnya bahwa event latber Street Race Polda Metro Jaya berlangsung sukses. Tercatat 350 peserta ikut meramaikan acara dan ribuan penonton memadati kawasan Ancol tersebut.
Acara yang digelar dengan niatan untuk menghapus kegiatan balap liar ini ke depannya akan menyasar lebih banyak tempat. Setelah Ancol, disebutkan Street Race akan menyambangi kawasan BSD.
Kabar terbaru bahkan mengatakan Street Race akan digelar di Kanal Banjir Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Adalah PetrikBike yang memboyong tiga unit motor listrik di ajang garapan Polda Metro Jaya akhir pekan silam. Bengkel tersebut sejak 2015 menangani berbagai macam kendaraan roda dua bertenaga listrik.
“Tujuan kami di sini adalah untuk memperkenalkan ke orang-orang bahwa ada lho motor listrik kencang. Kita ingin membuka gebrakan baru niatnya supaya teman-teman lain nantinya mengikuti,” ucap Ady Siswanto, Penggawa PetrikBike (16/01/2022).
Tiga unit motor listrik yang diboyongnya memiliki karakter yang berbeda-beda. Dua motor menggunakan gaya drag bike, bahkan salah satunya menggunakan rangka alumunium.
Sementara satunya lagi menggunakan gaya trail lengkap dengan ban pacul alias offroad.
Street Race Polda Metro Jaya yang digelar sejak pagi hari menjadi ajang pembuktian unit racikan PetrikBike. Sayang salah satu motor listriknya mengalami masalah sehingga tidak bisa melanjutkan balapan.
“Biasanya kita ikut event drag race resmi Lanud Rumpin. Untuk frame alumunium pakainya (dayanya) 4 kW satunya lagi 3 kW,” jelasnya.
Ia mengatakan bahwa motor yang bisa menghasilkan daya 4 kW setara dengan kelas Kawasaki Ninja standar. Sementara untuk unit satunya lagi biasa berhadapan dengan skutik bore-up.
Di ajang balap drag bike resmi, catatan waktu terbaiknya adalah 7.5 detik untuk motor berdaya 4 kW. Sedangkan unit bertenaga 3 kW membukukan waktu 8 detik.
Meskipun dirakit secara lokal, namun komponen yang digunakan pada motor-motor buatannya merupakan impor dari luar negeri. Komponen seperti baterai, controller dan dinamo seluruhnya impor dari China.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
06 Agustus 2026, 13:00 WIB
31 Juli 2026, 16:58 WIB
21 Juli 2026, 09:47 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E